7cloud.asia – Agresi militer Israel sejak Oktober 2023 telah menyebabkan krisis kemanusiaan di Gaza, dan kembali mendorong isu kedaulatan Palestina ke panggung internasional.
Inggris dan Prancis, yang sebelumnya lebih sering berpihak kepada Israel, membuat gebrakan bersejarah dengan berbalik mendukung Palestina sebagai sebuah negara.
Perkembangan ini menandai babak baru dalam dinamika politik internasional terkait perjuangan Palestina, sekaligus memberi sinyal kuat atas semakin luasnya dukungan dunia terhadap kemerdekaan rakyat Palestina.
Dengan perubahan sikap Inggris dan Prancis ini, maka empat dari lima anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang memiliki hak veto kini sudah memberikan pengakuan resmi terhadap Negara Palestina.
Baca: 142 Negara mendukung Negara Palestina
Negara-negara tersebut adalah China, Rusia, Inggris, dan Prancis. Inggris dan Perancis baru-baru ini menegaskan pengakuannya, sehingga saat ini tinggal Amerika Serikat belum mengakui Negara Palestina.
Amerika Serikat sebagai satu-satunya anggota tetap DK PBB pemegang hak veto yang belum mengakui Palestina, dan masih konsisten mendukung penuh posisi Israel di berbagai forum internasional.
Namun, Presiden AS Donald Trump, usai bertemua dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin, 29 September, menyatakan Israel menyatakan dukungannya terhadap rencana yang ditawarkan Trump untuk mengakhiri konflik di Gaza.
Baca: Trump umumkan 20 poin penyelesaian konflik Gaza
Dalam sambutan pembukaannya, Netanyahu menegaskan bahwa rencana itu dirancang agar Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi keamanan Israel.
Trump kemudian menguraikan 20 poin rencana yang bertujuan mengakhiri perang antara Israel dan Hamas sekaligus membentuk pemerintahan pascaperang di wilayah Palestina yang tengah dilanda krisis.
Isi rencana tersebut menekankan bahwa penduduk Gaza tidak diwajibkan meninggalkan wilayahnya, serta menyerukan penghentian perang segera jika disepakati kedua pihak.
Selain itu, perjanjian tersebut juga menggariskan pembebasan seluruh sandera dalam kurun waktu dua jam setelah Israel menyetujui rencana dimaksud.
Baca: Peluang terwujudnya solusi dua negara Palestina dan Israel
