Tag: banjir dan longsor

  • Gembiranya Anak-anak di Padang Saat Boneka Mengedukasi Korban Banjir

    Gembiranya Anak-anak di Padang Saat Boneka Mengedukasi Korban Banjir

    7cloud.asia – Canda, tawa dan celoteh anak-anak korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat ini mewarnai sesi edukasi cuci tangan di Batipuh Panjang pada Selasa (9/12/2025) lalu.

    Sekitar 25 anak berkumpul di sebuah lapangan. Mata mereka tertuju pada sebuah boneka, Dodo berwajah lucu yang dimainkan oleh staf PMI Brebes, Safa’atulloh.

    Safaat, sapaan akrab pria berusia 30 tahun ini, menggunakan kemampuan ventriloquist atau seni berbicara dengan menggerakkan boneka tidak hanya sekedar memberikan hiburan.

    Safaat bersama tim dari PMI juga memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), terutama tentang cara cuci tangan pakai sabun kepada anak-anak korban bencana.

    Baca: PMI Distribusikan 250 Liter Air Bersih untuk Korban Bencana di Padang

    Anak-anak yang hadir tampak antusias mendengar penjelasan dari Safaat dan Dodo. Seperti yang diungkapkan oleh Kuin. Bocah berusia 5 tahun ini tampak begitu bersemangat. “Aku seneng dan gemes sama Dodo, soalnya mukanya lucu!” celoteh Kuin. 

    Sementara itu, Deni (6 tahun) mengangkat tangan ketika ditanya siapa yang rutin menjaga kebersihan. “Aku selalu nurut sama orangtua. Aku sikat gigi dan cuci tangan sebelum makan,” jawabnya bangga.

    Di tengah kerja teknis tim air dan sanitasi, dari menyalurkan air bersih hingga mengelola air bersih, kehadiran Dodo memberi sentuhan berbeda.

    Baca: PMI Kerahkan Tim Mobile Clinic untuk Korban Bencana Banjir di Aceh 

    Ia membantu menjembatani komunikasi antara relawan dan anak-anak, yang biasanya rentan secara psikologis setelah bencana.

    “Selama ada Dodo, anak-anak lebih fokus dan suasana jadi lebih cair. Mereka lebih berani menjawab dan bertanya,” kata Safaat.

    Kisah Safaat dan Dodo menunjukkan bahwa aksi kemanusiaan tak hanya soal logistik. Ia juga tentang cara kreatif menjangkau masyarakat, terutama mereka yang paling rentan dan paling membutuhkan perhatian.