7cloud.asia – Beberapa waktu lalu Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) merilis hasil risetnya soal kota nyaman dikunjungi pada tahun 2022.
Riset IAP itu mengungkap Indonesia memiliki sejumlah kota yang memiliki kualitas hidup tinggi, sehingga bisa dikategorikan dalam kota nyaman dikunjungi dan ditinggali.
Berikut adalah lima kota nyaman dikunjungi di Indonesia menurut “Most Liveable City Index” berdasarkan peringkat IAP.
IAP memasukkan kota-kota ini menjadi kota nyaman dikunjungi karena memberikan pengalaman unik kepada penduduk dan pengunjung yang datang ke sana sebagaimana dilansir goodstats.id
1. Solo, Kota Bengawan
Solo, atau Surakarta, juga dikenal dengan Kota Bengawan. Tahun 2022, Solo berhasil meraih peringkat tertinggi sebagai kota paling nyaman di Indonesia menurut penilaian Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) dengan skor rata-rata mencapai 77 poin.
Keberhasilan Solo dalam meraih predikat ini tidak datang begitu saja. Kota ini dikenal dengan infrastruktur yang baik, tata ruang yang teratur, serta berbagai fasilitas kota yang memadai.
Selain itu, IAP juga mencatat Solo memiliki keindahan alam dan warisan budaya yang kaya.
Keraton Solo, Pasar Klewer, dan berbagai tempat bersejarah lainnya adalah daya tarik utama bagi wisatawan lokal dan internasional. Solo juga dikenal dengan masyarakatnya yang ramah dan keramahan tradisional Jawa.
Kehangatan budaya ini membuat Solo menjadi tempat yang nyaman bagi siapa pun yang berkunjung.
Baca: 8 kota pilihan untuk menghabiskan masa pensiun
2. Yogyakarta, Kota Pelajar
Di posisi kedua kota paling nyaman ada kota Yogyakarta dengan skor rata-rata 75 poin. Yogyakarta adalah pusat budaya dan pendidikan di Indonesia, yang juga dikenal dengan sebutan “Kota Pelajar.”
Kota Yogyakarta memiliki berbagai universitas ternama, seperti Universitas Gadjah Mada, dan merupakan rumah bagi berbagai seniman dan budayawan.
Keunikan terbesar kota ini adalah keberadaan Keraton Yogyakarta, sebuah istana kerajaan yang masih aktif hingga hari ini.
Keraton ini adalah salah satu situs budaya terpenting di kota ini dan menjadi simbol penting dari sejarah dan tradisi Jawa.
Pengunjung dapat merasakan kemegahan istana ini, serta menikmati pertunjukan seni tradisional, seperti tarian Jawa dan wayang kulit, yang sering diadakan di dalam kompleks Keraton.
Kota Yogyakarta juga menawarkan berbagai kuliner khas yang memanjakan lidah. Makanan seperti gudeg, nasi kucing, dan sate klathak adalah hidangan yang harus dicoba saat berkunjung ke Yogyakarta.
Selain itu, jalan-jalan ke pasar tradisional, seperti Pasar Beringharjo, akan memberikan pengalaman berbelanja yang unik dengan berbagai barang kerajinan dan souvenir.
Bagi siapa pun yang mengunjunginya, Kota Yogyakarta menawarkan pengalaman yang tak terlupakan yang mencakup pendidikan, kebudayaan, dan keindahan alam.
Baca: Kota ramah lansia, seperti apa kondisi dan syaratnya
3. Cirebon, Kota Udang
Cirebon, menduduki peringkat ketiga dalam daftar kota paling nyaman menurut Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) 2022.
Kota Cirebon mendapat skor rata-rata 74 poin. Kota di pesisir utara Pulau Jawa, kota ini memiliki akses mudah ke perairan yang kaya akan kehidupan laut sehingga disebut Kota Udang.
Keraton Kasepuhan, sebuah istana kerajaan yang indah, menjadi pusat budaya dan sejarah kota ini, menyuguhkan tarian tradisional dan pertunjukan wayang kulit yang memukau.
Salah satu daya tarik utama Cirebon adalah kuliner khasnya. Nasi jamblang, hidangan dengan berbagai lauk yang disajikan dalam daun jati tipis sebagai alasnya.
Selain itu, empal gentong, hidangan daging dengan kuah santan kental dan bumbu rempah khas, adalah sajian lain yang wajib dicoba oleh pengunjung.
Dengan kekayaan budayanya yang mendalam, kuliner yang lezat, dan keramahan penduduknya, Cirebon adalah destinasi yang memikat bagi siapa pun yang ingin menjelajahi budaya Jawa yang autentik sambil menikmati kuliner yang lezat di lingkungan yang ramah dan hangat.
Baca: Alon-alon waton kelakon bikin Kota Yogyakarta layak jadi slow city
4. Magelang, Kota Sejuta Bunga
Dengan skor rata-rata 73 poin, Magelang menempati posisi keempat dalam daftar kota nyaman dikunjungi menurut IAP.
Kota ini dikenal dengan julukan “Kota Sejuta Bunga” yang menggambarkan keindahan alamnya, terutama Taman Nasional Gunung Merapi dan kekayaan budaya yang dimiliki.
Selain itu, Magelang juga memiliki salah satu tempat ibadah Buddha terbesar di Indonesia, yaitu Candi Borobudur, yang menjadi daya tarik utama wisatawan dari dalam dan luar negeri.
Candi Borobudur adalah warisan budaya yang sangat penting dan telah diakui oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia.
Magelang juga menawarkan berbagai pilihan aktivitas wisata lainnya, termasuk kunjungan ke makam Presiden Indonesia pertama, Soekarno, di Taman Rekreasi Soekarno.
Keindahan alam yang melimpah, warisan budaya yang kaya, dan keramahan penduduknya menjadikan Magelang sebagai tempat yang menarik
Dan menjadi kota nyaman dikunjungibagi para pelancong yang ingin menjelajahi keajaiban alam dan sejarah Indonesia.
Baca: Konsep slow city, cara baru mengelola kota yang lebih manusiawi
5. Semarang
Semarang, yang juga mendapat skor rata-rata 73 poin, berada di posisi kelima dalam daftar kota paling nyaman menurut IAP.
Kota ini adalah ibu kota Provinsi Jawa Tengah dan memiliki infrastruktur yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu daya tarik utama kota ini adalah “Kota Lama,” yang merupakan kawasan bersejarah dengan bangunan-bangunan kolonial Belanda yang memukau.
Tempat seperti Lawang Sewu menjadi ikon yang dikenal luas. Selain itu, Semarang terkenal dengan kuliner lumpia yang lezat.
Lumpia Semarang adalah hidangan kulit lumpia tipis yang diisi dengan berbagai bahan seperti rebung, telur, udang, dan rempah khas.
Rasanya yang gurih telah membuatnya menjadi makanan wajib bagi pengunjung yang ingin mencicipi kuliner otentik Semarang.
Dalam memahami peringkat kenyamanan kota-kota ini, kita dapat lebih mengapresiasi keragaman pengalaman yang Indonesia tawarkan.
Semoga informasi ini memberikan wawasan baru tentang kota-kota paling nyaman di Indonesia dan menginspirasi lebih banyak orang untuk menjelajahi pesona negeri ini.
