Tag: embargo senjata

  • Peneliti PBB Serukan Embargo Senjata ke Israel Karena Lakukan Genosida di Gaza

    Peneliti PBB Serukan Embargo Senjata ke Israel Karena Lakukan Genosida di Gaza

    7cloud.asia – Francesca Albanese, seeorang peneliti PBB meyakini bahwa operasi militer Israel di Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu merupakan tindak genosida.

    Ia menyerukan kepada negara-negara di dunia untuk segera menjatuhkan sanksi serta memberlakukan embargo senjata terhadap Israel.

    Hal itu diungkapkan Albanese ketika mempresentasi laporan berjudul “Anatomi Genosida” dalam sidang Dewan HAM PBB di Jenewa, Selasa (26/3/2024) waktu setempat.

    Francesca Albanese, pelapor khusus PBB untuk HAM di Wilayah Pendudukan Palestina, menekankan bahwa lebih dari 30,000 warga Palestina terbunuh di antara tindakan lainnya.

    Baca:  Delegasi Indonesia dan ngara-negara Arab lakukan aksi walk out saat delegasi Israel berbicara di Sidang IPU 

    Secara khusus, Israel telah melakukan tiga tindakan genosida terhadap warga Palestina sebagai kelompok dengan niat tersirat, menyebabkan kerugian fisik atau mental yang serius,

    ”Israel dengan sengaja membuat kondisi kehidupan yang akan berujung pada kehancuran fisik secara keseluruhan atau sebagian, dan memaksakan tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran dalam kelompok tersebut,” jelas Albanese.

    Israel yang tidak menghadiri sesi itu menolak laporan Albanese. Misi diplomatik Israel di Jenewa menilai bahwa penggunaan kata genosida “keterlaluan.”

    Ia mengatakan bahwa perang tersebut ditujukan kepada kelompok Hamas dan bukan kepada warga sipil Palestina.

    Baca: Dewan Keamananan PBB sepakati resolusi gencatan senjata di Gaza

    Menurut perhitungan Israel, perang ini dimulai setelah para pejuang Hamas menyerbu Israel bagian selatan, menewaskan 1.200 orang dan menyandera 253 orang lainnya.

    Negara-negara Teluk seperti Qatar, serta negara-negara Afrika, termasuk Aljazair dan Mauritania, menyuarakan dukungan atas temuan Albanese dan keprihatinan atas situasi kemanusiaan.

    Albanese, pengacara asal Italia, adalah satu dari belasan ahli HAM independen yang diberi mandat oleh PBB untuk melaporkan dan memberi saran tentang tema dan krisis spesifik.

    Namun demikian, pandangan Albanese  tidak mencerminkan pandangan PBB secara keseluruhan.

    Baca: Sekjen PBB akui pihaknya tak punya kuasa menghentikan serangan Israel di Gaza

    Sebelumnya Dewan Keamanan PBB telah menyetujui resolusi gencatan senjata antara Israel dan Hamas. Resolusi ini diambil, setelah AS yang selama ini membela Israel menyatakan abstain.

    Selain menyerukan gencatan senjata segera di Gaza, Dewan Keamanan PBB ini juga menuntut pembebasan seluruh sandera Hamas dengan segera dan tanpa syarat. 

    Sumber: VOA Indonesia

  • Guru-Guru di Spanyol Desak Pemerintahnya Terapkan Embargo Senjata pada Israel

    Guru-Guru di Spanyol Desak Pemerintahnya Terapkan Embargo Senjata pada Israel

    7cloud.asia – Puluhan guru mengunci diri di dalam sebuah pusat budaya di Madrid pada Selasa (2/9/2025), menuntut pemerintah Spanyol memberlakukan embargo senjata terhadap Israel.

    Media lokal, El Diario melaporkan, aksi menuntut embargo senjata di pusat Circulo de Bellas Artes yang diselenggarakan oleh kolektif Greater Palestine: Education against Genocide dimulai dengan rapat guru dan berubah menjadi aksi duduk di tempat.

    “Kami tidak akan pindah dari sini,” ujar Carlos Diez, guru sekolah menengah berusia 63 tahun dan anggota inisiatif tersebut, yang mengumpulkan sekitar 60 pendidik serta sejumlah tokoh budaya.

    Kelompok ini mendesak Kabinet Spanyol untuk mengesahkan dekrit yang telah lama diumumkan untuk menghentikan penjualan atau embargo senjata kepada Israel.

    Baca: Anak-anak di Gaza terancam jadi “Generasi Hilang” akibat perang

    Inisiatif itu bertujuan memobilisasi komunitas pendidikan untuk mendukung Palestina di tengah serangan yang terus berlangsung di Jalur Gaza.

    Gerakan itu juga berencana mendorong dewan pendidikan di seluruh Spanyol untuk mengeluarkan pernyataan mendukung embargo senjata serta menuntut pemutusan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Israel.

    Kelompok tersebut mengumumkan aksi duduk serupa di kota-kota lain dan menyatakan akan mengadakan pembacaan publik nama lebih dari 18.500 anak yang tewas di Jalur Gaza.

    Sejak Oktober 2023, Israel telah menewaskan lebih dari 63.600 warga Palestina di Gaza. Serangan militer itu telah menghancurkan wilayah tersebut, yang kini menghadapi bencana kelaparan.

    Baca: Ratusan ribu anak Gaza menderita malnutrisi

    Pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, dan mantan kepala pertahanan, Yoav Gallant.

    Keduanya dikenai tuduhan telah melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

    Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional terkait perang yang dilancarkannya di wilayah Gaza.

    Sumber: Antaranews.com/Anadolu