Tag: bmkg

  • Cuaca Hari Ini: Siang dan Sore, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Siang dan Sore, Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Selasa (28/10/2025) siang dan sore.

    Dalam laman resmi BMKG, pada pagi hari cuaca di Jakarta umumnya berawan hingga hujan berintensitas ringan. Sedangkan wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan yang berpotensi hujan disertai petir.

    Selanjutnya pada malam hari, hampir seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan tebal. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang berpotensi hujan berintensitas ringan.

    Sementara untuk kota-kota lainnya di Indonesia, BMKG memprediksi hujan berintensitas ringan hingga hujan disertai petir masih mengguyur sebagian besar kota.

    Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Tanjung Pinang, Jambi, Bandar Lampung, Semarang, Yogyakarta, Mataram, Denpasar, Pontianak, Palangkaraya, Palu, Mamuju, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya dan Merauke.  

    Kemudian hujan berintensitas sedang diprediksi akan mengguyur Kota Bandung, Kendari dan Ternate. Sedangkan hujan disertai petir berpotensi melanda Kota Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Surabaya, Tanjung Selor, Samarinda dan Banjarmasin.   

    BMKG juga mengajak masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir.

    Seperti pesisir Kepulauan Bangka Belitung, pesisir utara Tangerang, pesisir utara Jakarta, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Tengah, pesisir Kalimantan Selatan, dan pesisir Maluku.

     

     

     

  • Curah Hujan Tinggi, Gubernur Jawa Barat Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana di Sejumlah Wilayah Ini

    Curah Hujan Tinggi, Gubernur Jawa Barat Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana di Sejumlah Wilayah Ini

    7cloud.asia – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menetapkan status siaga darurat bencana untuk 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat. Status siaga ini berlaku hingga 30 April 2026.

    Keputusan ini mempertimbangkan masukan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi curah hujan tinggi di wilayah Jawa Barat.

    “Untuk mencegah dan menanggulangi dampak dari potensi bencana tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memandang perlu menetapkan Status Siaga Darurat Bencana,” tertulis dalam SK yang ditandatangani Dedi Mulyadi

    Baca: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Jawa Barat

    Dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025 yang diteken pada Minggu (27/10/2025), ada 18 kabupaten dan 9 kota di Jawa Barat yang ditetapkan siaga darurat bencana.

    Ke-18 kabupaten tersebut meliputi: Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, dan Tasikmalaya.

    Sementara 9 kota meliputi Bandung, Banjar, Bekasi, Bogor, Cimahi, Cirebon, Depok, Sukabumi, dan Tasikmalaya.

    Baca: Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Tanah Longsor di Sinjai

    Dalam surat tersebut, gubernur yang akrab disapa KDM ini menyebut sumber pembiayaan penanganan selama masa siaga darurat berasal dari APBD Provinsi Jawa Barat dan/atau sumber dana lain yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

    “Pembiayaan penanganan Status Siaga Darurat Bencana bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat dan/atau sumber lain yang sah,”ungkap KDM.

    Sementara itu, BMKG Stasiun Geofisika Bandung mengimbau masyarakat di wilayah Jawa Barat untuk mewaspadai  potensi bencana hidrometeorologi hingga sepekan kedepan.

    Baca: Banjiir dan Longsor Landa Sukabumi Tewaskan 1 Orang

    Bencana hidrometeorologi dapat berupa banjir, tanah longsor, pohon tumbang, angin kencang, dan lain-lain.

    Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu mengungkapkan saat ini sebagian besar wilayah Jawa Barat telah memasuki musim hujan. Hanya sebagian kecil wilayah utara yang masih berada dalam masa peralihan.

    “Potensi hujan ringan hingga lebat bisa terjadi siang, sore, hingga malam hari. Dampaknya berisiko menimbulkan banjir dan tanah longsor,” ungkapTeguh dalam keterangan resmi, Selasa (28/10/2025).

    Baca: Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah

    Selain itu, BMKG juga mengajak masyarakat agar berhati-hati saat beraktifitas di luar ruangan untuk segera berlindung di tempat aman saat cuaca buruk terjadi.

    Wilayah Bandung Raya termasuk dalam area yang berpotensi mengalami hujan intensitas tinggi, dengan suhu udara berkisar antara 17–35°C.

    Berdasarkan data infografis kejadian bencana periode 1 Januari hingga 27 Oktober 2025, tercatat 1.204 kejadian bencana di Jawa Barat.

    Rinciannya meliputi cuaca ekstrem (624 kejadian), tanah longsor (343), banjir (215), kebakaran lahan (12), kekeringan (6), dan gempa bumi (5 kejadian).

  • Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Sangat Lebat di Jakarta dan Sejumlah Wilayah

    Cuaca Hari Ini: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Sangat Lebat di Jakarta dan Sejumlah Wilayah

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat untuk Jakarta dan sejumlah wilayah lainnya pada Rabu (29/10/2025).

