Tag: amerika serikat

  • 33 Orang Tewas Akibat Badai Salju di AS

    33 Orang Tewas Akibat Badai Salju di AS

    7cloud.asia – Hingga Rabu (17/01/2024) malam, sedikitnya 33 orang tewas akibat badai musim dingin yang parah sehingga sebagian besar wilayah Amerika Serikat membeku dan dilandabadai salju.

    Sebagian besar dari 33 kematian yang dilaporkan sejauh ini disebabkan oleh kondisi terkait cuaca, seperti kecelakaan mobil karena jalan tertutup es dan hipotermia akibat suhu yang mendekati titik beku, menurut media.

    Badai salju dan hujan es menyelimuti wilayah Pacific Northwest, menutupi jalan dan menyebabkan pemadaman listrik pada hampir 100 ribu tempat tinggal, menurut situs PowerOutage.us.

    Dinas Cuaca Nasional (NWS) memperingatkan bahwa selain badai es, cuaca musim dingin yang lebih parah juga akan terjadi.

    Baca: Cuaca ekstrem di Siberia, suhu anjlok hingga minus 50 derajat

    “Salju tebal (30 hingga 60 cm) diperkirakan terjadi hingga Jumat di seluruh Cascades dan Pegunungan Rocky Utara yang membuat perjalanan menjadi berbahaya,” kata NWS.

    Dinas itu menambahkan bahwa salju setinggi 0,6 cm bisa menutupi daratan Portland, Oregon.

    Peringatan cuaca dikeluarkan di negara-negara bagian di selatan AS, seperti Mississippi, Florida dan Tennessee serta negara bagian di timur laut seperti New York, Connecticut dan Maine.

    NWS mengatakan salju efek-danau (lake-effect snow) akan terus melanda Mississippi, sementara tornado tiba di Florida.

    Baca: 3 cuaca ekrem yang merusak akibat perubahan iklim  

    Di Tennessee, 10 juta penduduk diminta menghemat energi untuk mencegah pemadaman listrik karena suhu mendekati angka di bawah nol akibat angin dingin.

    Menurut dinas cuaca itu, ketinggian salju di New York dan Connecticut bisa mencapai 12 cm pada Jumat.

    Buffalo di New York telah dilanda salju setinggi 76 cm dan terus bertambah hingga dua kali lipat dalam waktu 24-48 jam ke depan.

    Selain itu wilayah bagian Maine juga bersiap menghadapi hujan salju tambahan. Peringatan banjir dan ledakan Arktik diperkirakan akan membawa suhu angin dingin di bawah nol derajat.

    Baca: El Nino percepat salju abadi meleleh

    Badai salju telah menyebabkan kekacauan di jalan raya ketika kendaraan semi-truk terbalik dan kecelakaan lalu lintas terjadi akibat hujan salju dan kondisi jalan yang tertutup es.

    Selain itu, lebih dari 10.000 penerbangan telah ditunda dan hampir 3.000 lainnya telah dibatalkan. Diperkirakan akan ada lebih banyak penundaan dan pembatalan karena badai terus terjadi hingga akhir pekan ini.

    Sumber: Anadolu

  • DPR: Kebijakan Tarif Impor Pemerintahan Donald Trump Jadi Momentum Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat

    DPR: Kebijakan Tarif Impor Pemerintahan Donald Trump Jadi Momentum Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat

    7cloud.asia – Komisi XI DPR mendorong pemerintah melakukan percepatan diversifikasi pasar ekspor demi mengurangi ketergantungan terhadap pasar Amerika Serikat.

    Desakan ini disampaikan menyikapi kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menetapkan kenaikan tarif impor sebesar 32 persen terhadap produk Indonesia,

    Anggota Komisi XI DPR Andi Yuliana Paris mengatakan Indonesia memiliki komoditas yang mampu mendukung percepatan terhadap diversifikasi ekspor ke beberapa negara potensial yang membutuhkan, seperti India, Afrika, dan Timur Tengah.

    “Sehingga pemerintah diharapkan ada keseriusan untuk memaksimalkan komoditi seperti hasil pertanian dan lautan yang cukup melimpah di dalam negeri,” ujar Andi Yuliani kepada Parlementaria usai pertemuan di Kantor Wilayah Kantor Bea Cukai Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Selasa (15/04/2025).

