Tag: 2024

  • Catat! Total Ada 27 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama di 2024

    Catat! Total Ada 27 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama di 2024

    7cloud.asia – Pemerintah menetapkan 27 hari libur nasional dan cuti bersama pada 2024 pada Selasa (12/9/2023).

    Hari libur nasional dan cuti bersama itu tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, ke-27 hari libur itu terdiri atas 17 hari libur nasional dan 10 hari cuti bersama.

    Baca: PT KAI kenakan tarif khusus untuk penyandang disabilitas

    “Pada 2024, pemerintah memutuskan 27 hari libur termasuk hari libur nasional dan cuti bersama,” ujar Muhadjir dalam konferensi pers di Kantor Kemenko PMK, di Jakarta.

    Menurutnya, penetapan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2024 dimaksudkan sebagai pedoman bagi masyarakat, sektor ekonomi, dan sektor swasta dalam beraktivitas.

    Selain itu, sebagai rujukan bagi kementerian dan lembaga pemerintahan dalam menentukan perencanaan program-program kerja ke depan.

    Baca: Mengenal bus ramah disabilitas di Jawa Tengah

    Adapun rincian libur nasional yakni:

    – 1 Januari: Tahun Baru 2024 Masehi

    – 8 Februari: Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW

    – 10 Februari: Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili

    – 11 Maret: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946

    – 29 Maret: Wafat Isa Almasih

    – 31 Maret: Hari Paskah

    – 10-11 April: Hari Raya Idul Fitri 1445H

    – 1 Mei: Hari Buruh Internasional

    Baca: Aksi damai tolak pemaksaan berbusana dengan alasan perintah agama

    – 9 Mei: Kenaikan Isa Almasih

    – 23 Mei: Hari Raya Waisak 2568 BE

    – 1 Juni: Hari Lahir Pancasila

    – 17 Juni: Hari Raya Idul Adha 1445H

    – 7 Juli: Tahun Baru Islam 1446H

    – 17 Agustus: Hari Kemerdekaan RI

    – 16 September: Maulid Nabi Muhammad SAW

    – 25 Desember: Hari Raya Natal

    Baca: DPR sayangkan penggundulan siswi SMP di Lamongan

    Cuti bersama sebanyak 10 hari, yaitu:

    – 9 Februari: Cuti Bersama Tahun Baru Imlek

    – 12 Maret: Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946

    – 8, 9, 12, 15 April: Cuti Bersama Idul Fitri 1445H

    – 10 Mei: Cuti Bersama Kenaikan Isa Al Masih

    – 24 Mei: Cuti Bersama Hari Raya Waisak

    – 18 Juni: Cuti Bersama Idul Adha 1445H

    – 26 Desember: Cuti Bersama Hari Raya Natal

    Baca: Cara cerdas menumbuhkan motivasi belajar pada anak

  • Hampir Dipastikan Tahun 2024 menjadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah Pencatatan Suhu Bumi

    Hampir Dipastikan Tahun 2024 menjadi Tahun Terpanas Sepanjang Sejarah Pencatatan Suhu Bumi

    7cloud.asia – Setelah mencatat rekor musim panas terpanas, tahun 2024 diperkirakan akan menjadi tahun terpanas dan tahun pertama dengan suhu tahunan melampaui ambang batas kritis pemanasan sebesar 1,5°C.

    Data baru yang diterbitkan oleh badan observasi bumi Uni Eropa, Copernicus pada November 2024 menunjukkan bahwa bulan Oktober merupakan bulan dengan suhu hangat yang tidak normal di seluruh dunia.

    Bulan Oktober menjadi bulan terpanas kedua yang pernah tercatat dan bulan ke-15 dalam periode 16 bulan di mana suhu udara permukaan rata-rata global melebihi 1,5°C. di atas tingkat pra-industri.

    Meningkatnya suhu global tahun lalu karena respons terhadap fenomena El Niño, suatu pola cuaca yang terkait dengan pemanasan permukaan air yang tidak biasa di bagian timur Samudera Pasifik.

    Meskipun para ilmuwan pada awalnya memperkirakan tren pendinginan dengan munculnya fenomena La Niña di Pasifik sekitar bulan Agustus 2024, pemanasan masih berlanjut hingga beberapa bulan kemudian.

    Baca: Pemanasan Global akibatkan La Nina dan El Nino makin sulit diprediksi

    Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS kini menyatakan ada kemungkinan 75 persen La Niña terjadi antara bulan November dan Januari.

    Agar tahun 2024 tidak mengalahkan suhu yang memecahkan rekor pada tahun 2023, anomali suhu rata-rata selama sisa tahun “harus turun hingga hampir nol agar tidak menjadi tahun terpanas,” Copernicus menyimpulkan.

    Ambang batas 1,5°C ditetapkan pada KTT iklim COP21 tahun 2015, ketika 196 pihak menandatangani Perjanjian Paris yang mengikat secara hukum.

    Mereka sepakat untuk terus membatasi pemanasan global hingga di bawah 1,5°C atau “jauh di bawah 2°C” di atas tingkat pra-industri pada akhir abad ini.

    Di luar batas ini, para ahli memperingatkan bahwa titik-titik kritis akan dilanggar, sehingga menimbulkan konsekuensi yang menghancurkan dan berpotensi tidak dapat diubah lagi bagi beberapa sistem penting bumi yang mendukung kelestarian planet ini.

    Baca: Mitigasi dan adaptasi jika pemanasan global mencapai 2°C

    “Setelah 10 bulan pada tahun 2024, kini hampir dapat dipastikan bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat dan tahun pertama suhu lebih dari 1,5ºC di atas tingkat pra-industri menurut kumpulan data ERA5,” kata Samantha Burgess, Wakil Direktur Layanan Perubahan Iklim Copernicus (C3S).

    Burgess, saat itu menyerukan agar negara-negara yang hadir di COP 29 Baku, Azerbaijan, untuk “meningkatkan ambisi” sehubungan dengan “tonggak baru dalam rekor suhu global.”

    Sebuah laporan PBB yang diterbitkan menjelang KTT besar tersebut mengindikasikan bahwa janji-janji yang ada saat ini menempatkan dunia pada jalur peningkatan suhu sebesar 2,6-3,1°C selama abad ini.

    Lebih lanjut mereka memperingatkan bahwa pengurangan sebesar 42 persen pada tahun 2030 dan 57 persen pada tahun 2035 diperlukan untuk mencapai pemanasan 1,5°C.