Tag: csr

  • Manfaat dan Risiko di Balik Mandatori Mulia Aksi CSR Perusahaan

    Manfaat dan Risiko di Balik Mandatori Mulia Aksi CSR Perusahaan

    7cloud.asia – Bagi korporat, melakukan aksi Corporate Social Responsibility  atau CSR—tanggung jawab sosial perusahaan—tidak hanya bertujuan memenuhi kewajiban semata.

    Inisiasi CSR ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pelanggan seperti yang dilakukan oleh Amazon hingga Zoom yang gencar memamerkan aksi sumbangsih positifnya kepada masyarakat.

    Dalam laporan CSR tersebut, perusahaan memaparkan dengan detail apa yang telah mereka lakukan bagi pekerja, konsumen, komunitas, dan lingkungan.

    Semua inisiasi tersebut dilakukan tidak hanya sekadar untuk menghasilkan keuntungan jangka pendek semata. Penelitian menunjukkan, CSR dilakukan lantaran perusahaan mengharapkan ada peningkatan penjualan di masa depan.

    Sebagai profesor bidang pemasaran, penulis menemukan pertanyaan menarik: Ketika perusahaan berhasil dengan pengungkapan CSR mereka, apakah mereka menarik pelanggan baru—atau penjualan tambahan mereka hanya berasal dari pelanggan lama saja?

    Dalam sebuah studi terbaru yang melibatkan ratusan perusahaan di China, penulis bersama seorang kolega mencoba menjawab pertanyaan ini.

     

     

    Baca: Manfaat bekerja pada kelompok Lansia

    Kami menemukan bahwa pengungkapan CSR mengurangi ketergantungan bisnis pada pelanggan lama sebesar 2,1persen

    Tentunya, fakta dari temuan ini jadi angin segar bagi para entitas bisnis. Artinya, ada penjualan tambahan dari pelanggan baru yang terpikat dengan ekspansi CSR perusahaan yang dilakukan. Namun, hasil penelitian ini tidak semuanya positif.

     

    Dalam teori dasar bisnis, untuk bisa menjual lebih banyak produk, perusahaan perlu meningkatkan pasokan. Maka, pertanyaan lanjutan yang muncul adalah: Apakah pengungkapan CSR membuat perusahaan mencari pemasok baru?

    Faktanya, kami menemukan hal sebaliknya. Perusahaan yang mengungkapkan CSR justru kerap membuat pemasok baru enggan meningkatkan kerja sama.

    Hal ini terjadi karena pemasok harus menanggung potensi sejumlah biaya bahkan hingga berujung ijon ketika perusahaan memprioritaskan tanggung jawab sosial.

    Ikatan kerja sama dan kepercayaan bisnis antara perusahaan kepada pemasok memang ada biayanya. Ketika pemasok tahu sebuah perusahaan sangat bergantung pada mereka, mereka cenderung meminta pembayaran tunai dibandingkan kredit karena merasa di atas angin.

     

    Baca: Langkah sederhana membuat Lansia merasa lebih berharga

    Ini bisa merugikan perusahaan, karena ruang bujet kas untuk kebutuhan investasi bisnis menyempit.

    Jadi, meskipun laporan CSR membuat pelanggan terkesan, laporan ini bisa jadi meresahkan pemasok—dan itu harga yang harus dibayar.

    Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa melakukan CSR dapat meningkatkan penjualan. Tetapi belum jelas apakah penjualan tambahan ini berasal dari pelanggan lama atau pelanggan baru.

    Temuan kami membantu memperjelas hal ini, yang bermanfaat bagi bisnis dalam pengambilan keputusan.

    Temuan ini juga menarik bagi para pembuat kebijakan, regulator, dan advokat perusahaan yang sedang mempertimbangkan untuk mewajibkan laporan CSR.

    Saat ini, Amerika Serikat (AS) tidak mengharuskan perusahaan untuk menerbitkan laporan CSR, tetapi beberapa negara sudah melakukannya.

    Baca: Ajinomoto ciptakan Lingkungan Kerja yang berkelanjutan lagi ramah lingkungan

    Salah satunya adalah China yang mewajibkan semua perusahaan publik untuk mengirimkan laporan CSR tahunan sejak 2009 (begitu juga Indonesia).

    Kebijakan ini menciptakan kondisi untuk eksperimen alami yang hampir sempurna yang kami lakukan.

    Menariknya, komisi sekuritas dan bursa AS (SEC) dilaporkan mempertimbangkan pelaporan tentang tanggung jawab sosial perusahaan menjadi sebuah mandatori. Tanpa adanya persyaratan, banyak perusahaan di AS yang tetap secara sukarela melaporkan CSR mereka.

    Dengan kata lain, kebutuhan akan bukti empiris tentang biaya dan manfaat dari pengungkapan CSR semakin besar.

