Tag: Gunung Ruang

  • Setelah 22 Tahun Tertidur Gunung Ruang Kembali Aktif, 272 Kepala Keluarga Mengungsi

    Setelah 22 Tahun Tertidur Gunung Ruang Kembali Aktif, 272 Kepala Keluarga Mengungsi

    7cloud.asia – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, setelah tiga kali erupsi eksplosif keluar mulai Rabu (17/4/2024) malam aktivitas kegempaan Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara mulai menurun.

    Dilansir Antaranews.com, sejak status Level III atau Siaga tersemat pada Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, setidaknya sudah ada tiga kali erupsi eksplosif keluar dari kawah gunung api tersebut.

    Letusan besar yang memuntahkan bahan-bahan piroklastik itu memaksa ratusan orang yang bermukim di sekitar Gunung Ruang terpaksa mengungsi ke tempat aman.

    “Masyarakat di sekitar Gunung Ruang dan pengunjung maupun wisatawan agar tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius empat kilometer dari pusat kawah aktif,” kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (17/2024).

    Wafid mengungkapkan erupsi eksplosif terjadi pada 16 April 2024 pukul 21.45 WITA dengan estimasi tinggi kolom erupsi mencapai 2.000 meter dari puncak gunung api tersebut.

    Kemudian, erupsi eksplosif terjadi kembali pada 17 April 2024 pukul 01.08 WITA dengan ketinggian kolom erupsi diperkirakan mencapai 2.500 meter yang disertai suara gemuruh dan dentuman.

    Erupsi kembali terjadi pada 17 April 2024 pukul 05.05 WITA yang diperkirakan ketinggian kolom erupsi mencapai 1.800 meter.

    Menurut Wafid, kegempaan vulkanik di Gunung Ruang umumnya cenderung rendah dan lebih didominasi oleh gempa tektonik serta diperkirakan pengaruh dari subduksi Sulawesi Utara dan subduksi ganda di Laut Maluku.

    Namun aktivitas vulkanik pada periode 1-17 April 2024 terjadi eskalasi munculnya gempa vulkanik dalam pasca gempa tektonik tanggal 9 April 2024 dan 14 April 2024 di Laut Maluku.

    “Kedua gempa tektonik tersebut terasa pada skala I MMI dan diperkirakan berkaitan dengan aktivitas subduksi ganda di Laut Maluku,” terang Wafid.

    PVMBG mencatat jumlah gempa vulkanik dalam meningkat signifikan pasca gempa tektonik tersebut dengan rincian pada 10 April 2024 (terjadi 4 kali), pada 11 April 2024 (5 kali).

    Lantas pada 12 April 2024 (6 kali), pada 13 April 2024 (17 kali), pada 14 April 2024 (23 kali), pada 15 April 2024 (146 kali), pada 16 April 2024 (691 kali), dan pada 17 April 2024 sampai pukul 06.00 (373 kali).

    Kemunculan gempa vulkanik dalam biasanya berkaitan dengan migrasi magma dari dalam ke permukaan.

    Sementara itu, potensi bahaya yang mungkin terjadi berupa erupsi eksplosif menghasilkan awan panas, ke arah barat daya – selatan – tenggara.

    Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan ada 272 Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 838 jiwa mengungsi akibat erupsi Gunung Ruang.

    ​​Penduduk yang berada di Desa Patologi dan Desa Pumpente dievakuasi ke Kecamatan Tagulandang menggunakan perahu.

    Alutsista evakuasi berupa dua kapal feri (KMP Lokong Banua dan KMP Lohoraung) ditambah dengan perahu penyeberangan milik warga.

    Adapun titik kumpul atau pengungsian masyarakat terletak di Gereja GMIST Nazareth Bahoi, Balai Latihan Kerja Bahoi, GOR Tagulandang, dan Balai Pertemuan Umum Kecamatan Tagulandang.

    Gunung berapi aktif tersebut diamati secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) yang berlokasi di Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.

    Sejarah erupsi tercatat sejak tahun 1808 dan memiliki interval erupsi berkisar antara 1 hingga 30 tahun.

    Pada 2002, Gunung Ruang juga mengalami erupsi eksplosif disertai awan panas yang mengakibatkan kerusakan lahan dan pemukiman serta mengharuskan penduduk mengungsi ke tempat aman.

    Setelah tertidur selama 22 tahun, pada 16 April 2024 Gunung Ruang kembali bangun dan memuntahkan berbagai material vulkanik mulai dari lava, gas, bebatuan, hingga abu.

     

  • Gunung Ruang Meletus, Status Naik Jadi Awas

    Gunung Ruang Meletus, Status Naik Jadi Awas

    7cloud.asia – Gunung Ruang kembali meletus dengan melopntarkan abu vulkanik setinggi 5 kilometer pada Selasa (30/04/2024) pukul 08.35 WITA. Status meningkat menjadi level IV, Awas.

    Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hendra Gunawan mencatat tampak kolom abu tebal berwarna kelabu hingga hitam mengarah ke timur dan selatan.

    “Erupsi disertai awan panas ke segala arah,” katanya seperti yang dikutip Antaranews.

    Dengan kenaikan status gunung yang terletak di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara ini, PVMBG menaikkan radius bahaya yang tadinya enam kilometer menjadi tujuh kilometer.

    Baca: Gunung Ibu meletus

    PVMBG meminta penduduk di sekitar Gunung Ruang untuk tidak memasuki wilayah radius enam kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

    Penduduk yang bermukim pada wilayah Pulau Tagulandang yang masuk dalam radius enam kilometer agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius enam kilometer.

    Kemudian, penduduk di Pulau Tagulandang khususnya yang bermukim di dekat pantai agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas, dan tsunami akibat material erupsi yang masuk ke laut atau runtuhan tubuh gunung api ke dalam laut.

    Sebelumnya, PVMBG mencatat pada 1 sampai 28 April 2024, jumlah kegempaan tercatat sebanyak 6 kali gempa letusan, 15 kali gempa guguran, 1 kali gempa tremor, 1 kali gempa tremor non harmonik.

    Baca:Usai Gunung Ruang erupsi,Pulau-Ruang-akan-dijadikan-kawasan-konservasi

    Selain itu terjadi 3 kali gempa tremor menerus, 2.057 kali gempa vulkanik dalam, 1.018 kali gempa vulkanik dangkal, 32 kali gempa tektonik lokal, dan 195 kali gempa tektonik jauh, serta gempa terasa sebanyak 7 kali dengan skala I MMI.

    Jumlah kegempaan yang tercatat melalui stasiun seismik sepanjang 29 April 2024, pukul 00.00 sampai 24.00 WITA, berupa 15 kali gempa guguran, 237 kali gempa vulkanik dangkal.

    Juga terjadi 425 kali gempa vulkanik dalam, 25 kali gempa tektonik lokal, dan 6 kali gempa tektonik jauh.

    Gunung Ruang merupakan gunung api bertipe strato dan memiliki ketinggian puncak 725 meter di atas permukaan laut sekaligus membentuk pulau tersendiri yang terpisah dengan pulau lainnya.

    Baca: Gunung Marapi mengeluarkan awan panas 7 kali

    PVMBG melakukan pengamatan secara visual dan instrumental terhadap Gunung Ruang dari Pos Pengamatan Gunungapi yang berlokasi di Desa Tulusan, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara. 

    Reporter: Nurakhmayani

     

  • Tujuh Bandara Ditutup Sementara Akibat Erupsi Gunung Ruang

    Tujuh Bandara Ditutup Sementara Akibat Erupsi Gunung Ruang

    7cloud.asia – Menyusul erupsi Gunung Ruang, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau AirNav Indonesia menutup sementara tujuh bandara di sekitar wilayah Sulawesi.

    Penutupan sementara tujuh bandara di Sulawesi ini tertuang dalam Notice to Airmen (NOTAM) atau informasi penerbangan yang dirilis Selasa (30/4/2024)

    Langkah itu diambil sehubungan adanya erupsi Gunung Ruang pada Selasa (30/4/2024) pukul 01.30 WITA, sesuai dengan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

    Adapun tinggi letusan gunung Ruang teramati kurang lebih 2.000 meter dan menyebar ke arah utara.

    Baca Juga: Gunung Ruang Meletus, Status Naik Jadi Awas

    Erupsi Gunung Ruang di Kepulauan Sitaro ini juga mengakibatkan hujan abu vulkanik dan listrik padam.

    Dihimpun dari data sementara, terdapat total 50 penerbangan yang terdampak di tujuh bandara tersebut, yaitu 25 keberangkatan dan 25 kedatangan.

    “Adapun jumlah penumpang yang terdampak sekitar 3.842 pax,” kata Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu(1/5/2024).

    Adapun bandara-bandara yang terdampak sebagai berikut.

    Pertama, Bandara Gorontalo (WAMG) dengan nomor NOTAM: C0575/24 NOTAMN, ditutup sejak 30 April 13.17 WITA sampai dengan 1 Mei 2024 pukul 12.00 WITA.

    Baca Juga: Usai Letusan Gunung Ruang, Pulau Ruang Akan Dijadikan Kawasan Konservasi

    Kedua, Bandara Siau/Sitaro (WAMO) dengan nomor NOTAM: C0578/24 NOTAMN, ditutup sejak 30 April 10.49 WITA sampai dengan 1 Mei 2024 pukul 12.00 WITA.

    Ketiga, Bandara Bolaang Mongondow (WAMI) dengan nomor NOTAM: C0577/24 NOTAMN, ditutup sejak 30 April 10.48 WITA sampai dengan 1 Mei 2024 pukul 12.00 WITA.

