Tag: blibli

  • Langkah Membumi Festival: Upaya Membumikan Ekonomi Sirkular

    Langkah Membumi Festival: Upaya Membumikan Ekonomi Sirkular

    7cloud.asia – Pada awal November 2024 lalu digelar sebuah acara bertajuk Langkah Membumi Festival (LMF) 2024 yang diinisiasi oleh Blibli Tiket Action dan Ecoxyztem.

    Sebagai salah satu pemain di sektor e-commerce, Blibli mengajak semua lapisan masyarakat, mulai dari remaja hingga lansia, untuk lebih mengenal dan menerapkan gaya hidup keberlanjutan dengan cara yang membumi, penuh aksi nyata, dan kolaboratif.

    Langkah Membumi Festival ini merupakan persembahan program sustainability Blibli Tiket Action dari Blibli Tiket—Payung program keberlanjutan Blibli Tiket—bersama venture builder Ecoxyztem.

    Chief Operating Officer (COO) dan Co-Founder Blibli Lisa Widodo mengatakan, berbagai kalangan yang hadir pada Langkah Membumi Festival mengambil peran untuk memahami perjalanan mereka untuk keberlanjutan Bumi.

    “Melihat antusiasme dari para pengunjung, kami berharap, festival ini terus membawa dampak lebih besar dan menjadi pergerakan bersama,“ ujarnya dalam siaran pers, Senin (18/11/2024).

    Lisa menambahkan, pihaknya membuka pintu bagi siapa pun yang ingin bergabung dalam gerakan ini untuk bersama membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

     

    Baca: Ekonomi sirkular jadi cara untuk mengurai masalah sampah plastik

    Sebanyak 18.000 partisipan terlibat pada acara Langkah Membumi Festival (LMF) 2024 ini, baik sebagai peserta maupun sebagai pengunjung.

    Kehadiran ribuan pelajar dan mahasiswa menunjukkan bahwa festival ini dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyerap inspirasi dari berbagai inovasi dan produk berkelanjutan yang dipamerkan.

    Langkah Membumi Festival juga diukur dampaknya oleh sebuah sustainability impact partner, bernama Life Cycle Indonesia.

    Langkah Membumi Festival tercatat dapat mencegah emisi sebesar 10.6 ton setara karbondioksida (CO2e) di antaranya lewat penggunaan barang bekas.

    Hal ini membuktikan bahwa acara besar dapat diselenggarakan secara lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

    Baik festival maupun berbagai inisiatif dari sejumlah startup menunjukkan bahwa menjaga bumi lewat ekonomi sirkular adalah keniscayaan.

    Baca: Penerapan ekonomi sirkular hasilkan keuntungan 108,5 miliar dolar setahun

    Di acara ini dihadirkan tiga ecopreneur yang turut membagikan inspirasi gerakan ekonomi sirkular. Sebut saja boolet.id yang mendaur ulang sumpit dan tusuk sate sekali pakai menjadi panel-panel pengganti kayu atau woodlet.

    Noovoleum, ecoprenuer yang mengolah minyak jelantah menjadi bahan baku atau sustainability aviation fuel (SAF) untuk bahan bakar yang lebih ramah lingkungan ketimbang bahan bahan fosil.

    Juga Plustik, perusahaan rintisan yang berfokus untuk mendaur ulang plastik menjadi produk lain, mulai dari paving block, floor decking, dudukan ponsel, gantungan baju, hingga perahu.

    Lewat pendekatan ekonomi sirkular, mereka tidak hanya mengurangi limbah dan menekan laju deforestasi, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal serta menciptakan model bisnis berkelanjutan.

    Solusi tersebut juga menunjukkan bahwa isu lingkungan dapat diatasi dengan pendekatan kreatif yang menghasilkan manfaat ekonomi, seperti pendapatan tambahan bagi masyarakat dan pengembangan UMKM lokal.

    Inisiatif itu menjadi bukti bahwa transformasi menuju ekonomi hijau mampu menciptakan peluang kolaborasi dan pertumbuhan yang inklusif di berbagai sektor.

    Dalam konteks perubahan iklim, gerakan tersebut juga menunjukkan bahwa masa depan yang berkelanjutan dapat tercapai dengan mengubah tantangan menjadi peluang inovasi.