Tag: bmkg

  • BMKG Rilis Peringatan Dini “Siaga Hujan Lebat” di Dua Wilayah Ini Sepekan Mendatang

    BMKG Rilis Peringatan Dini “Siaga Hujan Lebat” di Dua Wilayah Ini Sepekan Mendatang

    7cloud.asia – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG merilis peringatan dini cuaca hujan lebat di sejumlah wilayah di Indonesia bagian tengah dan timur sepekan ke depan.

    Peringatan dini ini terutama ditujukan untuk daerah-daerah yang berada di Sulawesi bagian tengah dan Papua Selatan.

    Dalam Prospek Cuaca Mingguan yang dirilis Direktorat Meteorologi Publik BMKG, Kamis (19/6/2025), kedua daerah ini masuk status Siaga dalam peringatan dini cuaca periode 20-26 Juni 2025.

    Dalam prakirannya, BMKG menyebut aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) spasial, gelombang Rossby equatorial dan Kelvin diperkirakan masih berpropagasi (bergerak) di wilayah Indonesia yang dapat memicu peningkatan curah hujan.

    Selain itu, intrusi udara kering yang bergerak dari wilayah selatan akan memudahkan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

    Baca: Kemarau basah terjadi hingga Agustus 2025

    Adanya Bibit siklon tropis 97S di Samudra Hindia Barat Daya Banten, dengan kecepatan angin maksimum 20 knot, tekanan Udara minimum 1008 mb dan arah pergerakan ke arah Barat – Barat Daya dapat mempengaruhi dinamika atmosfer di sekitarnya.

    Namun, potensi bibit siklon tropis ini untuk menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori rendah. Sirkulasi Angin Siklonik juga terdapat di wilayah Maluku yang juga dapat meningkatkan hujan di wilayah sekitarnya.

    Periode 20-22 Juni 2025
    Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan ringan.

    Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang di Aceh, Sumatera Utara, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, NTB, NTT.

    Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, dan Papua juga berpotensi diguyur hujan sedang.

    Baca: Musim kemarau 2025 akan berlangsung lebih pendek

    Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

    Siaga (Hujan lebat): Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, dan Papua Selatan.

    Angin Kencang: Aceh, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Timur, NTB, NTT, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, dan Papua Selatan.

    Periode 23 – 26 Juni 2025
    Cuaca di Indonesia umumnya didominasi cerah berawan hingga hujan ringan. Hujan dengan intensitas sedang bisa terjadi di Sumatera Utara, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu, Jakarta, Jawa Barat, NTB.

    Hujan dengan intensitas sedang juga berpotensi terjadi di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

    Sedangkan hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

    Siaga (Hujan lebat): Sulawesi Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

    Angin Kencang : Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, dan Papua Selatan.

    Baca: Pemanasan global mempersulit prediksi La Nina dan El Nino

  • Cuaca Hari Ini: Peringatan Dini BMKG, Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat Berpotensi Mengguyur Jawa Barat dan Wilayah Lainnya

    Cuaca Hari Ini: Peringatan Dini BMKG, Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat Berpotensi Mengguyur Jawa Barat dan Wilayah Lainnya

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk Jawa Barat dan sejumlah wilayah lainnya yang berpotensi terjadi hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat pada Sabtu (21/06/2025).

    Melalui akun youtube resmi BMKG, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat juga berpotensi mengguyur wilayah Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku dan Papua Barat Daya.

    Sedangkan hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Banda Aceh, Medan, Bengkulu, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Semarang, Mataram, Denpasar, Pontianak, Palangkaraya, Palu, Gorontalo, Ternate, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, Jayapura dan Merauke.

    Baca: Cuaca panas kemudian hujan lebat, mengapa?

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Bandung, Serang dan Mamuju. Hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Tanjung Selor, Banjarmasin, Manado, Ambon dan Sorong.

    Untuk wilayah Jakarta, BMKG memprediksi hampir seluruh wilayah diprediksi berawan tebal. Potensi hujan berintensitas ringan akan terjadi di Kepulauan Seribu.

    Selanjutnya pada siang hari hujan berintensitas sedang hingga hujan disertai petir akan melanda seluruh wilayah Jakarta.

    Malamnya, BMKG memprediksi cuaca di seluruh wilayah Jakarta cerah hingga berawan dan berawan tebal.

