Tag: gunung anak krakatau

  • Sehari Tiga Kali Erupsi, Gunung Anak Krakatau dalam Status Siaga

    Sehari Tiga Kali Erupsi, Gunung Anak Krakatau dalam Status Siaga

    7cloud.asia – Gunung Anak Krakatau yang berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan kembali erupsi pada Minggu (26/11/2023) sekitar pukul 21.08 WIB.

    Karen aerupsi ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menetapkan status Gunung Anak Krakatu berada pada level III atau siaga.

    PVMBG merekam aktivitas erupsi gunung Anak Krakatau berupa tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 1.157 meter di atas permukaan laut.

     

    Baca: Gunung Anak Krakatau erupsi abu vulkanik setinggi 1000 meter

    Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran,  Lampung Selatan, Andi Suardi mengatakan kolom abu teramati berwarna kelabu kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat laut. 

    “Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 78 mm dan durasi 45 detik,” jelasnya seperti dikutip dari Antaranews.

    Sebelumnya PVMBG merekam 2 kali aktivitas erupsi pada Gunung Anak Krakatau.

    Erupsi pertama berupa lontaran abu vulkanik setinggi lebih kurang 450 meter dari atas puncak Gunung Anak Krakatau pada Minggu siang sekitar pukul 12.28 WIB.

    Baca: Gunung Dukono meletus warga diminta waspada

    Saat itu, tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 450 meter di atas puncak 607 meter di atas permukaan laut.

    Tinggi kolom letusan teramati sekitar 450 meter di atas puncak atau sekitar 607 meter di atas permukaan laut dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi 32 detik.

    Sementara erupsi kedua tercatat terjadi pada pukul 19.48 WIB dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 400 meter di atas puncak.

    Dengan aktivitas tersebut, Andi mengimbau masyarakat dan nelayan untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau pada radius lima kilometer.

    Baca: Peneliti Jepang temukan mikroplastik di awan puncak gunung Fuji

    “Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III, siaga, dengan rekomendasi masyarakat, nelayan, pendaki gunung, tidak mendekati gunung dengan radius lima kilometer,” sambungnya.

    Sementara pemukiman terdekat dari Gunung Anak Krakatau berada pada Pulau Sebesi yang berjarak 16,5 kilometer.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Sepanjang Senin Gunung Anak Krakatau Meletus 10 Kali, Masyarakat Diimbau Waspada

    Sepanjang Senin Gunung Anak Krakatau Meletus 10 Kali, Masyarakat Diimbau Waspada

    7cloud.asia – Sepanjang Senin (27/11/2023) Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat terjadi 10 kali letusan dari kawah Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Lampung Selatan. Masyarakat diimbau waspada.

    Ketinggian kolom abu bervariasi mulai dari 200 hingga 2.000 meter, terhitung sejak pukul 08.17 hingga 20.38 WIB.

    Melansir Antaranews, Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suardi,  menjelaskan erupsi terjadi dalam waktu yang berdekatan.

    Berdasarkan data PVMBG, erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi pada Senin, tanggal (27/11/2023) pukul 08.17 WIB dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 200 mm di atas puncak.

    baca: sehari tiga kali erupsi gunung anak krakatau dalam status siaga

    Dan dari permukaan laut kurang lebih 357 m kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut.

    Kemudian pada pukul 09.23 WIB, pukul 09.31 WIB, dan 09.32 WIB kembali terjadi erupsi. Ketinggian kolam abu bervariasi dari 200 meter 1.000, hingga 1.500 meter.

    Selanjutnya erupsi kembali pada pukul 11.43 WIB, dengan ketinggian abu vulkanik 2.000 meter dari atas puncak gunung anak Krakatau.

    Erupsi kembali pukul 14.46 WIB, ketinggian abu 300 meter, lalu 14.48 WIB, erupsi tinggi abu 500 meter, dan 14.53 WIB ketinggian lontaran abu 350 meter.

    baca: gunung ililewotolok meletus
    Gunung Anak Krakatau pada pukul 15.25 WIB kembali mengalami erupsi, namun tinggi kolom abu tidak teramati, tinggi lebih kurang 800 m.

    Erupsi selanjutnya terjadi pukul 20.38 WIB dengan kolom abu teramati sekitar 300 meter di atas puncak atau sekitar 457 meter di atas permukaan laut.

    Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 65 milimeter dan durasi lebih kurang 1 menit 20 detik.

    Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat laut.

    Pemukiman terdekat dari Gunung Anak Krakatau berada pada Pulau Sebesi yang berjarak 16,5 kilometer.

    baca: gunung merapi kembali muntahkan lava 18 kali

    Dengan kondisi Gunung Anak Krakatau seperti ini, Andi mengimbau masyarakat dan nelayan waspada untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau pada radius lima kilometer.

    “Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III, siaga, dengan rekomendasi masyarakat, nelayan, pendaki gunung, tidak mendekati gunung dengan radius lima kilometer,” jelas Andi.

    Sebelumnya, erupsi Gunung Anak Krakatau tercatat sebanyak 14 kali terhitung sejak tanggal 26 pagi sampai dengan 27 November 2023 malam.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Senin Pagi, Gunung Anak Krakatau Meletus Hingga 8 Kali

    Senin Pagi, Gunung Anak Krakatau Meletus Hingga 8 Kali

    7cloud.asia – Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, meletus hingga 8 kali pada Senin (04/12/2023). Letusan tertinggi mencapai 1000 meter dari puncak gunung terjadi sekitar pukul 02.42 WIB.  Masyarakat dilarang mendekat.

    Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) amplitudo maksimum 70 milimeter dan durasi lebih kurang 2 menit 16 detik.

    Melansir Antaranews, Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Andi Suardi, kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut.

     Baca: Sehari tiga kali erupsi Gunung Anak Krakatau dalam status siaga

    Gunung Anak Krakatau kini berada pada level III atau siaga. Pada level ini masyarakat diimbau menjauh hingga radius 5 kilometer dari kawah aktif gunung.

    “Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada level III, siaga, dengan rekomendasi masyarakat, nelayan, pendaki gunung, tidak mendekati gunung dengan radius lima kilometer,” jelas Andi.

    Ia mengatakan pemukiman terdekat dari Gunung Anak Krakatau terdapat di Pulau Sebesi yang berjarak 16,5 kilometer.

    Sebelumnya, pada Minggu (03/12/2023) malam sekitar pukul 19.12 WIB Gunung Anak Krakatau terpantau erupsi dengan melontarkan abu vulkanik setinggi kurang lebih 600 dan 757 meter dari atas puncak.

    Baca: Lagi gunung ili lewotolok meletus 2 kali

    Erupsi itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 60 milimeter dan durasi lebih kurang 29 detik.

    Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut.

    Sejak kelahiran Gunung Anak Krakatau pada Juni 1927 hingga saat ini, erupsi berulang kali terjadi, sehingga Gunung Anak Krakatau tumbuh semakin besar dan tinggi.

    Karakter letusan Gunung Anak Krakatau berupa erupsi eksplosif dan erupsi efusif dengan waktu istirahat letusan nya berkisar antara satu sampai enam tahun.

    Reporter: Nurakhmayani