Tag: Kabinet perang israel

  • Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel, Bagaimana Pengaruhnya pada Gencatan Senjata di Gaza?

    Netanyahu Bubarkan Kabinet Perang Israel, Bagaimana Pengaruhnya pada Gencatan Senjata di Gaza?

    7cloud.asia – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membubarkan Kabinet Perang Israel pada Senin (17/6/2024), kata seorang pejabat Israel.

    Keputusan membubarkan Kabinet Perang Israel ini diperkirakan terjadi setelah mantan Jenderal Benny Gantz, yang berhaluan tengah, meninggalkan kabinet tersebut pekan lalu.

    Gantz bergabung dengan pemerintahan persatuan Netanyahu pada Oktober 2023 atau di awal perang melawan Hamas, dan menuntut pembentukan Kabinet perang.

    Pada hari-hari awal perang, Gantz menuntut dibentuknya kabinet kecil yang dipimpin Gallant sebagai cara mengesampingkan anggota parlemen sayap kanan di pemerintahan.

    Kabinet Perang Israel ini terdiri atas tiga orang: Benny Gantz, Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.

    Baca: PM Israel Benjamin Netanyahu hadapi tekanan dalam negeri

    Kabinet Perang yang berpengaruh ini dibubarkan seminggu setelah Gantz, anggota parlemen dari pihak oposisi yang populer dan mantan panglima militer, keluar dari koalisi pemerintahan.

    Gantz dilaporkan frustrasi atas cara Netanyahu menangani perang. VOA Indonesia mengutip kantor berita Associated Press (AP) melaporkan, pada 18 Mei Gantz mengungkapkan kekecewaannya.

    “Jika Anda mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan pribadi, dan memilih untuk mengikuti jejak Herzl, Ben Gurion, Begin, dan Rabin – maka kami akan menjadi mitra Anda dalam perjuangan ini. Tetapi jika Anda memilih jalur fanatik dan mengarahkan seluruh bangsa ini ke kehancuran, kami akan terpaksa keluar dari pemerintahan.”

    Tanpa Gantz, Netanyahu kemudian membubarkan Kabinet Perang tersebut.

    Baca: AS tangguhkan pengiriman senjata, ini respon PM Benjamin Netanyahu

    Dilansir VOA Indonesia, pada Minggu (16/6/2024), militer Israel mengumumkan bahwa mereka akan memulai “jeda taktis” selama 11 jam pada siang hari terkait aksi pemboman mereka terhadap militan Hamas di Gaza selatan.

    Jeda taktis ini untuk memungkinkan peningkatan pengiriman bantuan kemanusiaan untuk menjangkau warga Palestina yang kelaparan.

    Lantas bagaimana prospek gencatan senjata di Gaza, pasca pembubaran kabinet perang ini?

    Para pejabat Israel tanpa menyebut namanya karena tidak berwenang membahas perubahan itu dengan media, mengatakan bahwa ke depannya Netanyahu akan mengadakan forum yang lebih kecil dengan beberapa anggota pemerintahnya untuk membahas isu-isu sensitif.

    Pembubaran Kabinet Perang Israel dinilai dapat mempersulit upaya baru internasional untuk menengahi gencatan senjata dalam perang Israel-Hamas.