    Dalam laman resmi BMKG, selain wilayah Jakarta, hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi mengguyur wilayah  Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Papua Pegunungan.

    Sementara status waspada hujan berintensitas sedang hingga lebat meliouti wilayah Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah.

    Selain itu wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan juga berada pada status waspada.

    Tak hanya hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang yang berpotensi terjadi di wilayah Jawa Barat.    

    Dengan adanya peringatan dini tersebut, BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsong, banjir bandang dan pohon tumbang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

  • Cuaca Hari Ini: Hati-hati, Jakarta dan Beberapa Kota Berpotensi Hujan Disertai Petir

    Cuaca Hari Ini: Hati-hati, Jakarta dan Beberapa Kota Berpotensi Hujan Disertai Petir

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan yang disertai petir berpotensi melanda Jakarta dan beberapa kota pada Kamis (30/10/2025).

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui akun youtube resminya mengungkapkan selain Jakarta, hujan disertai petir juga berpotensi melanda Kota Bandar Lampung, Jakarta, Samarinda dan Kendari.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Semarang, Yogyakarta, Banjarmasin, Sorong, Nabire dan Jayapura.

    Sedangkan hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Padang, Bengkulu, Serang, Bandung, Surabaya, Denpasar, Mataram,  Pontianak, Tanjung Selor, Palangkaraya.

    Kondisi cuaca seperti ini berpeluang pula terjadi di Kota Manado, Gorontalo, Palu, Mamuju dan Makassar, Ternate, Ambon, Manokwari, Jayawijaya dan Merauke.

    BMKG juga mengajak masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir.

    Seperti pesisir Kepulauan Bangka Belitung, pesisir Jawa Tengah, pesisir Kalimantan Selatan, pesisir Kalimantan Tengah dan pesisir Maluku.

  • BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Sudah Masuki Musim Hujan

    BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Sudah Masuki Musim Hujan

    7cloud.asia – Awal musim hujan di Indonesia tidak terjadi dalam waktu bersamaan. Sebanyak 43,8 persen dari zona musim (ZOM) di wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan pada dasarian kedua Oktober 2025.

    Selanjutnya, musim hujan akan meluas secara bertahap ke wilayah selatan dan timur, dengan puncak musim hujan diprediksi banyak terjadi pada bulan November hingga Desember 2025 di Indonesia bagian barat dan pada Januari hingga Februari 2026 di Indonesia bagian selatan dan timur.

    Sejalan dengan prediksi tersebut, dalam beberapa hari terakhir BMKG mencatat kejadian hujan sangat lebat (curah hujan mencapai ≥ 100 mm/hari) di sejumlah wilayah Indonesia.

    Sementara itu, kondisi cuaca panas di sejumlah wilayah Indonesia secara konsisten mengalami penurunan, ditandai dengan tidak adanya wilayah dengan suhu maksimum lebih dari 36°C.

    Secara umum, suhu maksimum tercatat dalam beberapa hari terakhir di Lampung Utara, Lampung (35,8°C), Kupang, Nusa Tenggara Timur (35,5°C), Manokwari, Papua Barat (34,8°C).

    Baca: Udara panas menyengat akan berlangsung hingga November 2025

    BMKG memprediksi potensi hujan akan meningkat di sebagian wilayah Indonesia meliputi Sumatra bagian selatan, sebagian besar Pulau Jawa, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, sebagian Kalimantan, Maluku, dan sebagian besar Papua.

    Peningkatan ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer skala global, regional, dan lokal. Pada skala regional, aktivitas fenomena atmosfer seperti MJO, Gelombang Rossby Ekuator, dan Gelombang Kelvin yang secara bersamaan melewati wilayah Indonesia menjadi pemicu hujan lebat di sejumlah wilayah.

    Selain itu, faktor lokal di masing – masing wilayah menjadikan kondisi atmosfer relatif labil sehingga meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

    Mempertimbangkan peningkatan potensi hujan dalam waktu mendatang, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir, genangan, dan longsor yang berdampak pada aktivitas harian maupun transportasi.

    Sebagai langkah mitigasi, masyarakat diharapkan dapat menjaga saluran drainase agar tidak tersumbat serta rutin memantau informasi cuaca resmi BMKG sebelum beraktivitas.

    Baca: Bencana alam makin intens akibat perubahan iklim

    Selama sepekan ke depan, pertumbuhan awan hujan yang signifikan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

    Kondisi ini dipicu oleh interaksi berbagai faktor atmosfer skala global, regional, hingga lokal, yang mempertahankan atmosfer berada dalam kondisi labil dan mendukung perkembangan awan konvektif.

