Tag: alumnus ugm

  • Sebut Jokowi Bukan Alumnus UGM, Layanan AI LISA Dinonaktifkan

    Sebut Jokowi Bukan Alumnus UGM, Layanan AI LISA Dinonaktifkan

    7cloud.asiaLISA, layanan kecerdasan buatan atau AI milik Universitas Gadjah Mada (UGM) tidak bisa dipergunakan usai menyebut Joko Widodo bukan lulusan UGM.

    LISA yang merupakan singkatan dari Lean Intelligent Service Assistant, diketahui tidak bisa digunakan sejak Jumat (5/12/2025). 

    Layanan AI milik UGM ini sempat viral beberapa waktu lalu setelah menyebut Jokowi bukan alumnus UGM

    LISA yang oleh pihak UGM disebut masih dalam proses penyempurnaan, dua kali menyebut Jokowi menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM tapi tidak lulus.

    Pernyataan ini disampaikan LISA, saat menjawab pertanyaan apakah Jokowi alumnus UGM.

    SuaraJogja.id memberitakan, dari pantauan yang dilakukan di area Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK), pada Jumat sekira pukul 11.36 WIB, perangkat LISA kini dalam kondisi pemeliharaan teknis dan tidak dapat digunakan oleh publik.

    Di depan mesin layanan digital tersebut, sejumlah orang tampak melakukan pengecekan perangkat lunak serta pembaruan data-data untuk LISA. 

    Namun setelah beberapa saat kemudian, aplikasi AI itu sudah tidak bisa digunakan.

    Hanya ada avatar LISA yang masih muncul di layar dengan tampilan seorang perempuan memakai jas almamater UGM. Sesekali avatar LISA melambaikan tangan. 

    Namun di bagian bawah terlihat jelas keterangan bahwa layanan untuk sementara out of service.

    Pesan itu muncul dalam bahasa Indonesia dan Inggris sebagai konfirmasi bahwa sistem sedang dalam proses pemulihan.

    “Halo, saya Lisa. Saat ini layanan sedang ditingkatkan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik. Terima kasih telah menunggu. LISA akan segera kembali,” tulis pesan pada layar itu dilihat Jumat, (5/12/2025).

    Kondisi ini sejalan dengan pernyataan UGM sebelumnya yang menyebut bahwa LISA masih berada dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan.

    Terutama setelah munculnya jawaban atau informasi keliru dalam video viral yang beredar di media sosial. Pembaruan sistem disebut terus dilakukan untuk meningkatkan akurasi AI tersebut.

    Hal itu tertuang dalam pernyataan tertulis yang dibagikan oleh Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana.

    Dipaparkan Made Andi, bahwa LISA dikembangkan melalui kerja sama dengan Botika. Kemudian AI ini merupakan bagian dari program UGM University Services untuk menyediakan layanan terintegrasi bagi mahasiswa maupun masyarakat. 

    “LISA merupakan bagian dari sebuah program komprehensif bertajuk UGM University Services yang dikembangkan oleh Biro Transformasi Digital dan Direktorat Kemahasiswaan UGM untuk memberikan layanan terintegrasi bagi mahasiswa dan masyarakat umum,” kata Made Andi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/12/2025).

    Made Andi menegaskan bahwa LISA tidak bekerja seperti AI komersial dan hanya mengandalkan data internal kampus yang sifatnya terbatas. Selain itu basis data LISA tidak memuat informasi pribadi seseorang. 

    “Basis data pengetahuan LISA terbatas pada data dan informasi internal UGM terkait akademik, kemahasiswaan, administrasi, dan pengembangan diri namun tidak memuat data dan informasi pribadi,” ujarnya