Tag: jis

  • Renovasi JIS Tak Hanya Menambah Lahan Parkir, Rumput dan Pintu Masuk Juga Harus Dibongkar

    Renovasi JIS Tak Hanya Menambah Lahan Parkir, Rumput dan Pintu Masuk Juga Harus Dibongkar

    7cloud.asia – Rencana pemerintah pusat untuk merenovasi Jakarta International Stadium (JIS) menuai kontroversi. Seperti diketahui JIS menjadi salah satu alternatif venue untuk gelaran Piala Dunia U-17 pada November 2023 mendatang.

    Renovasi JIS dilakukan karena stadion yang terletak di Jakarta Utara ini dianggap belum memenuhi standar FIFA. Masalah tersebut antara lain akses tidak memadai dan lahan parkir yang terlalu sempit. 

    Pemerintah pusat siap turun tangan untuk melakukan renovasi JIS. Anggaran untuk renovasi JIS diperkirakan mencapai triliunan rupiah.

    Sejumlah masalah ditemukan saat Ketua Umum PSSI, Erick Thohir meninjau JIS bersama Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha dan Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno pada Selasa (4/7/2023).

    Baca: Mengenal konsep baru tata kelola kota bernama slow city

    Menteri PUPR Basuki memaparkan beberapa hal harus dilakukan untuk meminimalisir risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

     

    Salah satunya adalah akses masuk dan keluar stadion yang tidak memadai.

    “Akses yang tersedia cuma ada satu, menurut saya ini berbahaya sekali keamanannya. Apalagi lingkungannya ini lingkungan berpenduduk,” kata dia.

    Basuki mengatakan perlu penambahan lima akses lagi untuk menyempurnakan JIS. Di sisi timur, kata dia, nantinya akan dibangun jembatan penyeberangan orang menuju pintu karnaval Ancol.
     
    Luas area parkir JIS juga akan diperluas dan ditambah hingga 5000 meter persegi. Untuk lahan parkir ini rencananya akan menggunakan lahan ITF Sunter yang batal dibangun. 
     

    Selain menambah tempat parkir JIS, pemerintah pusat juga akan membongkar zona parkir Barat JIS. 

    Basuki mengatakan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum akan memugar lokasi tersebut, karena terlalu sempit untuk keluar masuk bus pertandingan serta posisinya terhalang oleh pintu tiket.

     

    Sebagai solusi, pintu itu akan dibongkar agar akses bisa diperlebar dan berguna sebagai akses pemain yang akan bertanding.

    “Kondisi sekarang bus enggak bisa masuk karena ada pintu tiket di situ. Jadi itu dilebarkan,” kata Basuki.

    Rumput stadion JIS menjadi masalah ketiga yang ditemukan Basuki. Dia berharap JIS akan memiliki rumput berstandar FIFA.

    Baca: Jakarta kini sudah miliki peta bersepeda

    Ahli agronomi rumput bernama Kamal saat mengevaluasi rumput 22 stadion di Indonesia untuk Piala Dunia menemukan rumput di JIS tidak sesuai kriteria FIFA .

     

    “Bapak Kamal sebagai ahli dan agronomi rumput di stadion. Menurut beliau harus diganti ini kalau mau tiga bulan bisa dipakai, itu untuk jangka pendek saja. Mungkin jangka panjang harus diubah rumputnya,” kata Basuki.

    Ketum PSSI Erick Thohir mengatakan ahli agronomi rumput tersebut memperkirakan perbaikan rumput dapat memakan waktu tiga bulan.

    Permasalahan rumput tersebut adalah media tanam sintesis, sehingga akar rumput alami tidak masuk ke dalam tanah.

    “Kalau jenis rumputnya sama dengan yang digunakan di Si Jalak Harupat, Gelora Bung Tomo, di Palembang, sama jenisnya. Solusinya, menurut Pak Kamal adalah memindahkan rumput yang sudah jadi seperti pekerjaan kita di GBK waktu Asian Games,” kata Erick.