    Lebih lanjut, Andi Yuliani menjelaskan banyak sekali komoditi Indonesia baik pertanian maupun mineral yang diekspor.

    Amerika Serikat, menurutnya, tentu banyak membutuhkan bahan baku industrinya termasuk hasil laut dari Indonesia juga banyak yang diekspor ke Amerika Serikat.

    Baca: Amerika Serikat tangguhkan penerapan tambahan tarif impor

    Namun, ia mengingatkan Indonesia harus memperluas pasar yang tidak hanya Amerika. Misalnya, pasar untuk hasil pertanian, ada yang lebih besar yaitu Arab Saudi.

    Hal itu karena jumlah Jemaah haji asal Indonesia sangatlah besar, sehingga membutuhkan komoditi pangan seperti beras, ikan, sayuran, buah-buahan yang bisapasok dari Indonesia.

    “Nah selama ini pasokan bagi jemaah haji dan umroh itu semua dipasoknya dari Thailand. Artinya ada pasar yang harus dipikirkan secara serius oleh pemerintah dalam rangka menjajaki kerjasama dengan pihak negara-negara lain seperti Saudi Arabia, Eropa untuk bisa menyerap komoditi-komoditi kita,” ujar politisi PAN ini.

    Menurutnya, dunia usaha menyambut baik reaksi cepat pemerintah terhadap ancaman eksternal, tetapi harus tetap diperlukan tindakan lanjutan yang lebih terukur dan spesifik.

    Ia pun mengungkapkan bahwa kebijakan proteksionis Amerika Serikat dikhawatirkan dapat menurunkan daya saing produk ekspor Indonesia di pasar Amerika, yang selama ini menjadi salah satu tujuan utama bagi produk industri dalam negeri.

    Baca: Puluhan negara ajukan negosiasi terkait kebijakan tarif impor Amerika Serikat

    Saat ini pemerintah tengah mengupayakan negosiasi dengan pemerintah Amerika Serikat terkait tarif impor dan bea masuk yang ditetapkan cukup tinggi.

    “Saya mendukung langkah negosiasi tersebut, namun menurutnya perlu kecermatan untuk mendapatkan hasil yang baik, agar ke depan perekonomian dan industri dalam negeri tidak akan memiliki dampak signifikan,” ujarnya.

    Secara keseluruhan, pemerintah menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan sektor industri nasional terganggu oleh kebijakan luar negeri yang merugikan.

    Upaya konkret telah dan akan terus dilakukan guna menjaga keberlangsungan usaha dan melindungi para pekerja dari potensi pemutusan hubungan kerja (PHK).

    Melalui strategi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi jangka panjang, diharapkan Indonesia dapat semakin mandiri secara ekonomi dan tangguh menghadapi tekanan global.

  • Leo XIV, Paus Baru Terpilih Pertama Kali dari Amerika Serikat

    Leo XIV, Paus Baru Terpilih Pertama Kali dari Amerika Serikat

    7cloud.asia – Kardinal Robert Francis Prevost terpilih menjadi pengganti Paus Fransiskus. Prevost merupakan Paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat dan akan menggunakan nama Leo XIV pada masa kepausannya.

    Prevost adalah seorang kardinal kuria, yang dikenal dekat dengan mendiang Paus Fransiskus.

    Ia terpilih menjadi paus ke-267 Gereja Katolik pada hari kedua konklaf yang berlangsung di Kapel Sistina, Vatikan, Kamis (8/5/2025).

    Berusia 69 tahun, Prevost yang selanjutnya akan disebut Paus Leo XIV, lahir di Chicago dari keluarga asal Prancis.

    Baca: Konklaf, pemilihan paus baru digelar sore ini

    Prevost merupakan anggota Ordo Santo Agustinus, yang pernah bertugas di Peru.

    Uskup Amerika—yang fasih berbahasa Spanyol, Portugis, Italia, dan Prancis—itu telah menunjukkan perhatian khusus kepada kaum terpinggirkan dan migran di Peru, yang sangat dihargai oleh Fransiskus.

