7cloud.asia – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, secara resmi memberlakukan Hari Bebas Kendaraan Bermotor bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tangerang.
Hari Bebas Kendaraan Bermotor ini akan dilaksanakan setiap hari Jumat, di mana ASN di lingkungan Pemkot Tangerang tidak diizinkan menggunakan kendaraan bermotor pribadi mulai Jumat (3/10/2025).
“Setiap Jumat, mulai hari ini, para pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang wajib tidak menggunakan kendaraan bermotor pribadi. Silakan ke kantor naik sepeda, jalan kaki kalau jarak dekat, atau gunakan transportasi umum yang tersedia seperti Tayo dan Si Benteng,” ujar Wali Kota Tangerang Sachrudin di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Hari Bebas Kendaraan Bermotor ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah penurunan kualitas lingkungan akibat pencemaran polusi udara di Kota Tangerang.
Sebagai bentuk sosialisasi, Wali Kota Tangerang bersama Wakil Wali Kota Maryono dan Sekda Kota Herman Suwarman mengawali gerakan ini dengan bersepeda bersama sekaligus meninjau sejumlah fasilitas publik serta kondisi lingkungan sekitar.
Baca: Konsep Kota 15 menit tanpa kendaraan bermotor
“Ini adalah kontribusi ASN sebagai abdi negara untuk menjaga kualitas udara dan kesehatan warga. Dengan cara sederhana ini, kita ikut menciptakan Kota Tangerang yang lebih ramah lingkungan,” katanya.
Perlu diketahui Hari Bebas Kendaraan Bermotor diterapkan setelah Wali Kota Tangerang Sachrudin dengan menerbitkan Keputusan Wali Kota Tangerang Nomor 1025 Tahun 2025.
Program ini disambut baik pegawai yang datang ke kantor dengan berjalan kaki sampai memanfaatkan transportasi publik.
Hari Bebas Kendaraan Bermotor di lingkungan intansi Pemkot Tangerang. Terpantau, area parkir di kawasan Puspem Kota Tangerang tampak lengang dan jauh berbeda dengan hari-hari biasanya yang selalu dipenuhi kendaraan bermotor.
Pegawai Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangerang, Sari Maelani mengatakan sangat mendukung adanya Keputusan Wali Kota untuk mengurangi pemakaian kendaraan bermotor yang baru diterapkan ini.
Baca: Kota-kota di Afrika berlomba kembangkan jalur untuk pesepeda dan pejalan kaki
”Tidak hanya mengurangi polusi udara ya, langkah ini bagus untuk mendorong gaya hidup sehat bagi pegawai bahkan masyarakat umum di Kota Tangerang,” ujarnya dilansir laman resmi Pemkot Tangerang.
Sari berharap penerapan Hari Bebas Kendaraan Bermotor dapat berjalan konsisten untuk mengurangi potensi pencemaran udara secara lebih maksimal.
“Saya berharap keputusan Hari Bebas Kendaraan Bermotor ini bisa terus dilaksanakan secara lebih masif atau bahkan mampu menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama peduli mengurangi polusi udara di Kota Tangerang,” pungkasnya.
Septi, salah satu pegawai bagian Protokol dan Pimpinan Kota datang ke kantor menggunakan angkutan umum dari kebiasaan sebelumnya memakai sepeda motor.
Ia mengatakan program ini juga mendorong pegawai berjalan kaki sehingga menjadi gaya hidup sehat ke kantor. “Sangat bagus dalam menciptakan udara yang sehat,” katanya.
