Tag: burung layang-layang

  • Mengenali Migrasi Tahunan Burung Layang-layang: Tempuh Jarak Ribuan Kilometer

    Mengenali Migrasi Tahunan Burung Layang-layang: Tempuh Jarak Ribuan Kilometer

    7cloud.asia – Ribuan burung layang-layang asia (Hirundo rustica) mulai terlihat singgah di kota Indramayu, Jawa Barat pada Jumat (7/2/2025).

    Jawa Barat merupakan salah satu tempat singgahnya burung layang-layang Asia saat mereka melakukan migrasi tahunan menghindari cuaca dingin di belahan bumi utara yang menjadi tempat mereka berkembang-biak.

    Dilansir birdoftheworld.org, burung layang-layang biasanya berkembangbiak di belahan bumi utara seperti Eropa, Amerika utara atau Asia utara.

    Di dunia, ada sekitar 88 jenis burung layang-layang Asia, namun hanya tujuh di antaranya merupakan residen dan bermigrasi ke Indonesia.

    Saat musim dingin tiba, burung layang-layang berimigrasi menghindari udara dingin dengan berimigrasi ke belahan bumi selatan yang lebih hangat.

    Baca: Kenaikan suhu air laut picu migrasi biota

    Adapun rute imigrasi burung yang tergolong kecil adalah mulai ke Amerika Tengah dan Selatan, Spanyol selatan, Maroko, Mesir, sub-Sahara Afrika, Timur Tengah, India, Indochina, Malaysia, Australia, hingga Indonesia.

    Bulan September menjadi bulan permulaan migrasi burung layang-layang tersebut. Kelompok pertama bakal tiba disusul kelompok berikutnya hingga Desember.

    Kawanan burung layang-layang akan kembali ke habitat asalnya pada Februari dan Maret saat cuaca menghangat.

    Burung layang-layang yang berbiak di Eropa biasanya bermigrasi ke sejumlah wilayah di Afrika. Burung layang-layang Amerika akan bermigrasi ke Amerika latin.

    Sementara burung layang-layang yang singgah di Indonesia diperkirakan berasal dari Siberia, Rusia dan China yang merupakan daerah berkembang-biaknya burung-burung layang Asia.

    Dilansir mongabay.com, untuk menghindari udara dingin, burung layang-layang asia terbang ribuan kilometer, mencari makan, dan istirahat di daerah lain.

    Baca: Upaya Kota Chicago bantu burung yang bermigrasi tak menabrak dinding kaca

    Saat bermigrasi, layang-layang asia akan melakukan perjalanan panjang, melewati berbagai hambatan habitat seperti laut dan gurun. Uniknya, jenis ini mencari makan yang berupa serangga sembari terbang.

    Di Indonesia sendiri, sudah banyak catatan mengenai imigrasi burung layang-layang asia ini. Namun, masih sangat sedikit yang melakukan penelitian.

    Berdasarkan hasil kumpulan pengamatan layang-layang asia dari eBird -situs database online observasi burung, burung layang-layang asia teramati di hampir seluruh wilayah Indonesia.

    Namun, individu yang paling banyak terpantau jumlah dan pengamatnya ada di Aceh, Medan, Pulau Samosir, Riau, Padang, Pulau Siberut, Pulau Mentawai, dan Jambi untuk wilayah sumatera.

    Di Pulau Jawa ada di Banten, Jakarta, Pamanukan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Baluran; lalu Pulau Bali; diikuti Pulau Lombok; juga di Pulau Nusa Tenggara Timur yaitu di Labuan Bajo dan Pulau Ende.

    Di Kalimantan, teramati di Palangkaraya dan Samarinda; sementara di Pulau Sulawesi yaitu di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan.