Tag: jahe

  • Tak Hanya Dijadikan Sebagai Bumbu, Ini Khasiat Jahe

    Tak Hanya Dijadikan Sebagai Bumbu, Ini Khasiat Jahe

    7cloud.asia – Musim hujan telah tiba. Banyak masyarakat yang melakukan berbagai cara untuk terhindar dari bermacam penyakit. Seperti mengonsumsi jahe sebagai obat tradisonal.

    Masyarakat Indonesia sudah tak asing dengan jahe.Rempah-rempah khas Asia Tenggara ini sering dipakai sebagai bumbu masakan.

    Selain itu, sejak berabad-abad yang lalu jahe kerap dipakai untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

    Maka tak heran jahe termasuk salah satu rempah-rempah yang paling sehat di dunia sehingga banyak dicari orang untuk pengobatan.

    Berdasarkan jurnal dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health, menjelaskan khasiat jahe untuk mengobati sejumlah penyakit termasuk gangguan degeneratif (radang sendi dan rematik).

    Baca: Segudang manfaat temulawak

    Berikut ini ada beberapa manfaat mengkonsumsi jahe secara rutin.

    1. Anti Penuaan dan Kanker
    Jahe adalah tanaman herbal bersifat anti-inflamasi dan anti-oksidatif yang dapat mengendalikan proses penuaan.

    Selain itu, jahe juga memiliki potensi antimikroba yang dapat membantu dalam mengobati penyakit menular.

    Bahkan, ada pula yang menyebut jahe dapat mencegah berbagai jenis kanker. Meski untuk kemanjurannya mencegah kanker masih perlu penelitian lebih lanjut lagi.

    Baca: Manfaat daun kelor

    2. Meredakan Nyeri Haid
    Bagi perempuan yang sering merasakan nyeri saat menstruasi, maka mengonsumsi jahe bisa jadi alternatif untuk mengurangainya.

    Sejumlah penelitian membuktikan bahwa jahe yang dikonsumsi dapat meredakan nyeri menstruasi pada perempuan.

    Bahkan, khasiat dari jahe disebut tak berbeda jauh dengan obat ibuprofen dan asam mefenamat.

    Air rebusan jahe minimal 4 gelas sehari dapat menimbulkan rasa tenang dan hangat di perut.

    3. Menurunkan Glukosa Darah sampai Kolesterol
    Manfaat jahe lainnya yang disebutkan dalam jurnal tersebut adalah menurunkan glukosa darah, kolesterol LDL (lemak jahat), trigliserida, sekaligus meningkatkan HLD (lemak baik).

    Baca: Manfaat teh hijau

    4. Memperkuat Sistem Imun
    Saat musim hujan seperti yang kini terjadi banyak cara unuk meningkatkan sistem imun. Salah satunya mengkonsumsi saja jahe secara rutin.

    Jahe banyak mengandung vitamin C dan magnesium. Kandungan ini membuatnya membantu tubuh untuk memperkuat sistem imun.

    Selain kedua zat tersebut, jahe juga memiliki kandungan gingerols, shogaols, dan zingerones yang dapat berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh.

    5. Menangkal Infeksi Bakteri dan Virus
    Kandungan gingerol pada jahe dapat membantu tubuh untuk menangkal infeksi bakteri dan virus tertentu seperti shigella, E.coli, dan lain-lain.

    Apalagi pada musim hujan seperti sekarang ini, jahe dapat membantu mengatasi pilek dan batuk.

    Baca: Manfaat meditasi untuk kesehatan

    6. Meredakan Sakit Otot
    Sebuah studi dari University of Georgia, Amerika Serikat, jahe memiliki efek antiperadangan yang juga berkhasiat mengurangi sakit otot.

    Dalam penelitian itu, para ahli melakukan riset terhadap 74 orang untuk melakukan beberapa jenis latihan.

    Subjek penelitian tersebut dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang diberi suplemen jahe dan kelompok yang hanya diberi pil mengandung gula.

    Hasilnya? Rasa sakit nyeri otot pascaolahraga pada kelompok pertama lebih ringan 25 persen daripada kelompok kedua.

    Baca: Manfaat jalan kaki

    7. Meredakan Morning Sickness
    Hasil studi dari Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, jahe bermanfaat untuk meredakan gejala morning sickness pada awal kehamilan.

    Ekstrak akar jahe telah digunakan lebih dari dua ribu tahun untuk mengatasi gejala gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, sembelit, perut kembung, dan bersendawa.

    8. Mengatasi Masalah Pencernaan
    Manfaat lainnya adalah mampu mengatasi dan mencegah masalah pencernaan serta membuat sistem pencernaan menjadi lebih rileks.

    Ekstrak minyak jahe mampu mengatasi masalah layaknya sakit perut karena mengandung antibakteri.

    Baca: Bahaya di balik makanan fermentasi

    Umumnya gangguan pencernaan terjadi akibat bakteri jahat yang masuk ke dalam tubuh.
    Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin mengonsumsi jahe secara rutin.

    Karena ada beberapa orang yang justru menghindari konsumsi tanaman ini terlalu banyak.
    Misalnya, ibu hamil dan menyusui, pengidap penyakit jantung, diabetes, dan orang-orang yang memiliki gangguan pembekuan darah.

    Jahe memang termasuk tanaman herbal, namun tetap ada efek samping yang bisa ditimbulkan seperti rasa tidak nyaman pada perut, diare, dan nyeri pada ulu hati.

    Jadi sebaiknya sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter jika memiliki penyakit diatas.

    Reporter: Nurakhmayani