Tag: indeks kualitas air

  • KLHK Sebut Kualitas Air Indonesia Meningkat di Tahun 2023

    KLHK Sebut Kualitas Air Indonesia Meningkat di Tahun 2023

    7cloud.asia – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut Indeks Kualitas Air di Indonesia pada tahun 2023 meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2022.

    Melansir Antaranews, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK, Sigit Reliantoro menjelaskan indikator kenaikan indeks ini terlihat adanya peningkatan provinsi dan kabupaten/kota yang mencapai target.

    Peningkatan Indeks Kualitas Air ini ada di provinsi yang tahun 2022 itu 41 persen yang meningkat kemudian menjadi 50 (persen).

    “Dari kabupaten/kota yang dulu 44 persen yang meningkat, tahun ini meningkat menjadi 56 persen. Jadi ada perbaikan kualitas lingkungan,” jelas Sigit.

    Berdasarkan data KLHK, Indeks Kualitas Air pada 2023 mencapai 54,59 atau mengalami kenaikan lebih dari 10 poin dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 53,88.

    Baca: Kelurahan Malaka Jaya bangun resapan air berbentuk dadu

    Hasil tersebut berdasarkan pemantauan di 14 ribu titik monitoring dan 347 titik pemantauan Onlimo yang dilakukan secara daring dan realtime.

    Selanjutnya Sigit memaparkan jika dilakukan perbandingan matriks perubahan kualitas air antara 2022 dan 2023, maka 18 persen titik pantau mengalami perbaikan kualitas.

    Sebanyak 67 persen titik pantau dengan kualitas air tetap dan 15 persen mengalami penurunan.

    Beberapa wilayah yang menunjukkan perbaikan termasuk beberapa titik pemantauan di Sungai Dangin di Bali, Sungai Bener di Jawa Tengah.

    Baca: Sungai Bengawan Solo tercemar

    Peningkatan juga terjadi di sejumlah titik di Sungai Citarum dan Sungai Ciliwung yang berada di Jawa Barat.

    Titik yang mengalami peningkatan kualitas ekstrem dari cemar berat menjadi kategori memenuhi termasuk Sungai Talang Sebaris di Bengkulu, Sungai Pikatan di Jawa Timur serta Sungai Kepoh dan Ulim di Kepulauan Bangka Belitung.

    Beberapa titik pemantauan mengalami penurunan kualitas air ekstrem, termasuk satu titik di Sungai Nipa-Nipa di Sulawesi Selatan.

    “Informasi ini juga kita juga sampaikan kepada pemerintah daerah sehingga mereka juga bisa merespons dengan membuat program-program perbaikan untuk daerah-daerah yang mengalami penurunan kualitas air,” paparnya.

    Reporter: Nurakhmayani