    BMKG juga mengajak masyarakat waspada terhadap potensi banjir rob yang berpotensi melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Jawa Tengah dan pesisir Kalimantan Selatan.

     

     

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Status Siaga Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat untuk Jakarta dan Sejumlah Wilayah

    Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Status Siaga Hujan Lebat Hingga Sangat Lebat untuk Jakarta dan Sejumlah Wilayah

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk Jakarta dan sejumlah wilayah lainnya pada Minggu (22/06/2025).

    Dalam laman resmi BMKG, hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi pula terjadi di wilayah Jawa Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah dan Papua.

    Sementara hujan berintensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur.

    Kondisi cuaca serupa juga berpotensi terjadi di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Barat dan Papua Selatan.

    Wilayah perairan pun juga berpotensi hujan berintensitas lebat seperti Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Laut Natuna Utara, Selat Karimata bagian utara dan selatan.

    Laut Jawa bagian barat, Laut Jawa bagian tengah, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian utara, Selat Makassar bagian tengah, Selat Makassar bagian selatan, Teluk Bone, Laut Banda, Laut Seram, Laut Arafura bagian utara dan tengah juga berpotensi hujan lebat.

    Hujan lebat berpotensi pula terjadi di Laut Sulawesi bagian barat, Laut Sulawesi bagian tengah, Laut Sulawesi bagian timur, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku Utara ,Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua Barat, dan Samudra Pasifik utara Papua.

  • BMKG Pastikan Awal Musim Kemarau 2025 Mundur

    BMKG Pastikan Awal Musim Kemarau 2025 Mundur

    ruangkota – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan awal musim kemarau tahun 2025 mundur. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya kondisi curah hujan yang diatas normal.

    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan selama periode April hingga Mei 2025, kondisi curah hujan lebih tinggi dari biasanya. Padahal seharusnya masa tersebut telah memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

    Hingga awal Juni 2025, baru sekitar 19 persen zona musim di Indonesia yang telah memasuki musim kemarau. Artinya, sebagian besar wilayah di Indonesia hingga saat ini masih berada dalam kategori musim hujan.

    Menurut Dwikorita, sebenarnya BMKG telah memprediksi melalui prakiraan iklim bulanan yang dirilis pada Maret 2025.

    Baca: Cuaca panas kemudian hujan lebat, mengapa?

    Dalam prediksi tersebut, BMKG mengantisipasi adanya peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia bagian selatan, seperti Sumatera bagian selatan, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

    Peningkatan curah hujan ini menyebabkan wilayah-wilayah tersebut belum dapat bertransisi sepenuhnya ke musim kemarau sebagaimana biasanya.

    “Prediksi musim dan bulanan yang kami rilis sejak Maret lalu menunjukkan adanya anomali curah hujan yang diatas normal di wilayah-wilayah tersebut, dan ini menjadi dasar utama dalam memprediksi mundurnya musim kemarau tahun ini,” ungkap Dwikorita dalam rilis persnya.

    Baca: BMKG ungkap penyebab musim kemarau 2025 lebih pendek

    Selanjutnya dia menjelaskan berdasarkan analisis BMKG terhadap data curah hujan di seluruh Indonesia pada Dasarian I (sepuluh hari pertama) Juni 2025, sifat hujan di berbagai wilayah mulai menunjukkan tanda-tanda pergeseran menuju kondisi kemarau.

    Sebanyak 72 persen wilayah berada dalam kategori Normal, 23 persen dalam kategori Bawah Normal (lebih kering dari biasanya) dan hanya sekitar 5 persen wilayah yang masih mengalami curah hujan Atas Normal.

    Wilayah Sumatera dan Kalimanta justru telah mengalami beberapa dasarian berturut-turut dengan curah hujan yang lebih rendah dari normal, sehingga indikasi awal musim kemarau lebih cepat terlihat di wilayah tersebut dibanding wilayah selatan Indonesia.

    Baca: Riau kerap dilanda kebakaran hutan dan lahan, mengapa?

    Pada bulan April hingga Mei lalu, beberapa wilayah di Indonesia bagian selatan memang mengalami kondisi curah hujan Atas Normal, termasuk Sumatera Selatan, Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian kecil Kalimantan, sebagian wilayah Sulawesi, dan Papua bagian selatan.

    Hal ini menunjukkan bahwa transisi musim kemarau tidak berlangsung seragam di seluruh Indonesia.

