Tag: Budi Arie

  • Mungkinkah Penyidik Polda Metro Jaya Periksa Mantan Menkominfo Budi Arie

    Mungkinkah Penyidik Polda Metro Jaya Periksa Mantan Menkominfo Budi Arie

    7cloud.asia – Masyarakat mendorong Polda Metro Jaya terus membongkar tuntas praktik mafia judi online yang dilakukan oleh pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

    Polda Metro Jaya juga diminta memeriksa mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie karena dinilai ikut bertanggung-jawab atas praktik mafia judi online.

    Bagaimana kans penyidik Polda Metro Jaya memeriksa Budi Arie yang selama ini dikenal pendukung setia mantan presiden Jokowi.

    Dilansir Tempo.co, ahli hukum pidana Universitas Indonesia Chudry Sitompul mengatakan, kepolisian tidak perlu takut memanggil Ketua Umum Projo tersebut.

    Pasalnya, pegawai yang diketahui melindungi situs judi online itu berada di bawah tanggung jawab Budi Arie saat menjabat Menkominfo.

    Baca: PPATK temukan Anak umur 10 tahun terjebak judi online

    “Harus dong diperiksa untuk memastikan unsur penyertaan,” kata Chudry dikutip Tempo.co, Minggu (10/11/2024).

    Chudry mengatakan, dalam hukum pidana ada teori yang menyebabkan orang turut serta terlibat dalam tindak pidana yakni kesengajaan dengan kemungkinan atau kealpaan. Dalam kasus ini, Budi Arie harus diperiksa apakah ditemukan unsur kealpaan ketika menjabat.

    “Kealpaan itu kan, dia tahu akibatnya tapi tidak dilakukan,” kata Chudry.

    Chudry mengatakan, sebagai Menteri Kominfo, Budi Arie bertanggung jawab atas pemblokiran situs-situs judi online.

    Seharusnya ada monitoring kegiatan yang dilakukan oleh para bawahannya tersebut, terlebih pemberantasan judi online ini sedang digencarkan oleh pemerintah karena merugikan masyarakat.

    Baca: Pemberantasan judi online harus dari hulu ke hilir

    “Seharusnya tahu akibatnya kalau dia tidak melakukan pengawasan ke anak buahnya, bisa terjadi penyalahgunaan,” kata Chudry.

    Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya berencana memeriksa eks Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi sebagai saksi dalam kasus mafia judi online di Komdigi. Jadi atau tidaknya pemeriksaan itu bergantung pada hasil penyidikan yang saat ini sedang berjalan.

    “Nanti akan kami dalami lebih lanjut,” ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Wira Satya Triputra soal rencana pemeriksaan Budi Arie.

    Menanggapi rencana itu, Budi Arie menyatakan kesiapannya untuk diperiksa dalam kasus judi online. Ia mengklaim, dirinya tidak terlibat kasus yang menjerat bekas anak buahnya.

    “Selalu siap, kita warga negara,” kata Budi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 6 November 2024.

    Baca: OJK blacklist bandar judi online

    Dalam kasus jasa mengamankan situs judi online ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan 15 orang sebagai tersangka. Sebanyak 11 tersangka merupakan pegawai Komdigi.

    Para tersangka ini sebenarnya bertugas memblokir laman judi online, namun mereka justru menjaganya dan meminta bayaran dari pemilik situs.

    “Jadi mereka ini bertugas untuk memblokir situs-situs judi online. Mereka diberikan akses untuk melihat website-website judi online dan memblokirnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Ade Ary Syam Indradi di Bekasi, Jumat, 1 November 2024.

    Para tersangka ini mengaku memblokir laman judi online setiap dua minggu sekali. Apabila dalam dua minggu pemilik laman tidak menyetor uang kepada Adhi Kismanto, maka lamannya akan diblokir.

    Komplotan ini menetapkan tarif Rp 8,5 juta per situs sebagai jasa pengamanan agar tidak diblokir.

  • Istana Tak Akan Halangi Pemeriksaan Budi Arie Terkait Judi Online, Masyarakat Tunggu Ketegasan Polri

    Istana Tak Akan Halangi Pemeriksaan Budi Arie Terkait Judi Online, Masyarakat Tunggu Ketegasan Polri

    7cloud.asia – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan, pihak Istana Kepresidenan tak menghalangi aparat penegak hukum mengusut siapa pun yang diduga terkait dengan judi online

    Sikap ini juga berlaku untuk mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi.

