Tag: gempa bumi

  • Cara Pemerintah Jepang Siapkan Warganya Hadapi Bencana Gempa Bumi

    Cara Pemerintah Jepang Siapkan Warganya Hadapi Bencana Gempa Bumi

    7cloud.asia – Seperti Indonesia, Jepang juga termasuk wilayah rawan terjadi gempa bumi. Bahkan gempa di Jepang lebih sering terjadi dibanding di Indonesia.

    Namun, berbeda dengan Indonesia, pemerintah Jepang telah melatih warganya untuk selalu siap menghadapi bencana, terutama gempa bumi.

    Tak hanya latihan rutin, pemerintah Jepang telah menerbitkan panduan bencana yang bisa diterapkan warga, terutama sebelum gempa bumi terjadi.

    Dengan panduan bencana ini, diharapkan mampu membantu warga menyelamatkan dan melindungi dirinya sendiri sebelum bantuan datang.

    Berikut  beberapa hal yang diajarkan pemerintah Jepang saat menghadapi bencana gempa bumi sebagaimana dilansir di japantimes.co.jp:

    Baca: Indonesia rawan gempa tetapi literasi masih rendah

    1. Ketahui rute evakuasi

    Ketahui rute evakuasi tidak hanya di rumah tetapi juga di tempat kerja, sekolah anak-anak dan tempat-tempat yang sering dikunjungi.

    Rute evakuasi ini dicetak secara fisik, karena Google maps mungkin tidak berfungsi saat terjadi bencana.

    2. Catat nomor darurat

    Warga Jepang selalu diminta untuk mencatat nomor telepon penting dan simpan di kotak darurat. Selain kontak keluarga dan teman, catat kontak darurat dan nomor kedutaan.

    Karena kita dari Indonesia, maka kita harus mencatat nomor Kedutaan Besar Indonesia.

    Baca: Bangunan tahan gempa

    3. Siapkan tas siaga bencana

    Setiap warga Jepang diminta untuk selalu menyiapkan tas siaga bencana yang bisa langsung dibawa jika sewaktu-waktu terjadi bencana. Di dalam tas siaga bencana ini antara lain berisi:

    Persediaan air dan makanan yang tidak mudah rusak dan pastikan untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa peralatan gempa setiap tahunnya.
    Senter
    Radio portabel
    Baterai dan pengisi daya
    Pembuka kaleng
    Kotak P3K
    Selimut
    Jas hujan
    Salinan dokumen penting (paspor, rincian bank, akta rumah dll)
    Uang tunai

    Pastikan untuk menaruh jaket dan barang-barang di dalam kantong plastik yang disediakan jika tidak ingin seluruh pakaian berbau seperti makanan.

    Baca: Ahli geologi ingatkan untuk lihat peta bencana sebelum bangun rumah

    4. Pola pikir keselamatan

    Misalnya, isi tangki bensin mobil saat sudah setengah kosong; dan mencatat tanda-tanda evakuasi ketika mengunjungi tempat-tempat baru dan, jika perlu, pelajari kosakata dalam bahasa Jepang terkait gempa dan kanjinya.

    5. Pastikan tempat tinggalmu tahan gempa

    Amankan perabotan (lemari, rak buku, dll.) dan barang elektronik berukuran besar (microwave, lemari es, dll) yang dapat terjatuh saat terjadi gempa.

    Toko peralatan di Jepang memiliki beragam tali pengikat dan peralatan untuk mengencangkan dan mengamankan barang.

    6. Cari tahu melalui website dan juga aplikasi

    Kunjungi website kesiapsiagaan bencana di kantor wilayah tempat kamu tinggal di Jepang.

    Unduh aplikasi gempa. Banyak ponsel Jepang sekarang memiliki alarm gempa di sistem OS mereka. Aplikasi gempa yang paling banyak digunakan adalah Yurekuru Call (Android) (iOS).

    Aplikasi ini akan memberikan pemberitahuan bencana beberapa detik sebelumnya.

  • BMKG Ajak Pihak Swasta Turut Serta Mitigasi Bencana

    BMKG Ajak Pihak Swasta Turut Serta Mitigasi Bencana

    7cloud.asia – Bencana gempa bumi dapat terjadi kapanpun dan dimanapun. Perlu penguatan sistem mitigasi dan pengurangan risiko bencana dari semua pihak, termasuk pihak swasta.

    Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati di sela-sela Rakor Peningkatan Upaya Mitigasi dan Peringatan Dini Bahaya Gempabumi dan Tsunami.

    Dia menjelaskan upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana merupakan investasi jangka panjang yang juga harus dipersiapkan dunia usaha demi menjaga keberlanjutan usaha mereka.

    Karenanya, dunia usaha dapat menjadi aktor utama penggerak upaya pengurangan risiko bencana.

    Baca: Tiga opsi langkah mitigasi bencana Gunung Marapi

    “Bencana alam otomatis juga akan berdampak pada sektor swasta. Maka dari itu kami mendorong keterlibatan aktif swasta dalam manajemen risiko bencana lewat penguatan aksi mitigasi untuk membangun ketahanan serta ketangguhan sosial dan ekonomi,” jelas Dwikorita dalam laman resmi BMKG.

    Lebih jauh dia menjelaskan Indonesia merupakan negara dengan kerentanan bencana alam. Karena itu perlu kolaborasi aksi mitigasi dan pengurangan risiko bencan.

    Pemerintah dan masyarakat,lanjutnya, akan kesulitan jika harus bekerja sendiri. Sebab perlu sumber daya yang besar untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang kompleks.

    Dia mencontohkan saat Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia (AM IMF-WBG) di Bali tahun 2018 lalu yang hampir saja batal karena terjadi erupsi Gunung Agung.

    Baca: Pegamat lingkungan menyayangkan pemerintah tak antisipasi bencana

    Tetapi acara tersebut akhirnya tetap dilaksanakan dengan baik setelah Pemerintah Indonesia mampu meyakinkan negara peserta bahwa Indonesia memiliki kesiapan sistem peringatan dini bencana dan aksi mitigasi bencana yang baik dan handal.

    Hotel-hotel tempat menginap kepala negara, delegasi, dan tamu telah tersertifikasi kesiap-siagaan bencana oleh BPBD dan BMKG.

    Indikatornya, kelengkapan infrastruktur, pemahaman bencana, sistem peringatan dini, kemampuan merespons bencana, mitigasi bencana, dan keamanan.

    “Singkatnya, mereka sudah sangat siap jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam. Hal ini perlu juga dicontoh oleh penyelenggara dan pelaku wisata, khususnya di daerah rawan bencana alam,” katanya.