    BMKG memperkirakan bahwa kondisi curah hujan dengan kategori Atas Normal masih akan berlanjut di sebagian wilayah hingga bulan Oktober 2025.

    Karena itu BMKG menyatakan bahwa musim kemarau tahun 2025 cenderung akan memiliki durasi yang lebih pendek dibandingkan dengan normalnya dengan sifat hujan diatas normal.

     

  • Cuaca Hari Ini: Hujan Bakal Mengguyur Bandung dan Banyak Kota

    Cuaca Hari Ini: Hujan Bakal Mengguyur Bandung dan Banyak Kota

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur sejumlah kota di Indonesia termasuk Bandung pada Senin (23/06/2026).

    Dalam kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Denpasar, Palangkaraya, Gorontalo.

    Kondisi cuaca serupa berpeluang pula terjadi di KotaPalu, Ambon, Ternate, Manokwari dan Jayawijaya. Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Tanjung Selor, Kendari, Nabire, Jayapura dan Merauke.

    Sedangkan hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju. Hujan disertai petir Kota Aceh, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Samarinda dan Sorong.

    BMKG juga mengajak masyarakat waspada terhadap potensi banjir rob yang berpotensi melanda sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Kepulauan Riau, pesisir Sumatera Barat, pesisir Jambi, pesisir Banten, pesisir utara Jakart,.

    Selain itu, banjir rob juga berpotensi melanda pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Timur, pesisir Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, pesisir Kalimantan Timur, pesisir Maluku dan pesisir Papua Selatan.

     

     

     

     

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Beberapa Kota Berpotensi Hujan Termasuk Jakarta.

    Cuaca Hari Ini: Siap Payung, Beberapa Kota Berpotensi Hujan Termasuk Jakarta.

    7cloud.asia – Beberapa kota di Indonesia termasuk Jakarta berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir pada Selasa (24/06/2025).

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan pada siang hingga sore hari. Wilayah lainnya diprediksi cerah dan berawan.

    Kemudian pada pagi hari hampir seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan tebal. Potensi hujan disertai petir hanya terjadi di wilayah Kepulauan Seribu. Malamnya seluruh wilayah Jakarta diperkirakan berawan tebal.

    Untuk kota-kota lainnya di Indonesia, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Serang, Bandung, Denpasar, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Makassar.

    Selain itu Kota Palu, Kendari, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya dan Jayapura juga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan.    

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Merauke dan hujan dengan intensitas lebat berpotensi mengguyur Kota Mamuju. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Bandar Lampung dan Tanjung Selor,

    BMKG juga mengajak masyarakat agar mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Aceh, Jawa Timur, Maluku, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat.

     

  • Awal Musim Kemarau Mundur, Ini yang Harus Dilakukan

    Awal Musim Kemarau Mundur, Ini yang Harus Dilakukan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memastikan musim kemarau 2025 mundur dan hujan masih terjadi saat kemarau. Lalu apa yang harus dilakukan?

    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan kondisi curah hujan yang tetap tinggi selama periode kemarau membawa dua sisi konsekuensi yang harus dipahami dan disikapi secara tepat.

    Di satu sisi, keberadaan hujan selama musim kemarau dapat menjadi berkah bagi para petani padi, karena pasokan air irigasi relatif tetap tersedia. Hal ini dapat mendukung kelangsungan masa tanam dan produksi pertanian.

    Baca: BMKG Pastikan Musim Kemarau 2025 Mundur

    Namun, di sisi lain, peningkatan curah hujan di musim kemarau juga menimbulkan risiko terhadap pertanian hortikultura, yang pada umumnya lebih sensitif terhadap kondisi kelembapan tinggi.

    Tanaman hortikultura seperti cabai, bawang, dan tomat sangat rentan terhadap serangan hama dan penyakit akibat kelembaban berlebih.

    “Kami mendorong petani hortikultura untuk mengantisipasi kondisi ini dengan menyiapkan sistem drainase yang baik dan perlindungan tanaman yang memadai,” jelas Dwikorita dalam rilisnya.

    Baca: Musim kemarau 2025 lebih pendek, mengapa?

    Selain itu, lanjut Dwikorita, berbagai pihak termasuk pemerintah daerah dan masyarakat dapat bekerjasama bersiaga dalam merespons dinamika iklim yang semakin tidak menentu.

