Tag: berita

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Kritik kepada Budiman Sudjatmiko hingga Kota Pilihan Saat Pensiun

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Kritik kepada Budiman Sudjatmiko hingga Kota Pilihan Saat Pensiun

    7cloud.asia – Berita mengenai kritik aktivis pro demorasi Petrus Hariyanto terhadap Budiman Sudjatmiko menjadi berita terpopuler pekan ini di 7cloud.asia.

    Budiman Sudjatmiko dinilai telah menanggalkan nilai-nilai yang selama ini dijunjung tinggi para aktvis yakni menjaga integritas

    Berita apa asaja yang  menjadi berita terpopuler pekan ini selain tentang sikap Budiman Sudjatmiko, berikut daftarnya: 

    1. Kritik terhadap Budiman Sudjatmiko 

    Aktivis pro demokrasi yang juga mantan sekjen Partai Rakyat Demokratik (PRD) Petrus Hariyanto menyatakan Budiman Sudjatmiko adalah contoh utama aktivis yang rusak moralnya.

    Budiman Sudjatmiko dinilai sebagai aktivis yang rusak moralnya. Contoh aktivis yang melihat masa lalunya sebagai batu loncatan, untuk naik panggung politik, meraih kekuasaan.

    “Contoh buruk bagi generasi muda,” jelas pria yang akrab disapa Hari kepada 7cloud.asia pada Kamis (14/12/2023).

    Baca berita lengkapnya di sini

    2. Kota pilihan untuk menghabiskan masa pensiun

    Mereka yang kini sedang mencari kota untuk tinggal di masa pensiun atau usia lanjut, baik untuk diri sendiri maupun orang tua/mertua ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan.

    Kelengkapan fasilitas adalah faktor utama kala mencari kota yang nyaman untuk tinggal di masa pensiun

    Faktor-faktor tersebut antara lain kedekatan lokasi, kelengkapan infrastruktur, biaya hidup, serta kondisi lingkungan yang tenang.

    Baca berita selengkapnya di sini

    3. Rakyat, seniman dan mahasiswa bergerak bersama tolak politik dinasti Jokowi

    Ribuan anggota masyarakat dan aktivis pro demokrasi, Sabtu (9/12/2023) menghadiri konser Panggung Rakyat Bongkar yang dihelat di Stadion Madya, Senayan Jakarta.

    Konser yang berlangsung sejak siang itu, peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Selamatkan Demokrasi Indonesia (ASDI) merilis pernyataan bersama.

    Dalam pernyataannya ASDI menyebut, Indonesia menghadapi ancaman serius resesi demokrasi. Ancaman ini tampak dari penyusutan ruang kebebasan publik untuk kritik dan protes.

    Baca berita selengkapnya di sini

    4. Pramusapa

    Pada Rabu (20/9/2023) malam saya kembali menemukan pramusapa 

    Pramusapa bernama Raka Novan sedang memandu dua orang disabilitas netra, Dadan dan rekannya, dari Halte TransJakarta Velbak menuju Stasiun Kebayoran.

    Setelah mengantar dua disabilitas netra hingga pintu masuk dan memastikan mereka diterima petugas pramusapa di Stasiun Kebayoran, ia kembali ke basenya di Halte TransJakarta Velbak.

    Baca berita selengkapnya di sini

    5. Pemanasan global 

    Pemanasan global yang dipicu emisi karbon yang dihasilkan dari bahan bakar fosil menjadi masalah lingkungan yang menduduki posisi paling atas.

    Dilansir earth.org, pada Mei 2023, kadar PPM CO2 (bagian per juta) berada pada angka 420,00 dan suhu rata-rata global naik sebesar 1,15 derajat Celcius jika dibandingkan suhu di era pra-industri.

    Tidak diragukan lagi, hal ini merupakan salah satu masalah lingkungan terbesar dalam hidup kita: ketika emisi gas rumah kaca menyelimuti bumi, panas matahari terperangkap dan menyebabkan pemanasan global.

    Baca berita selengkapnya di sini

  • Gen Z Masih Berminat Baca Berita, Ini Isu yang Mereka Sukai

    Gen Z Masih Berminat Baca Berita, Ini Isu yang Mereka Sukai

    7cloud.asia – Banyak kalangan mengira, Generasi Z atau yang lebih dikenal dengan en Z tak lagi tertarik membaca berita. Namun survei yang dilakukan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menemukan hal yang sebaliknya.

    Survei yang dilakukan UMN pada 20 Agustus hingga 5 September 2025 di Jabodetabek, Bali, dan daerah lain menemukan bahwa minat gen Z terhadap informasi masih sangat besar.

    Di sela Local Media Summit 2025 yang digelar beberapa waktu lalu, Head of Magister Program and Researcher UMN, Ignatius Haryanto memaparkan pada dasarnya Gen Z sangat siap menerima pemberitaan tanpa membeda-bedakan karena media digital semakin berkembang cukup cepat.

    Temuan ini menunjukkan bahwa generasi muda adalah audiens yang adaptif dan terbuka terhadap berbagai bentuk penyampaian berita digital.

    Baca: Media cetak independen yang sedang digandrungi gen Z skena

    Kepada 7cloud.asia, Ignatius Haryanto mengungkapkan, dari penelitian ini terungkap Gen Z menyukai berita-berita lokal yang relate dengan mereka, juga berita terkait isu politik dan hukum.

    ”Itu sebabnya pada aksi akhir Agustus lalu, banyak Gen Z yang ikut berunjuk rasa, karena mereka mengikuti berita yang mencerminkan ketidakpuasan mereka,” terangnya.

    Riset ini melibatkan sekitar 1000an responden dari berbagai kota sehingga bisa menjadi gambaran yang agak menyeluruh meski tidak bisa dikatakan menggambarkan kondisi yang 100 persen.

    Karena itu, Ignatius menegaskan, riset ini menumbuhkan optimisme bahwa generasi muda bukan kelompok yang sama sekali abai pada berita.

    Gen Z, ujarnya, juga adalah mereka yang haus berita dan hal-hal serius terkait masalah bangsa, tak hanya mengonsumsi informasi hiburan saja.

    Baca: Gen Z skena memberi harapan baru pada media cetak

    Ignatius menambahkan, dari riset ada tiga hal yang menjadi perhatian Gen Z yaitu terkait sustainable environment (lingkungan), kedua soal financial freedom, dan ketiga soal mental health.

    ”Tiga hal itu yang menjadi concern para Gen Z, sehingga kemudian berita lingkungan sangat cocok dengan Gen Z karena mereka memiliki kepedulian yang besar pada lingkungan,” tandasnya.

    Penelitian lain juga menyebut minat Gen Z terhadap berita online sangat tinggi, namun mereka cenderung mencari informasi melalui media sosial seperti TikTok, YouTube, dan Instagram,

    Berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z mengutamakan konten yang ringkas, visual, dan mudah diakses di mana saja.

    Mereka menyukai berita yang disajikan dalam format video pendek, infografis, atau artikel dengan highlight yang menarik, karena dinilai lebih praktis dan instan daripada format konvensional.