Tag: FT UGM

  • Gunakan Alat Guna Ulang, Penyelenggaraan Ujian Masuk FT UGM Tahun 2024 Berlangsung Lebih Ramah Lingkungan

    Gunakan Alat Guna Ulang, Penyelenggaraan Ujian Masuk FT UGM Tahun 2024 Berlangsung Lebih Ramah Lingkungan

    7cloud.asia – Pelaksanaan ujian masuk UGM di Fakultas Teknik UGM tahun ini diselenggarakan lebih ramah lingkungan dan semininal mungkin menghasilkan sampah.

    Selama 4 hari penyelenggaraan ujian masuk UGM, dari Senin hingga Kamis (10-13/6/2024) di Fakultas Teknik UGM diupayakan nol sampah sehingga lebih ramah lingkungan.

    Penyediaan konsumsi untuk panitia, teknisi ruang, dan para pengawas sama sekali bebas plastik.

    Fasilitas makan tidak dikemas dalam wadah sekali pakai sebagaimana biasanya, melainkan dalam wadah guna ulang.

    Baca Juga: Berniat Praktikkan Konsep Guna Ulang untuk Kurangi Sampah Plastik? Simak Infonya di Sini

    Kemasan ini akan diambil kembali oleh rekanan yang telah ditunjuk oleh pihak Fakultas Teknik UGM.

    Sementara itu, makanan kecil tidak dibungkus dengan plastik melainkan dikemas dalam wadah daun pisang.

    Panitia Lokal UM di FT UGM, Hartanto mengatakan langkah ini didasarkan pada kesepakatan yang dibangun sebelumnya, antara FT UGM dan mitra penyedia konsumsi.

    “Ini kami lakukan sebagai bagian untuk mendukung kebijakan FT UGM untuk mengurangi timbulan sampah, sekaligus lebih luas bagian dari upaya turut menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya seperti dilansir ft.ugm.ac.id

    Baca Juga: Guna Ulang Dinilai Lebih Efektif Kurangi Sampah Plastik, Tapi Masih Diabaikan

    Apa yang dilakukan oleh FT UGM ini merupakan bentuk penyelarasan pada misi bersama dalam penanganan sampah dari hulu ke hilir.

    Selama periode pertama ujian masuk 2024 di FT UGM, setiap hari dipesan kurang lebih 150 boks makan siang, serta 150 bungkus snack.

    Dengan kebijakan di atas, maka ada potensi pengurangan sampah kardus dan 600 boks makanan kecil, serta ratusan bungkus plastik.

    Sungguh sebuah langkah kecil yang bermanfaat besar untuk lingkungan, apalagi saat ini Yogyakarta sedang hadapi masa darurat pengelolaan sampah.