    Aktivitas atmosfer tersebut berpotensi menghasilkan hujan dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan hingga lebat.

    Berdasarkan hasil pemantauan dinamika atmosfer terkini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang, serta gelombang laut yang tinggi di sejumlah wilayah di Indonesia.

    Masyarakat diharapkan secara rutin memantau informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca melalui kanal resmi BMKG, serta menjaga kebersihan lingkungan dan memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik sebagai langkah antisipatif terhadap kemungkinan genangan air maupun bencana hidrometeorologi lainnya.

    Baca: Eropa alami bencana terburuk akibat perubahan iklim

    Prospek cuaca 31 Oktober–3 November 2025
    Cuaca di Indonesia umumnya didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan. Perlu diwaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi di Riau, Kep. Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur.

    Peningkatan curah hujan juga berpotensi terjadi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, Papua Selatan.

    Selain itu, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dapat terjadi, dengan kategori tingkat peringatan dini dan wilayah potensi kejadian sebagai berikut:

    Sementara Peringatan Siaga (Hujan lebat – sangat lebat) disampaikan untuk penduduk Papua Pegunungan.

     

     

  • Cuaca Hari Ini: Cuaca Buruk Masih Mengintai, Waspada Hujan Sangat Lebat di Seluruh Wilayah Jakarta

    Cuaca Hari Ini: Cuaca Buruk Masih Mengintai, Waspada Hujan Sangat Lebat di Seluruh Wilayah Jakarta

    7cloud.asia – Kondisi cuaca buruk berupa hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir masih mengintai wilayah Jakarta dan sejumlah kota pada Jumat (31/10/2025). Masyarakat diimbau waspada.

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam laman resminya menyebut hujan lebat hingga sangat lebat disertai petir berpotensi mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada siang hingga sore hari.

    Selanjutnya pada malamnya cuaca di Jakarta diperkirakan berawan tebal hingga hujan ringan.  

    Pagi harinya, BMKG memprediksi hujan disertai petir berpotensi melanda wilayah Kepulauan Seribu. Wilayah lainnnya berpeluang berawan tebal hingga hujan ringan.

    Kondisi cuaca serupa juga berpotensi terjadi di wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Timur, Papua Tengah dan Papua.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan.

    Selain itu wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan dan Papua Selatan juga berpotensi terjadi hujan berintensitas sedang hingga lebat.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG mengajak masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang dan lain-lain.

    Jika hujan sangat lebat disertai petir sebaiknya masyarakat tidak melkukan aktivitas di luar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.  

  • Cuaca Hari Ini: Pagi Hingga Malam Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Pagi Hingga Malam Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Kondisi cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir berpotensi mengguyur Jakarta pada Sabtu (01/11/2025) pagi hingga malam.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada pagi hari kondisi cuaca di Jakarta berawan hingga hingga hujan berintensitas ringan. Namun ada potensi hujan disertai petir di wilayah Jakarta Selatan.

    Siang hingga sore, hujan berintensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Jakarta. Hanya wilayah Jakarta Selatan yang berpotensi hujan disertai petir.

    Malam harinya, masih ada peluang hujan berintensitas sedang di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Wilayah lainnya diprediksi berawan hingga hujan dengan intensitas ringan.

    Sementara wilayah lainnya, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpeluang mengguyur wilayah Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula mengguyur wilayahh Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Papua Tengah, Papua , Papua Selatan.

    Sedangkan wilayah Jawa Barat dan Papua Pegunungan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

    BMKG juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai angin kencang yang berpotensi melanda wilayah Aceh dan Nusa Tenggara Timur.

    Dengan kondisi cuaca seperti ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

  • Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    Cuaca Hari Ini: Seluruh Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan

    7cloud.asia – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur seluruh wilayah Jakarta pada Minggu (2/10/2025) pagi hingga malam hari.

    Dalam laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pagi hari hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah Jakarta kecuali Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Kedua wilayah ini berpotensi terjadi hujan berintensitas sedang.  

    Kondisi cuaca seperti ini masih berlanjut pada siang dan sore hari. Namun wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Timur berpotensi hujan dengan intensitas sedang. Malamnya seluruh wilayah Jakarta berpotensi terjadi hujan berintensitas ringan.

    Sedangkan kota-kota lainnya di Indonesia berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir.

    Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Palangkaraya, Palu, Sorong, Manokwari, Jayapura dan Jayawijaya.

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Medan, Serang, Tanjung Selor, Mamuju, Makassar dan Nabire.

    Selanjutnya hujan disertai petir berpeluang melanda Kota Pekanbaru, Pangkal Pinang, Bandung, Mataram, Samarinda, Banjarmasin dan Merauke.

    BMKG juga mengajak masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir. Seperti pesisir Jawa Tengah, pesisir Jawa Barat, pesisir Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan pesisir Maluku Tengah.