    Ia baru diangkat menjadi kardinal oleh mendiang Paus Fransiskus pada tahun 2023.

    Pemimpin baru bagi 1,4 miliar umat Katolik seluruh dunia itu juga pernah menjadi prefek Dikasteri untuk para Uskup serta Presiden Komisi Kepausan untuk Amerika Latin.

    Para pemimpin Eropa mengucapkan selamat kepada Paus Leo XIV yang baru terpilih pada Kamis (8/5/2025),

    Dalam pernyataannya, mereka menyampaikan harapan terpilihnya Paus Leo XIV akan membawa perdamaian dan harapan di seluruh dunia.

    Sumber:ANSA/Antaranews

  • Gubernur California Gavin Newsom Menggugat Langkah Donald Trump

    Gubernur California Gavin Newsom Menggugat Langkah Donald Trump

    7cloud.asia – Gubernur California Gavin Newsom pada Senin (9/6/2025) mengumumkan gugatan terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait pengiriman 2000 pasukan Garda Nasional ke negara bagian California.

    Newsom mengatakan bahwa pengerahan Garda Nasional oleh presiden adalah “ilegal” dan melanggar kedaulatan negara.

    “Kami menggugat Donald Trump. Ini krisis yang dibuat-buat,” tulis Newsom di X.

    “Dia menciptakan ketakutan dan teror untuk mengambil alih milisi negara dan melanggar konstitusi Amerika Serikat,” lanjutnya.

    Presiden Amerika Serikat, Donald Trump akan mengerahkan 2.000 pasukan Garda Nasional tambahan sebagai tanggapan terhadap protes keimigrasian di Los Angeles.

    Baca: Kebijakan Tarif Impor Donald Trump dibatalkan Mahkaman Perdagangan AS

    “Saya baru saja diberi tahu bahwa Trump akan mengerahkan 2.000 tentara Garda Nasional ke L.A.,” kata Newsom di X.

    Sebelumnya pada Sabtu (7/6/2025), Trump menandatangani arahan yang menegaskan kewenangannya untuk mengerahkan minimal 2.000 tentara Garda Nasional ke Los Angeles

    Langkah ini diambli setelah terjadi bentrokan antara pejabat imigrasi dan pelaku pengunjuk rasa.

    “2.000 tentara pertama yang dikerahkan, mereka tidak diberi makanan atau air. Hanya sekitar 300 orang yang dikerahkan — sisanya ditelantarkan, tidak diberi tugas, berada di gedung-gedung federal serta tidak mendapatkan perintah,” ujar Newsom.

    “Ini bukan tentang keselamatan publik. Ini tentang memuaskan ego presiden yang berbahaya. Ini gegabah. Tidak ada gunanya. Dan tidak menghormati pasukan kita,” tambahnya.

    Baca: Donald Trump akan tutup puluhan Kedutaan dan Konsulat AS

    Komando Utara AS (USNORTHCOM) mengatakan pada Senin bahwa mereka akan mengirim 700 Marinir ke Los Angeles untuk membantu Garda Nasional merespons protes terkait keimigrasian.

    “Karena meningkatnya ancaman terhadap penegak hukum federal dan gedung-gedung federal, sekitar 700 Marinir AS yang bertugas aktif dari Camp Pendleton dikerahkan ke Los Angeles untuk memulihkan ketertiban,” kata Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

    Sejumlah protes merebak sejak Jumat (6/6/2025), setelah agen Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) menggerebek bisnis lokal dan menahan ratusan orang yang dicurigai tinggal di AS secara ilegal.

    Pemerintahan Trump mengatakan penggerebekan ICE akan terus berlanjut sebagai bagian dari rencana presiden untuk menindak tegas aktivitas imigrasi ilegal.

    Sumber: Antaranews.com/Anadolu

  • Mayoritas Warga Amerika Serikat Tidak Ingin Negaranya Terlibat dalam Perang Iran-Israel

    Mayoritas Warga Amerika Serikat Tidak Ingin Negaranya Terlibat dalam Perang Iran-Israel

    7cloud.asia – Mayoritas (60 persen) warga Amerika Serikat (AS) menolak campur tangan negara itu dalam konflik antara Israel dan Iran yang telah memasuki hari ke-6.

