Tag: jaklingko

  • Operator Jaklingko Mikrotrans Berunjukrasa, Memprotes Skema Penghitungan Upah

    Operator Jaklingko Mikrotrans Berunjukrasa, Memprotes Skema Penghitungan Upah

    7cloud.asia – Operator Jaklingko Mikrotrans dan mantan pengemudi mikrolet se-DKI Jakarta menggelar unjukrasa di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (30/7/2024) pagi.

    Dalam unjukrasa itu, para operator Jaklingko menyinggung soal pimpinan Transjakarta dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang dianggap tidak adil terhadapnya.

    “Hari ini kami ada di sini karena ketidakmampuan pimpinan Transjakarta dan Dishub yang semena-mena dan tidak adil,” demikian aspirasi yang tertulis dalam salah satu spanduk tuntutan yang digantung di pagar besi barikade polisi di depan Balai Kota, Jakarta Pusat.

    Dilansir Kompas.com, ratusan operator Jaklingko Mikrotrans dan mantan pengemudi mikrolet se-DKI Jakarta memadati depan kantor Balai Kota.

    Peserta aksi itu umumnya mengenakan seragam biru khas Jaklingko. Mereka terlihat membawa sejumlah bendera kecil dari sejumlah perkumpulan operator Jaklingko Mikrotrans.

    Baca: Metamorfosa Jakarta lewat penataan transportasi publik

    Beberapa operator Jaklingko Mikrotrans di antaranya adalah Kopamilet Jaya, Kolamas Jaya, Purimas Jaya, Komika Jaya, Komilet Jaya, dan Kojang Jaya.

    Sebagian besar massa pengunjukrasa duduk-duduk di dekat taman yang berada di tengah Jalan Medan Merdeka Selatan. Adapun sisanya berdiri di dekat mobil orasi yang terparkir persis di depan Balai Kota.

    Imbas demonstrasi itu, lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Selatan, tepatnya di depan Balai Kota DKI Jakarta, macet dan tidak dapat dilalui kendaraan.

    Untuk diketahui, Mikrotrans menjadi salah satu varian armada Transjakarta yang ditransformasi Pemprov DKI Jakarta agar terkoneksi dengan transportasi publik lainnya sejak 2018.

    Dalam kesempatan itu, massa aksi menuntut agar mereka dapat bertemu langsung dengan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk menyuarakan kegelisahannya, salah satunya soal upah.

    “Gaji belum turun, bagaimana kita kerja bisa semangat,” ujar salah satu orator dari mobil komando.

    Baca: TransJakarta hapus rute Kampung Rambutan-Ragunan

    Sementara itu, perwakilan dari Komilet Jaya, Jhon Kenedy mengatakan, salah satu tuntutan dalam aksi unjuk rasa yakni mengenai soal upah yang diterima para operator.

    Pasalnya, upah para operator tergantung pada perjalanan mengangkut penumpang atau target kilometer. Namun, kemacetan di Jakarta membuat target ini sering tidak tercapai.

    Dengan demikian, Jhon mengatakan, para massa aksi ini menuntut Pemprov DKI Jakarta membenahi mekanisme upah mereka.

    “Kita menyampaikan pada hari ini adalah yang paling urgent, kenapa sampai hari ini transportasi masih macet, ini adalah sebuah kelalaian dari Pemda yang langsung mengurus soal transportasi,” kata Jhon di lokasi.

    Menurut Jhon, kemacetan di Jakarta yang tidak terselesaikan hingga kini merupakan kelalaian dari pemerintah. Padahal, Jakarta macet atau tidak, semua sopir atau operator Jaklingko Mikrotrans ditargetkan untuk bisa mencapai 100 kilometer setiap harinya.

    Baca: Penumpang TransJakarta ditargetkan naik jadi 0 juta orang pada 2024

    Sementara target kilometer itu disebut tidak pernah tercapai yang berdampak pada gaji mereka yang tidak penuh bahkan di bawah upah minimun provinsi (UMP) Jakarta, yaitu di kisaran Rp 4,6 juta.