    Keempat, Bandara Tahuna/Naha (WAMH) dengan nomor NOTAM: C0576/24 NOTAMN, ditutup sejak 30 April 10.42 WITA sampai dengan 1 Mei 2024 pukul 12.00 WITA.

    Kelima, Bandara Pohuwato (WAFZ) dengan nomor NOTAM: C0581/24 NOTAM, ditutup sejak 30 April 12.02 WITA sampai dengan 1 Mei 2024 pukul 12.00 WITA.

    Baca Juga: Setelah 22 Tahun Tertidur Gunung Ruang Kembali Aktif, 272 Kepala Keluarga Mengungsi

    Keenam, perpanjangan penutupan Bandara Sam Ratulangi Manado (WAMM) dengan nomor NOTAM: A1148/24 NOTAMR A1144/24, diperpanjang penutupannya sejak 30 April pukul 11.13 WITA sampai dengan 1 Mei 2024 pukul 12.00 WITA.

    Ketujuh, Bandara Pogogul (WAFY) dengan nomor NOTAM: C0587/24 NOTAM, ditutup sejak 30 April pukul 15.28 WITA sampai dengan 1 Mei 2024 pukul 18.00 WITA.

    “AirNav Indonesia akan terus memonitor dan bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait untuk informasi ter-update dan dampak erupsi Gunung Ruang untuk keselamatan dan keamanan penerbangan,” ucap Hermana.

    Sumber:Antaranews.com

  • Aktivitas Gunung Ruang Masih Tinggi, Ribuan Warga Diungsikan

    Aktivitas Gunung Ruang Masih Tinggi, Ribuan Warga Diungsikan

    7cloud.asia – Aktivitas vulkanik Gunung Ruang masih tinggi. Jumat (03/05/2024) pagi tampak gumpalan asap tipis berwarna putih kelabu membumbung setinggi 200 meter dari pusat kawah Gunung Ruang. Ribuan warga diungsikan.

    “Visual Gunung Ruang tanggal 3 Mei 2024, pukul 06:28 WITA, asap putih kelabu bertekanan lemah dengan tinggi 200 meter,” kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hendra Gunawan seperti yang dilansir Antaranews.

    Sepanjang hari ini pukul 00:00 hingga 06:00 WITA, jumlah gempa vulkanik dangkal tercatat sebanyak 5 kali, gempa vulkanik dalam hanya 1 kali, gempa tektonik jauh ada 2 kali, dan tidak ada aktivitas erupsi.

    Pada Kamis (02/05/2024), berdasarkan data dari stasiun seismik Taliwang, terjadi 1 kali gempa letusan, 29 kali gempa vulkanik dangkal, 5 kali gempa vulkanik dalam, 2 kali gempa tektonik lokal, 10 kali gempa tektonik jauh, dan 1 kali gempa tremor menerus.

    Baca: Gunung Ruang meletus, status naik jadi awas

    Dengan kondisi seperti ini, PVMBG meminta penduduk di sekitar Gunung Ruang untuk tidak memasuki wilayah radius enam kilometer dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

    Penduduk di Pulau Tagulandang khususnya yang bermukim di dekat pantai agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas, dan tsunami akibat material erupsi yang masuk ke laut atau runtuhan tubuh gunung api ke dalam laut.

    Sedangkan, penduduk yang bermukim pada wilayah Pulau Tagulandang masuk dalam radius enam kilometer agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius enam kilometer.

    Sebelumnya ribuan warga yang terdampak erupsi Gunung Ruang telah dievakuasi keluar dari Pulau Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

    .Baca: Tujuh bandara ditutup akibat erupsi Gunung Ruang

    Data dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Manado mencatat 1.324 warga telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman seperti ke Kepulauan Siau, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara, hingga Kota Manado

    “Data sementara pengungsi yang sudah dievakuasi keluar dari Pulau Tagulandang sejak 30 April hingga 1 Mei 2024, total 1.324 jiwa,” ujar Humas Basarnas Manado, Feri Ariyanto seperti yang dikutip Kompas.

    Mereka dievakuasi dengan menggunakan beberapa kapal yang berbeda. Kapal milik Basarnas Manado yakni KN SAR Bima Sena sudah evakuasi 109 jiwa. Sebanyak 453 jiwa dievakuasi KRI Kakap-811 milik TNI AL.

    Baca: Setelah 22 tahun tertidur, Gunung Ruang kembali aktif

    “Selain itu, KMP Lohoraung evakuasi 663 jiwa, dan KMP Lokongbanua ada 99 jiwa. Total 1.324 jiwa,” ungkap Feri.

    Seperti yang diwartakan sebelumnya, Gunung Ruang kembali meletus pada Selasa (30/4/2024) pukul 02.35 Wita. Status aktivitas Gunung Ruang naik menjadi Level IV atau Awas.

    Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro menetapkan status tanggap darurat Gunung Ruang selama 14 hari oleh mulai 30 April hingga 14 Mei 2024.

    Penulis: Nurakhmayani/berbagai sumber