7cloud.asia – Kawasan agrowisata hutan bakau Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) berpotensi dikenal dunia.
“Agrowisata hutan bakau di Kubu Raya sangat berpotensi dilirik dunia, karena di Kubu Raya terdapat bakau spesies langka,” ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Kupah, Rudi Hartono di Sungai Kakap, Selasa (2/7/2024).
Kawasan agrowisata Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Raya memiliki lahan bakau seluas 15 hektare.
Terdapat sekitar lima jenis bakau di hutan bakau di desa ini, yakni Avicenia marina, Avicenia lanata, Rhizopora apiculata, Soneratia alba, dan Nypa frutican.
Baca Juga: Kenali Beragam Jenis Tanaman Bakau di Kebun Raya Mangrove Surabaya
Bahkan terdapat pula spesies langka, antara lain bakau langka ialah Kandelia candel atau Lenggadai Betina ada di Kubu Raya.
Rudi menyampaikan wilayah bakau di Kubu Raya, khususnya Sungai Kakap, juga memiliki daya tarik tersendiri karena letaknya berhadapan langsung dengan Laut Natuna.
Pada sore hari kawasan ini menyajikan pemandangan yang memukau saat matahari terbenam.
Tutupan bakau di Kecamatan Sungai Kakap, Teluk Pakedai, dan Sungai Raya, total seluas 8.771 hektare.
Baca Juga: Hampir Seperempat Mangrove Dunia Ada di Indonesia, Tapi Kini dalam Ancaman
Dengan tutupan lahan bakau di Sungai Kakap terdiri dari 14 spesies yang didominasi oleh vegetasi nipah dan tersebar di 13 desa dari 15 desa pesisir.
“Di Kecamatan Sungai Kakap ini memiliki potensi yang dapat dikembangkan, sebab di sepanjang pesisir Sungai Kakap berhadapan langsung dengan Laut Natuna,” ujarnya.
Secara keseluruhan Kabupaten Kubu Raya memiliki 33 jenis dari total 40 jenis bakau yang ada di Indonesia.
Kubu Raya memiliki bakau terluas dibanding kabupaten lain di Kalimantan Barat yakni 129.604,125 hektare dari total luas hutan bakau di Kalbar 177.023,738 hektare.
Sumber:Antaranews.com