    “Terkait upah kita, saat ini upah kita sangat jauh di bawah yang layak. Dan, keterlambatan juga sering dialami. Juga, kebutuhan (sehari-hari) sangat mendesak,” ucap Jhon.

    Unjukrasa ini dijadwalkan akan berlangsung mulai dari 08.00 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB.

    Sementara, Polres Jakarta Pusat mengerahkan 969 personel untuk mengawal jalannya aksi. Tim gabungan dari TNI dan Polri ini akan berjaga di sekitar Balai Kota DKI Jakarta.

    “(Dikerahkan) 969 personel. Jalan Medan Merdeka Selatan akan dialihkan apabila skala massa unjuk rasa meningkat,” ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat dihubungi pada Selasa (30/7/2024) pagi.

    Sumber:Kompas.com

  • Banyak yang Belum Paham, Ini Beda JakLingko dan MikroTrans

    Banyak yang Belum Paham, Ini Beda JakLingko dan MikroTrans

    7cloud.asia – Meski sudah cukup lama beroperasi, ternyata masih banyak anggota masyarakat yang belum paham perbedaan transportasi publik JakLingko dan Mikrotrans.

    Belakangan, muncul kesalahpahaman di masyarakat mengenai perbedaan sistem transportasi publik terintegrasi JakLingko dan layanan Mikrotrans.

    Karena itu, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) terus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan transportasi publik di Jakarta, salah satunya terkait dengan perbedaan JakLingko dan Mikrotrans.

    “Pada kesempatan ini, saya ingin meluruskan bahwa JakLingko merupakan sistem transportasi terintegrasi yang menjadi payung berbagai moda transportasi di Jakarta, termasuk TransJakarta, MRT, dan LRT,” kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Humas TransJakarta Tjahjadi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (2/9/2024).

    Sistem tersebut, sebut dia, dirancang untuk mempermudah perpindahan antarmoda dengan sistem pembayaran terintegrasi, yang tentunya memberikan kemudahan bagi mobilitas warga.

    Baca: Ke depan diharapkan 55 persen warga Jakarta gunakan transportasi publik

    Sementara itu, Mikrotrans merupakan salah satu moda dalam jaringan JakLingko yang beroperasi sebagai angkutan kota (angkot) dengan menggunakan kendaraan kecil yang biasa disebut angkot.

    “Mikrotrans berfungsi untuk melayani rute-rute pendek di area perumahan dan jalan sempit. Meskipun berada dalam sistem JakLingko, Mikrotrans memiliki peran spesifik sebagai angkot, yang berbeda dari moda transportasi lain seperti bus TransJakarta atau MRT,” ujar Tjahjadi.

    Menurut dia, keberadaan Mikrotrans telah dirasakan manfaatnya oleh berbagai kalangan masyarakat.

    Misalnya, ibu-ibu rumah tangga dapat dengan mudah menggunakan Mikrotrans untuk beraktivitas sehari-hari keluar rumah tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.

    Anak-anak sekolah pun di area perumahan juga dapat dengan aman menggunakan untuk perjalanan harian.

    Baca: Metamorfosa Jakarta lewat penataan transportasi publik

    Mikrotrans, ujarvTjahjadi, juga bermanfaat bagi para pekerja yang tinggal di perumahan yang jauh dari jalur utama bus TransJakarta sehingga mereka dapat menjangkau halte TransJakarta atau stasiun MRT terdekat dengan mudah.

    “Hal ini meningkatkan efisiensi waktu dan kenyamanan, terutama saat jam sibuk,” ucapnya.

    Dengan berbagai inovasi dan penyesuaian layanan tersebut, TransJakarta mengharapkan semakin banyak masyarakat beralih ke transportasi publik.

    Hal itu juga sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengurangi kemacetan dan mempromosikan penggunaan transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

    Sumber:Antaranews.com