    Budi Arie yang kini menjabat sebagai Menteri Koperasi itu belakangan banyak dikait-kaitkan dengan judi online, setelah polisi meringkus 10 pegawai Kementerian Kominfo terkait judi online.

    Prasetyo mengatakan, seperti yang disampaikan oleh Presiden, tentu semangatnya yang pertama adalah perkara judi online itu adalah sesuatu yang harus segera kita selesaikan.

    “Kalau kita berantas, beliau ingin menegakkan hukum setegak-tegaknya,” kata Prasetyo kepada wartawan di kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kamis (14/11/2024).

    “Jadi kalau berkaitan dengan masalah itu (Budi Arie) semua dikembalikan ke fakta hukum, semua dikembalikan ke aparat penegak hukum,” ujar dia.

    Baca: Akankah Polda Metro Jaya periksa Budi Arie

    Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan petunjuk dan arahan kepada jaksa agung dan kapolri untuk menangani masalah judi online, termasuk kepada Menteri Komdigi Meutya Hafid.

    Politikus Partai Gerindra itu menegaskan bahwa pemberantasan judi online telah menjadi komitmen pemerintah.

    “Kan tadi sudah saya sampaikan, kalau komitmen, iya. Kalau memang betul-betul ditemukan ya enggak ada masalah, itu harus ditangani, harus ditindak setegas-tegasnya,” ucap dia.

    “Kalau masalah komitmen ya begitu. Tidak ragu-ragu Bapak Presiden sebelum melakukan lawatan keluar negeri berkali-kali menekankan mengenai masalah ini,” jelas Prasetyo.

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan menyatakan tidak ada toleransi bagi tindakan para tersangka judi online.

    “Kita hormati apa yang dilakukan oleh Polri, yang sedang bekerja keras untuk terus mengungkap kasus-kasus judi online juga proses hukum sampai tuntas,” kata Budi Gunawan saat ditemui di kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta Timur pada Kamis, (14/11/2024).

    Baca: PPATK temukan anak umur 10 Tahun terjebak judi online

    Ia menyerahkan semua hal teknis kepada Kapolri Listyo Sigit, dan mengimbau masyarakat juga menghormati upaya maupun pembelaan hukum dari para tersangka.

    Ia menekankan bahwa proses hukum belum mengarah pada menjadikan Budi Arie sebagai tersangka. “Ya, kan, belum ada arah ke sana secara terbuka yang disampaikan oleh Polri. Kita tunggu saja seperti apa,” tuturnya.

    Mengutip Tempo.co, nama Budi Arie akhir-akhir ini menjadi sorotan karena mantan anak buahnya di Kominfo menjadi tersangka judi online.

    Budi Arie disebut dekat dengan salah satu tersangka mafia judi online berinisial T. Namun ia menyebut T adalah orang dekat eks Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

    Ia mengatakan T adalah orang yang merekomendasikan Adhi Kismanto (AK) kepada dirinya. AK adalah tersangka lain yang ditangkap kepolisian.

    Polda Metro Jaya kini telah menetapkan 18 orang sebagai tersangka dalam kasus jasa mengamankan judi online. Dari 18 orang itu, sepuluh di antaranya merupakan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

    Baca: Pemberantasan judi online harus dari akarnya

    Para tersangka sebenarnya bertugas memblokir laman judi online agar tidak bisa diakses oleh masyarakat di Indonesia. Namun, menurut keterangan polisi, mereka justru menjaganya dan meminta bayaran dari pemilik situs.

    Para tersangka ini mengaku memblokir laman judi online setiap dua pekan sekali. Apabila dalam dua minggu pemilik laman tidak menyetor uang kepada AK, maka lamannya akan diblokir.

    Komplotan ini menetapkan tarif Rp 8,5 juta per situs sebagai jasa pengamanan agar tidak diblokir.

    Sementara itu, Budi Arie telah berulang kali membantah tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam praktik judi online.

    Budi Arie mengaku siap apabila diperiksa polisi soal praktik judi online di kementerian yang pernah ia pimpin.