    Demikian hasil jajak pendapat yang dilakukan YouGov dan The Economist. Pada Selasa, portal berita Axios melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan secara serius kemungkinan AS terlibat dalam konflik di Timur Tengah itu.

    Salah satunya, melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, khususnya pusat pengayaan uranium bawah tanah di Fordow.

    Baca: Amerika Serikat tutup kedutaannya di Tel Aviv

    Hanya 16 persen responden dalam jajak pendapat itu yang mendukung keterlibatan militer Amerika, sedangkan 24 persen lainnya mengaku tidak tahu atau belum menentukan sikap.

    Di sisi lain, mayoritas responden (56 persen) mendukung keterlibatan AS dalam perundingan dengan Iran terkait program nuklir di negara itu, sedangkan 18 persen responden lainnya menentang.

    Survei tersebut dilakukan pada 13–16 Juni dengan melibatkan lebih dari 1.500 responden dari seluruh AS.

    Baca: Iran lancarkan serangan balasan ke Israel

    Sebelumnya, Amerika Serikat dilaporkan mengerahkan lebih banyak jet tempur ke Timur Tengah di tengah meningkatnya konflik antara Israel dan Iran, Fox News melaporkan pada Selasa (17/6/2025).

    Mengutip seorang pejabat AS, media itu menyebutkan bahwa Washington juga memperpanjang masa tugas pasukan udara yang sudah ditempatkan di kawasan itu.

    Menurut sang pejabat, pengerahan itu mencakup kekuatan udara defensif, yang melibatkan jet-jet tempur seperti F-16, F-22, dan F-35.

    Sumber: Antaranews.com/Sputnik-OANA

  • Solidaritas Buruh dan Rakyat Desak AS Hentikan Serangan Militer ke Venezuela

    Solidaritas Buruh dan Rakyat Desak AS Hentikan Serangan Militer ke Venezuela

    7cloud.asia – Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK), berunjuk rasa di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika pada Selasa (06/01/2026).

    Aksi kali ini sebagai bentuk solidaritas untuk rakyat Venezuela serta mengecam keras dugaan serangan militer Amerika Serikat (AS) ke sejumlah wilayah di Venezuela.

    Mereka menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara dan hukum internasional.

    Dalam orasinya, mereka menyoroti kebijakan Presiden AS Donald Trump yang memerintahkan blokade distribusi minyak keluar-masuk Venezuela.

    Baca: Sekjen PBB Kecam Penangkapan Presiden Venezuela

    Langkah ini dinilai sebagai bagian dari rangkaian tekanan ekonomi dan militer terhadap Venezuela, termasuk penyitaan kapal tanker minyak serta operasi militer di kawasan Karibia dengan dalih pemberantasan narkotika.

    “Serangkaian tindakan ini merupakan bentuk agresi terhadap negara berdaulat yang tidak pernah melakukan provokasi maupun ancaman militer terhadap Amerika Serikat,” kata salah satu peserta aksi dalam orasinya.

    GEBRAK melihat agresi militer, embargo ekonomi, dan blokade telah memperburuk kondisi kemanusiaan di Venezuela, khususnya terhadap kelompok rentan seperti perempuan.

    Tekanan ekonomi dinilai berdampak pada keterbatasan akses pangan, layanan kesehatan, serta meningkatnya risiko kekerasan berbasis gender dan pemiskinan struktural.

    Baca: Serangan AS ke Venezuela Langgar Hukum Internasional

    Tindakan militer AS tersebut dinilai bertentangan dengan Pasal 2 ayat (4) Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang melarang penggunaan kekuatan terhadap keutuhan wilayah dan kemerdekaan politik negara lain.

    Dalam pernyataan sikapnya mereka menolak intervensi militer terhadap Venezuela dan mendesak pembebasan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro dan istrinya.

    Tuntutan lainnya dalam aksi ini mendesak Amerika Serikat agar menghentikan embargo ekonomi Amerika Serikat.

    Mereka juga mendesak pemerintah Indonesia agar menghentikan kerja sama dengan Amerika Serikat.

