Tag: al gore

  • Megawati Undang Al Gore Berdiskusi dengan BRIN terkait Perubahan Iklim

    Megawati Undang Al Gore Berdiskusi dengan BRIN terkait Perubahan Iklim

    7cloud.asia –  Presiden Ke-5 RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional, Megawati Soekarnoputri mengundang mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore berkunjung ke Indonesia untuk mendiskusikan perubahan iklim.

    Undangan tersebut disampaikan Megawati saat berbincang dengan Al Gore di sela gelaran World Leaders Summit on Children’s Rights di Vatikan, awal Februari lalu.

    “Saya saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional. Saya mengundang Bapak untuk hadir dan berdialog dengan kami di Jakarta,” kata Megawati dikutip dari keterangan tertulis yang diterima beberapa waktu lalu.

    Al Gore yang merupakan penerima Nobel Perdamaian tahun 2007 atas upayanya untuk menyebarluaskan informasi tentang perubahan iklim dan tantangannya, mengatakan dia menantikan momen tersebut bisa terwujud.

    Dalam pertemuan ini, Megawati dan Al Gore membahas kebakaran besar yang baru saja melanda Los Angeles, negara bagian California Selatan.

    Baca: Paus Fransiskus dan Megawati diskusikan isu pemanasan global

    Megawati didampingi delegasi Indonesia termasuk puterinya Puan Maharani, putranya Mohamad Rizki Pratama, serta Duta Besar Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Miswari.

    Megawati mengawali perbincangan soal musibah kebakaran besar yang terjadi di Los Angeles yang menurut banyak pihak dipengaruhi perubahan iklim.

    “Bisa Bapak ceritakan bagaimana kejadian kebakaran di Los Angeles itu terjadi,” tanya Megawati kepada Al Gore. 

    Al Gore lantas menjelaskan soal cuaca yang tidak baik termasuk hujan yang lama tidak turun di negara bagian California Selatan tersebut.

    Ditambahkannya, kebakaran merupakan masalah yang sangat besar dan mengerikan, akibat kekeringan dan ada masalah dalam sistem air untuk pemadaman kebakaran, sehingga kebakaran dan dampaknya meluas

    Al-Gore pun mengapresiasi pidato Megawati di pertemuan tersebut khususnya soal perubahan iklim sebagai persoalan global dalam menyelamatkan anak-anak.

    Baca: Megawati jadi pembicara di World Leaders Summit Roma

    Keduanya juga sempat membahas soal keluarnya Amerika Serikat dari Perjanjian Paris yang mengatur soal iklim dan kaitannya dengan sikap Indonesia ke depan.

    “Saya langsung bilang, saya kenal Presiden Megawati, itu yang tidak akan terjadi,” ujar Al Gore soal kemungkinan Indonesia mempertimbangkan keluar dari Perjanjian Paris tersebut.

    Perjanjian Paris adalah perjanjian internasional tentang perubahan iklim yang mengikat secara hukum.

    Perjanjian Paris diadopsi oleh 196 pihak pada COP21 di Paris pada 12 Desember 2015 dan mulai berlaku pada 4 November 2016.

    Indonesia sebagai salah satu pihak yang menandatangani Perjanjian Paris telah meratifikasi dalam hukum nasional melalui UU Nomor 16 Tahun 2016.

    Namun beberapa waktu lalu, Menteri ESDM Bahlil Lahadaia melempar wacana kemungkinan keluar dari Perjanjian Paris ini.

     

  • Sebanyak 1.050 Warga Indonesia Ikuti Pelatihan Tanggap Perubahan Iklim Bersama Al Gore

    Sebanyak 1.050 Warga Indonesia Ikuti Pelatihan Tanggap Perubahan Iklim Bersama Al Gore

    7cloud.asia – The Climate Reality Project Indonesia bersama mantan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), Al Gore telah melatih 1.050 orang di Indonesia terkait pendidikan dan advokasi tanggap perubahan iklim.

    Direktur The Climate Reality Project Indonesia Amanda Katili Niode mengatakan, pihaknya mencatat telah melatih lebih dari 50.000 pemimpin iklim di 190 negara, termasuk 1.050 orang di Indonesia.

    “Dan yang terbaru kami latih 200 peserta lintas generasi dari 18 kota di Indonesia di Studio Produksi Film Negara Jakarta,” kata Katili dalam keterangannya di Tangerang, Minggu (6/4/2025).

    Ia mengatakan pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan jejaring, untuk mendorong aksi kolektif menghadapi krisis iklim

    Khusus pelatihan di Indonesia, Amanda menuturkan merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan di Jakarta setelah sebelumnya pada tahun 2011.

    Baca: Megawati undang Al Gore berdiskusi soal perubahan iklim dengan BRIN

    Acara berdurasi satu hari ini merupakan bagian dari The REALITY® Tour 2025 yaitu serangkaian pelatihan dan kampanye global selama satu tahun penuh

    Kegiatan ini untuk membangun kemauan politik, momentum publik, dan ambisi komitmen iklim menjelang Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim COP30 UNFCCC bulan November di Brasil.

    Acara tersebut mencakup diskusi bersama para pegiat dan mengikuti rekaman siaran presentasi utama Al Gore dari Paris.

    Lalu juga refleksi 10 tahun persetujuan Paris tentang perubahan iklim yang dimoderatori Al Gore, bersama Christiana Figueres dan Laurence Tubiana, dua tokoh kunci di balik keberhasilan tercapainya Persetujuan Paris 2015

    Untuk pertama kalinya Al Gore juga menyampaikan presentasi ikoniknya dalam 12 bahasa, sekaligus dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) mutakhir sehingga memungkinkan lebih banyak orang dari seluruh dunia memahami krisis iklim dan solusinya.

    Baca: Megawati dan Paus Fransiskus diskusikan isu pemanasan global

    Dalam sambutannya Al Gore mengatakan The REALITY® Tour 2025 bertujuan membangun kekuatan kolektif masyarakat agar berani menyuarakan kebenaran dan mendorong aksi iklim yang lebih ambisius.

    “Ini saatnya kita menghidupkan kembali kepemimpinan global untuk mengatasi krisis iklim,” ujarnya.

    Riefian Fajarsyah (Ifan) selaku Direktur Utama Produksi Film Negara (PFN) mengatakan PFN Heritage merupakan ruang yang dapat digunakan untuk acara seperti ini.

    “Kami merasa senang dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan kesadaran iklim melalui pelatihan,” katanya.