    Topik penelitian selanjutnya
    Semakin seringnya peristiwa cuaca ekstrem dan fatalitas serta cedera terkait cuaca membuat saya tertarik untuk meneliti tanggung jawab lingkungan. Saat ini saya sedang mengerjakan dua proyek penelitian.

    Pertama, saya menggunakan pengungkapan publik perusahaan untuk mengukur risiko lingkungan dan langkah-langkah mitigasi yang diambilnya.

    Kedua, saya meneliti bagaimana insentif CEO memengaruhi pengungkapan lingkungan, kegiatan, dan pengeluaran perusahaan—atau ketidakhadirannya.

    Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris, Penulis: Vivek Astvansh (Associate Professor of Quantitative Marketing and Analytics, McGill University)

  • Respon Gubernur BI Perry Warjiyo Soal Dugaan Korupsi Dana CSR

    7cloud.asia – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Pusat Bank Indonesia (BI) di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2024).

    Dalam kesempatan itu KPK juga menggeledah ruang kerja Gubernur BI Perry Warjiyo. Penggeledahan ini bagian dari upaya KPK untukg mengusut dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) BI.

    Gubernur BI Perry Warjiyo, usai memimpin rapat Dewan Gubernur pada Rabu (18/12/2024), membuka suara merespons penggeledahan tersebut dan dugaan korupsi dana CSR tersebut.

    “Kami mendukung upaya penyidikan dan bersikap kooperatif kepada KPK. Dan ini juga sudah kami tunjukkan selama ini baik dari pemberian keterangan dari pejabat kami maupun penyampaian dokumen yang disampaikan,” kata Perry saat menjawab pertanyaan wartawan di sela Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur, di Kantor Pusat BI, Jakarta, Rabu (18/12/2024).

    Berikut pernyataan lengkap Gubernur BI Perry Warjiyo:
    Seperti kemarin disampaikan oleh Pak Ramdan Denny penjelasannya. Satu, bahwa benar pada Senin malam 16 Desember 2024, Bank Indonesia terima kedatangan KPK di Kantor Pusat Bank Indonesia, di mana kedatangan KPK ke Bank Indonesia tersebut untuk melengkapi proses penyidikan terkait dengan penyalahgunaan pemanfaatan CSR, dan karenanya dalam kedatangan tersebut, KPK, dalam informasi yang kami terima itu membawa dokumen-dokumen terkait dengan CSR tadi.

    Nomor dua, Bank Indonesia menghormati proses hukum yang dilaksanakan oleh KPK sebagaimana prosedur dan ketentuan yang berlaku. Kami mendukung upaya-upaya penyidikan dan bersikap kooperatif kepada KPK. Dan ini juga sudah kami tunjukkan selama ini, baik dari pemberian keterangan dari pejabat kami, maupun penyampaian dokumen-dokumen yang telah disampaikan.

    Dalam pertemuan sebelumnya, saya juga sudah sampaikan CSR atau program sosial Bank Indonesia diberikan sesuai dengan tata kelola dan ketentuan kuat di Bank Indonesia. Antara lain, harus memenuhi persyaratan, bahwa CSR hanya diberikan kepada yayasan yang sah. Dan itu kedua ada program kerja yang konkret dan juga ada pengecekan, dan juga ada laporan pertanggungjawabannya oleh yayasan itu. Dan itu dilakukan melalui Satuan Kerja di Kantor Pusat maupun Kantor-kantor Perwakilan.

    Di statement sebelumnya, saya juga sudah sampaikan di mana Dewan Gubernur? Dewan Gubernur setiap tahun hanya membuat alokasi besarannya, yaitu melalui 3 pilar atau bidang program.

    Satu, di bidang pendidikan, khususnya beasiswa, setiap tahun Bank Indonesa memberikan tambahan beasiswa kurang lebih 11 ribuan. Kedua pemberdayaan ekonomi masyarakat, UMKM, dan yang lain-lain. Dan bidang yang ketiga adalah untuk ibadah sosial.

    Jadi alokasi besarnya diajukan oleh Satuan Kerja, lalu diputuskan oleh Dewan Gubernur dalam Rapat Dewan Gubernur tahunan, alokasi besarnya.

    Sementara pelaksanaannya ada di Satuan Kerja dengan prosedur ketentuan yang tadi, ya yayasan yang sah, programnya konkret, dan ada pengecekan dan ada pertanggungjawaban.

    Tadi juga ada pertanyaan, apakah ini berpengaruh ke kondisi pasar? Segala berita itu akan berpengaruh kepada kondisi pasar. Termasuk nilai tukar ya. Tentu saja demikian ya.

    Tentu saja Bank Indonesia dengan berbagai berita-berita yang berpengaruh kepada pasar, termasuk nilai tukar, Bank Indonesia tetap berkomitmen menjaga stabilitas nilai tukar.

    Yang tadi kami sampaikan melalui intervensi, melalui pembelian SBN dari pasar sekunder, termasuk langkah lain, termasuk SRBI. Hal itu yang bisa kami sampaikan.