     

  • Jurnalis Konservatif AS Jajaki Pembentukan Partai Ketiga Selain Republik dan Demokrat

    Jurnalis Konservatif AS Jajaki Pembentukan Partai Ketiga Selain Republik dan Demokrat

    7cloud.asia – Seorang jurnalis Amerika Serikat, Tucker Carlson, menyatakan tekadnya untuk melakukan segala upaya demi mendirikan partai politik ketiga di AS yang dapat menjadi alternatif di luar Partai Republik maupun Partai Demokrat.

    Dalam wawancara dengan Columbia Journalism Review dikutip pada Rabu (1/7/2026) Carlso menyebut apa yang terjadi di ASvsaat ini bukanlah demokrasi.

    “Ini adalah negara satu partai yang berpura-pura menjadi negara demokrasi, dan sistem itu harus diubah. Akan ada partai ketiga, dan saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk mewujudkannya,” kata Carlson

    Dalam wawancara itu, Carlson mengatakan Amerika Serikat membutuhkan “upaya yang sungguh-sungguh untuk mencari tahu apa yang benar-benar bermanfaat bagi negara.”

    Meski demikian, Carlson menegaskan bahwa dirinya tidak bersedia menjadi kandidat yang diusung oleh partai ketiga tersebut.

    Mengutip The New York Times, Al Jazeera menyebut Carlson menegaskan bahwa dirinya tidak berniat terjun ke dunia politik ataupun menantang Trump dalam pemilihan presiden.

    Baca: Unjuk Rasa Besar-besaran Memprotes Kebijakan Donald Trump

    Sebaliknya, ia ingin mengabdikan upayanya untuk membantu membangun sebuah partai baru yang dinilainya mampu menawarkan alternatif politik bagi rakyat Amerika.

    Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya gejolak politik di Amerika Serikat. Partai Republik disebut tengah menghadapi perpecahan akibat kebijakan Trump dalam perang terhadap Iran.

    Perdebatan internal juga mengemuka di Partai Republik seiring menguatnya kubu progresif, terutama terkait sikap terhadap Israel dan perang di Jalur Gaza.

    Amerika butuh alternatif
    Carlson mengakui bahwa membentuk partai ketiga di Amerika Serikat bukan perkara mudah karena sistem politik negara itu selama ini didominasi oleh Partai Republik dan Partai Demokrat.

    Meski demikian, ia menilai masyarakat Amerika kini kehilangan pilihan politik yang benar-benar berbeda. Menurutnya, kedua partai besar tidak menawarkan perbedaan mendasar dalam isu-isu penting seperti perang maupun kebijakan fiskal.

    Ia bahkan menyebut kondisi tersebut membuat Amerika Serikat tampak seperti “negara satu partai yang berpura-pura menjadi demokrasi”, seraya menegaskan bahwa keadaan itu harus diubah.

    Baca: Gagal Kantungi Persetujuan Kongres, Donald Trump Harus Akhiri Operasi Militer di Iran

    Carlson juga mengisyaratkan bahwa partai baru yang ingin dibangunnya akan mengusung kebijakan penghentian imigrasi secara total.

    Menurutnya, arus imigrasi berkontribusi terhadap meningkatnya angka pengangguran, meskipun pandangan tersebut bertentangan dengan pendapat banyak ekonom yang tidak menemukan hubungan langsung antara keduanya.

    Carlson yang baru keluar dari Partai Republik, bersama sejumlah jurnalis AS lainnya, seperti Candace Owens, Megyn Kelly, dan Alex Jones secara terbuka menolak keputusan Presiden Donald Trump untuk meluncurkan operasi militer terhadap Iran.

    Pemilihan umum paruh waktu (midterm elections) AS dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2026. Sejumlah analis menilai Partai Republik terancam kehilangan kendali atas Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS dari Partai Demokrat.

    Para pakar mengaitkan potensi hilangnya kursi mayoritas Partai Republik di Kongres tersebut dengan merosotnya elektabilitas pemerintahan Trump akibat kampanye militer terhadap Iran serta lonjakan harga energi.

    Esti Utami, dari berbagai sumber