     

  • Indonesia Masuki Puncak Musim Hujan, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

    Indonesia Masuki Puncak Musim Hujan, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi

    7cloud.asia – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan Indonesia mulai memasuki periode puncak musim hujan yang berlangsung sejak November 2025 – Februari 2026.

    Dalam pernyataannya, puncak musim hujan ini ditandai dengan potensi peningkatan curah hujan tinggi dan bencana hidrometeorologi banjir-tanah longsor.

    Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa fase musim hujan ini menandai periode siaga terhadap potensi banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah.

    “Puncak musim hujan dimulai November ini dan akan berlangsung hingga Februari. Potensi curah hujan ekstrem meningkat sehingga perlu kewaspadaan tinggi di daerah rawan bencana,” kata dia dalam konferensi pers “Kesiapan Menghadapi Puncak Musim Hujan” di Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

    Baca: Sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan

    Dia menjelaskan sebagian besar wilayah Jawa, Sumatra bagian barat, dan Kalimantan bagian tengah akan mengalami curah hujan intensif pada Desember 2025 – Januari 2026.

    Sedangkan wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, umumnya akan mencapai puncaknya pada Januari hingga Februari 2026.

    Sebagaimana yang dilaporkan tim Meteorologi BMKG sebelumnya, kata dia, kondisi atmosfer yang labil disertai penguatan monsun Asia serta suhu muka laut yang lebih hangat menjadi faktor utama meningkatnya curah hujan di tanah air pada periode tersebut.

    “Air laut yang lebih hangat hingga tiga derajat Celsius meningkatkan penguapan, memperkaya pasokan uap air di atmosfer, dan memicu hujan lebih intens,” ujarnya menambahkan.

    Baca: Bencana alam makin intens akibat perubahan iklim

    Berdasarkan hasil analisa tim Meteorologi BMKG bahkan mendapati 43,8 persen wilayah Indonesia atau setara dengan 306 zona musim telah memasuki periode musim hujan hingga akhir Oktober 2025.

    Wilayah yang telah memasuki musim hujan meliputi sebagian Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, sebagian Jawa Timur, Kalimantan, dan sebagian Sulawesi serta Papua.

    Dengan demikian, Dwi mengimbau secara khusus kepada pemerintah daerah bersama masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di daerah dengan riwayat banjir dan longsor, seiring meningkatnya potensi cuaca ekstrem selama empat bulan ke depan.

    “Pola puncak hujan tidak terjadi serentak, melainkan bergeser dari barat ke timur Indonesia,” kata dia.

  • Cuaca Hari Ini: Hati-hati, Hujan Disertai Petir Berpotensi Landa Serang, Bandung dan Sejumlah Kota

    Cuaca Hari Ini: Hati-hati, Hujan Disertai Petir Berpotensi Landa Serang, Bandung dan Sejumlah Kota

    7cloud.asia – Kondisi cuaca yang tak bersahabat berupa hujan disertai petir agaknya masih terjadi di sejumlah kota pada Senin (03/11/2025). Diantaranya adalah Kota Serang dan Bandung.

    Melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), selain Serang dan Bandung, hujan disertai petir berpeluang pula melanda Kota Pangkal Pinang, Yogyakarta, Tanjung Selor, Banjarmasin,

    Kemudian hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur Kota Merauke. Sedangkan hujan berintensitas ringan berpotensi terjadi di Kota Medan, Tanjung Pinang, Pekanbaru, Padang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung.

    Kondisi cuaca serupa berpotensi pula terjadi di  Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram, Pontianak, Samarinda, Palangkaraya, Mamuju, Makassar, Kendari, Manado, Gorontalo, Ternate, Ambon, Nabire, Jayapura dan Jayawijaya.    

    Untuk wilayah Jakarta, BMKG memprediksi cuaca berawan hampir di seluruh wilayah Jakarta pada pagi hari. Peluang hujan dengan intensitas ringan terjadi wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

    Siang dan sore, seluruh wilayah Jakarta berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Malam harinya hampir seluruh wilayah Jakarta diprediksi berawan. Namun masih ada potensi hujan berintensitas ringan di Kepulauan Seribu.

    BMKG juga mengajak masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir agar mewaspadai potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir. Seperti pesisir Sumatera Utara, pesisir Jakarta, pesisir utara Jawa Barat, pesisir Jawa Tengah,

    Selain itu pesisir Gresik, pesisir Lamongan, pesisir Tuban, pesisir Nusa Tenggara Barat, pesisir Barito Kuala, pesisir Banjar, pesisir Banjarmasin, pesisir Tanah Laut, pesisir Maluku Tengah dan pesisir Seram bagian Timur juga berpotensi terjadi banjir rob.