    “Kita tidak bisa lagi berpaku pada pola iklim lama. Perubahan iklim global menyebabkan anomali-anomali yang harus kita waspadai dan adaptasi harus dilakukan secara cepat dan tepat,” urainya.

    Karena itu, Dwikorita berharap kebijakan dan strategi yang akan diambil di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pengelolaan sumber daya air, hingga penanggulangan bencana harus berdasarkan informasi prediktif dan analisis dari BMKG.

     

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Kecil Wilayah Indonesia Masih Hujan

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Kecil Wilayah Indonesia Masih Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca cerah dan berawan menyelimuti sebagian besar kota di Indonesia. Hanya sebagian kecil wilayah saja yang berpeluang hujan pada Kamis (26/06/2025).

    Melalui akun youtube Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peluang hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir terjadi di beberapa kota. Seperti Kota Medan, Palembang yang berpotensi hujan ringan.

    Hujan dengan intensitas ringan juga berpeluang terjadi di Kota Pangkal Pinang, Mataram, Samarinda, Banjarmasin, Gorontalo, Palu, Mamuju, Makassar, Kendari, Ternate, Ambon, Jayawijaya dan Jayapura.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Manado, Sorong, Nabire dan Merauke. Kota Denpasar, Tanjung Selor dan Palangkaraya berpotensi terjadi hujan disertai petir.  

    Untuk masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, BMKG mengimbau agar waspada terhadap potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Sumatera Barat, pesisir Jambi.

    Banjir rob berpotensi juga terjadi di pesisir Bangka Belitung, pesisir Lampung, pesisir Banten, pesisir Jakarta,, pesisir Jawa, pesisir Bali, pesisir Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, pesisir Kalimantan, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku dan pesisir Papua Selatan.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota Bakal Cerah dan Berawan, tapi Masih Ada Peluang Hujan di Beberapa Wilayah

    Cuaca Hari Ini: Mayoritas Kota Bakal Cerah dan Berawan, tapi Masih Ada Peluang Hujan di Beberapa Wilayah

    7cloud.asia – Mayoritas kota diprediksi cerah dan berawan pada Rabu (25/06/2025), namun masih ada hujan yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah.

    Melalui kanal youtube resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di  Kota Tanjung Pinang, Denpasar, Mataram, Palangkaraya, Samarinda.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di Kota Manado, Kendari, Makassar, Ternate, Ambon, Sorong, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Mamuju,. Sedangkan hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Tanjung Selor, Banjarmasin, Merauke.

    Untuk masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, BMKG mengimbau agar waspada terhadap potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Sumatera Barat, pesisir Jambi.

    Banjir rob berpotensi juga terjadi di pesisir Bangka Belitung, pesisir Lampung, pesisir Banten, pesisir Jakarta melanda pesisir Jawa Barat, pesisir Yogyakarta, pesisir Jawa Timur, pesisir Bali, pesisir Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

    Selain itu pesisir Kalimantan, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku dan pesisir Papua Selatan juga berpotensi dilanda banjir rob.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota di Indonesia Cerah Berawan, Tapi Masih Ada Potensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Kota di Indonesia Cerah Berawan, Tapi Masih Ada Potensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Kondisi cuaca cerah dan berawan diprediksi menghiasi sebagian besar langit kota di Indonesia pada Jumat (27/06/2025). Namun, masih ada potensi hujan disertai petir di beberapa kota.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun youtube resminya menjelaskan hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Yogyakarta, Surabaya.

    Kota Denpasar, Mataram, Palangkaraya, Palu, Mamuju, Makassar, Ternate, Ambon dan Sorong juga berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan.

    Selanjutnya hujan dengan intensitas sedang berpeluang mengguyur Kota Tanjung Selor, Kendari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Pangkal Pinang, Semarang dan Banjarmasin.

    Untuk masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, BMKG mengimbau agar waspada terhadap potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Kepulauan Riau, pesisir Sumatera Barat, pesisir Jambi.

    Banjir rob berpotensi juga terjadi di pesisir Lampung, pesisir Banten, pesisir Jakarta melanda pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah, pesisir Yogyakarta, pesisir Jawa Timur, pesisir Bali, pesisir Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

    Selain itu pesisir Kalimantan, pesisir Sulawesi Utara, pesisir Maluku dan pesisir Papua Selatan juga berpotensi dilanda banjir rob.