7cloud.asia – Sebagian besar wilayah di Indonesia berpotensi hujan berintensitas sedang hingga lebat pada Selasa (24/09/2024).
Bahkan beberapa wilayah di Jawa Tengah berpotensi terjadi cuaca ekstrem hingga 25 September mendatang.
Karena itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat setempat agar waspada terhadap potensi bencana tersebut.
“Berdasarkan informasi dinamika atmosfer yang dirilis BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang pagi ini, potensi cuaca ekstrem itu dipicu oleh beberapa faktor, antara lain hangatnya suhu permukaan air laut di laut Jawa bagian utara,” jelas Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo seperti yang dilansir Antaranews.
Baca: Empat RT di Jakarta Barat terendam banjir
Selanjutnya Teguh memaparkan kondisi tersebut menunjukkan adanya potensi penambahan massa uap air yang dapat meningkatkan aktivitas pertumbuhan awan konvektif.
Tak hanya itu, adanya kondisi labilitas udara yang labil di wilayah Jawa Tengah turut mendukung proses konvektif pada skala lokal.
Ia mengatakan kelembapan udara pada berbagai ketinggian yang cenderung basah berpotensi meningkatkan pembentukan awan konvektif (cumulonimbus) yang menjulang hingga ke lapisan atas.
“Sejumlah faktor tersebut menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Jateng pada hari Senin (23/9) hingga Rabu (25/9),” ungkapnya.
Baca: Akibat banjir, warga di Sorong Selatan mengungsi ke hutan
Wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada hari Senin (23/9) meliputi Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Brebes, Tegal, Pemalang, Cilacap, Temanggung.
Selain itu wilayah Wonosobo, Magelang, Karanganyar, Sragen, Boyolali, Semarang, Grobogan, Demak, Kendal, Batang, dan sekitarnya.
Sementara wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada hari Selasa (24/9) meliputi Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Temanggung, Wonosobo, Cilacap, Pemalang, Pekalongan, Batang, Karanganyar, Sragen, dan sekitarnya.
Selanjutnya pada hari Rabu (25/9), cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Tegal, Temanggung, Wonosobo, Magelang, Karanganyar, Boyolali, Grobogan, Blora, Rembang, dan sekitarnya.
Baca: Sungai Ngarai Sianok meluap, tuju rumah rusak diterjang banjir
“Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kenaikan temperatur dan kemudahan kebakaran lahan dan hutan serta waspada potensi cuaca ekstrem pada hari Senin (23/9) hingga Rabu (25/9) yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang, serta sambaran petir terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,” imbaunya.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah di Indonesia, yaitu wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan.
Baca: Modifikasi cuaca cegah banjir susulan di Sumatera Barat
Kemudian Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur berpotensi hujan sedang hingga lebat.
Kondisi cuaca seperti ini juga berpotensi terjadi di wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo.
Selanjutnya wilayah Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua berpeluang terjadi hujan berintensitas sedang hingga lebat.
BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat terjadi di wilayah Kalimantan Barat.