7cloud.asia – Sejumlah relawan paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dan paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendeklarasikan perlawanan bersama atas pemilu curang.
Salah satu relawan Ganjar-Mahfud, Marlin menjelaskan deklarasi ini untuk mendorong DPR menggunakan hak angket agar dapat mengusut berbagai kecurangan Pilpres 2024.
Selain itu, lanjut Marlin, pihaknya juga mengungkapkan banyak tindakan dan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama pemilu yang dianggap tidak netral.
Baca: Aksi dukung hak angket di berbagai daerah
“Demi kebaikan Bangsa dan negara, kami perwakilan jutaan pendukung baik dari 01 dan 03 mendesak Dewan Perwakilan Rakyat untuk melakukan pemakzulan kepada Presiden Jokowi atas tindakannya tidak netral dalam pemilu 2024,” kata Marlin seperti yang dilansir CNN Indonesia.
Sementara itu, relawan AMIN, Winston Herlanjaya menjelaskan ada indikasi kecurangan yang dilakukan secara bersama-sama oleh pemerintah.
Karena itu, kedua kubu sepakat untuk menolak kecurangan yang terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif tersebut.
“Kami berkumpul mewakili jutaan pejuang perubahan dari Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendeklarasikan perlawanan atas pemilu curang,” kata salah satu relawan AMIN, Winston Herlanjaya dalam konferensi pers, di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (28/2).
Baca: Mahfud ungkap dua jalur usut kecurangan pemilu
Selanjutnya Winston mengakui gerakan bersama ini dilakukan tanpa koordinasi dengan pasangan capres-cawapres dukungan mereka.
Ia menyebut gerakan ini adalah upaya demokratis antara dua kubu yang dilakukan secara mandiri untuk melawan kecurangan.
“Sikap kami ke depan jelas menolak cara-cara curang pemilu 2024 yang di lakukan oleh oknum rezim berjamaah yang libatkan penyelenggara Pemilu,” tegas Winston.
Reporter: Nurakhmayani