    Baca: Bersepeda, cara warga kota menikmati ruang kota

    Erick menegaskan, pemerintah bersama PSSI tak hanya akan merenovasi JIS tetapi juga berencana merenovasi 22 stadion yang ada di Indonesia. 
    Sehingga ia heran, kenapa orang meributkan renovasi JIS yang memang dinilai belum memnuhi standard FIFA.

    “Kenapa harus JIS terus? Kan ada lapangan lain yang mau dicek juga,” kata Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

    “Kalau kita hanya meramaikan JIS berarti lapangan lain bukan jadi prioritas kan, padahal pemerintah mau merenovasi 22 stadium. Jadi jangan terfokus hanya 1-2,” pungkas Erick.

     
  • Erick Thohir Bantah Ada Unsur Politis dalam Renovasi JIS, Ada 22 Stadion yang Direnovasi

    Erick Thohir Bantah Ada Unsur Politis dalam Renovasi JIS, Ada 22 Stadion yang Direnovasi

    “Rencana renovasi stadion termasuk JIS ini niat baik semua, apalagi niat baik pecinta sepak bola jangan dirunyami isu politik. Pemilihan presiden jalan aja sendiri,” kata Erick Thohir kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/7/2023).
     
    Baca: Piala Dunia U-17 berbarengan dengan jadwal Konser Coldplay

    Sebelumnya, Erick Thohir bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan PJ Gubernur DKI Jakarta meninjau kualitas infrastruktur stadion JIS yang dibangun pada era Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

    Dalam peninjauan tersebut ditemukan sejumlah hal yang harus diperbaiki di JIS. Salah satunya adalah rumput stadion JIS harus diperbaiki karena dinilai belum memiliki standar FIFA.

     
    Selain itu areal parkir dan pintu masuk JIS juga dinilai tidak memadai sehingga perlu direnovasi, karena JIS akan digunakan sebagai salah satu stadion penyelenggaraan Piala Dunia U-17.
     
    Baca: Seperti ini rencana pemerintah pusat terkait renovasi JIS
     
    Renovasi JIS diperkirakan akan memakan waktu tiga bulan dan akan memakan biaya hingga miliaran rupiah. 

    Rencana renovasi 22 stadion sepak bola di Indonesia tersebut, kata Erick Thohir, sudah tercantum dalam cetak biru “Garuda Terbang Tinggi 2045” yang merupakan tawaran dari Indonesia agar tidak terkena sanksi FIFA saat terjadi tragedi Kanjuruhan dan pembatalan Piala Dunia U-20.

    Sebanyak 22 stadion yang akan direnovasi pun tidak hanya di Jakarta, melainkan juga di daerah lainnya di Indonesia.

     
    Baca: Olah raga di sore hari bagus untuk penderita diabetes tipe 2
     
    Bahkan selain rencana renovasi 22 stadion, juga ditambahkan dengan rencana renovasi 16 stadion Liga 1 agar dapat menggunakan sistem video asisten wasit (VAR).

    Erick mengatakan, renovasi 16 stadion menggunakan VAR akan disinergikan dengan renovasi 22 stadion yang sudah direncanakan oleh PSSI.

    “Saya berharap ini jangan jadi polemik, seakan-akan politik. Kita ingin mendorong lebih banyak stadion berstandar FIFA,” kata Erick.

     
    Baca: Jakarta kini sudah punya peta bersepeda

    Ketua Umum PSSI yang juga Menteri BUMN tersebut mengatakan kualitas rumput lapangan untuk ajang turnamen FIFA, yang akan digunakan beberapa pertandingan dalam satu periode waktu tertentu, harus memiliki standar yang tinggi.

     
    Dia menerangkan bahwa standar internasional berbeda dengan standar FIFA.

    Baca: LRT Jabodebek diujicobakan bulan Juli ini