Tag: beras impor

  • DPR Sayangkan Bulog yang Gelontorkan Beras Impor ke Sumbawa Saat Petani Panen Raya

    DPR Sayangkan Bulog yang Gelontorkan Beras Impor ke Sumbawa Saat Petani Panen Raya

    7cloud.asia – Sebanyak 1000 ton beras impor asal Vietnam akan masuk ke Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui proses bongkar muat di Pelabuhan Lembar. Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Masuknya beras impor ke Sumbawa ini mendapat sorotan dari Anggota DPR dari Dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) I Johan Rosihan yang mengaku prihatin dan khawatir.

    Berdasarkan informasi yang diterima Johan dari Bulog, pasokan beras impor tersebut akan masuk Sumbawa dalam waktu dekat. Menurutnya, tindakan impor ini akan berdampak serius merugikan petani mengingat saat ini sedang panen raya.

    Johan mengingatkan Bulog agar jangan sembarangan melakukan pasokan beras impor ke wilayah sentra produksi beras nasional.

    Menurutnya, harus ada pertimbangan yang matang untuk menjaga keberpihakan kepada petani yang tengah menghadapi musim panen raya.

    Baca: DPR pertanyakan basis data impor beras 2024

    Rencana pasokan beras impor ini membuat para petani yang sedang panen dilanda kekhawatiran jatuhnya harga gabah akibat pasokan beras impor ini.

    “Masuknya beras impor ke Pulau Sumbawa bakal mencekik petani. Hal ini akan mengganggu beban mental petani yang sedang berusaha meningkatkan produksi beras,” ujar Johan dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Minggu (7/4/2024).

    Anggota Komisi IV DPR ini menegaskan Pemerintah harus sadar bahwa pasokan beras impor ini akan mempengaruhi harga di tingkat petani.

    Untuk itu Politisi Fraksi PKS ini meminta pemerintah harus bertanggung jawab untuk menjamin agar harga gabah di tingkat petani tidak jatuh.

    “Pemerintah harus bertanggung jawab terhadap semua kerugian yang dialami petani akibat dari pasokan beras impor ini,” ucap Johan.

    Baca: Ini alasan pemerintah terus mengimpor beras 

    Selain itu, lanjut Johan, pemerintah harus menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) saat pasokan beras impor tersebut masuk ke Pulau Sumbawa agar harga jual petani tidak jatuh.

    Sehingga, para petani diharapkan dapat menikmati keuntungan pada saat panen raya ini.

    “Pemerintah harus pastikan bahwa petani tidak boleh mengalami kerugian akibat pasokan beras impor ini. Kita harus memberi dukungan bagi semua petani untuk meningkatkan produksi beras di kawasan sentra beras seperti di Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat ini,” imbuh Johan.

    Di sisi lain, Johan meminta Bulog agar tidak berdalih pasokan beras impor tersebut untuk kebutuhan bantuan pangan.

    Sebab, menurutnya, bantuan pangan untuk masyarakat haruslah diprioritaskan bersumber dari hasil keringat petani di Sumbawa dan KSB.

    Baca:  Ada kebijakan yang keliru di balik lonjakan harga beras

    Dengan demikian daerah sentra beras mampu berfungsi sebagai sumber utama pasokan beras di wilayah tersebut.

    Dengan cara ini, lanjutnya, sekaligus akan membantu petani memasarkan hasil panennya.

    Menurut data yang dimiliki Johan, di Kabupaten Sumbawa sejak Bulan Januari 2024 sudah terealisasi 730 Hektar dan puncak panen raya April ini diprediksikan mencapai 15.450 hektare.

    ”Apakah daerah surplus beras ini harus dirasuki lagi oleh pasokan beras impor, sungguh di luar nalar,” tutupnya.