7cloud.asia – Sejumlah harga sayur mayur di Jakarta saat ini masih tinggi. Seperti di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Harga tomat melonjak menjadi Rp 30.000 per kilogram.
Kenaikan harga tomat ini sudah berlangsung hampir 1 bulan. Padahal sebelumnya sekilo tomat dipatok dengan harga Rp 15.000.
Ibu Saeri, salah seorang pedagang sayuran menduga kenaikan harga ini karena musim hujan di wilayah Pulau Jawa.
“Jadi banjir dan banyak tomat yang busuk dan langka,” kata Ibu Saeri kepada 7cloud.asia pada Selasa (23/01/2024).
Selain tomat, harga bawang putih dan cabai merah keriting juga mengalami peningkatan.
Baca: Pedagang dan pembeli butuh kepastian harga sembako
Kini bawang putih dijual dengan harga Rp 50.000 per kilogram. Padahal sebelumnya harga bawang putih Rp 40.000 per kilogram.
Sedangkan cabai merah keriting sekarang dibanderol dengan harga Rp 90.000 per kilogram. Harga sebelumnya Rp 80.000 per kilogram.
Kenaikan harga ini cukup berdampak pada penjualan. Sejak harga-harga naik, omset penjualan berkurang.
Tanpa bersedia menyebutkan angka, Ibu Saeri membenarkan penurunan omset bisa mencapai 25 persen per hari.
“Bisa juga segitu (25 persen) turunnya. Ndak pasti sih. Kadang naik, kadang turun. Tapi ga seperti tahun lalu kita jualan,” ungkapnya dengan logat Jawa yang medhok.
Meski demikian, masih ada sejumlah sayuran yang yang harganya tetap atau bahkan turun.
Misalnya harga cabai rawit kini Rp 80.000 per kilogram. Pada awal Januari harga cabai rawit masih dikisaran harga Rp 95.000 hingga Rp 100.000 per kilogram.
Sementara harga bawang merah tetap stabil di kisaran Rp 40.000 per kilogram.
Menjelang pemilu seperti ini, Ibu Saeri dan pedagang lainnya berharap harga-harga dapat stabil. Dengan demikian omset yang ia peroleh bisa meningkat kembali.
Reporter: Nurakhmayani

