Tag: karawang

  • Pemilu 2024: KPU Karawang Berhentikan 5 PPK Karena Mainkan Perolehan Suara Caleg

    Pemilu 2024: KPU Karawang Berhentikan 5 PPK Karena Mainkan Perolehan Suara Caleg

    7cloud.asia – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memberhentikan lima anggota Panitia Pemilihan Kecamatan karena diduga melakukan “permainan” perolehan suara calon legislatif pada Pemilu 2024.

    Anggota PPK Pemilu 2024 yang diberhentikan oleh KPUD Karawang ini terdiri dari ketua dan anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan).

    “Mereka dinonaktifkan karena terindikasi melanggar etik sebagai penyelenggara pemilu 2024,” kata komisioner KPUD Karawang Ikmal Maulana dilansir Antaranews.com, Minggu (3/3/2024).

    Awalnya, KPUD Karawang menonaktifkan dua anggota PPK Pakisjaya, Karawang karena terbukti melakukan “permainan” di Pemilu 2024.

    Baca: Din Syamsuddin minta jajaran Muhammadiyah tak beri legitimasi bagi mereka yang mencuri suara rakyat 

    Kemudian KPU Karawang juga menjatuhkan sanksi nonaktif terhadap satu anggota PPK Lemahabang, dan yang terbaru KPU Karawang menonaktifkan dua orang PPK Cikampek.

    “Dua orang PPK Cikampek yang dinonaktifkan adalah ketua dan satu anggotanya,” kata dia.

    Ia mengatakan kelima anggota dan ketua PPK yang dinonaktifkan diduga melakukan “permainan” perolehan suara calon legislatif DPRD Karawang.

    Mereka melakukan penggeseran suara calon legislatif tertentu dan memindahkan perolehan suara ke calon legislatif lainnya.

    Baca: Aksi serentak 1 Maret tuntut pengungkapan kecurangan di Pemilu 2024

    Dia menjelaskan keputusan menonaktifkan lima anggota dan ketua PPK tersebut dilakukan setelah KPU Karawang menemukan bukti dan pengakuan terjadinya pergeseran perolehan suara dari satu caleg yang satu ke caleg lainnya.

    KPU Karawang memutuskan untuk menonaktifkan lima orang PPK karena terbukti melanggar kode etik sebagai penyelenggara pemilu.

    “Semua yang terindikasi bermain, kami nonaktifkan. Dan kami lanjutkan dengan sidang pemeriksaan etik,” katanya.

    Seorang anggota dan ketua PPK Cikampek dinonaktifkan karena diduga melakukan penggeseran perolehan suara antara dua caleg di PKB yang mengakibatkan salah satu caleg dirugikan.

    Baca: Pemilu 2024 penuh kecurangan, masyarakat sipil siap bergerak melawan

    Seorang anggota PPK Lemahabang dinonaktifkan karena melakukan penggeseran perolehan suara antara dua caleg di Partai Golkar yang merugikan caleg lainnya dari partai yang sama.

    Sebanyak dua anggota PPK Pakisjaya dinonaktifkan setelah mengaku telah melakukan penggeseran perolehan suara antara dua caleg di Partai Demokrat, yang mengakibatkan caleg lainnya merugi karena kehilangan perolehan suaranya.

  • Ribuan Warga Karawang Mengungsi Karena Rumah Mereka Kebanjiran

    Ribuan Warga Karawang Mengungsi Karena Rumah Mereka Kebanjiran

    7cloud.asia – Ribuan warga Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar), mengungsi akibat rumah mereka terendam banjir menyusul meluapnya Sungai Cibeet dan Citarum di wilayah Karawang.

    Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang pada Rabu (5/3/2025) banjir di Karawang melanda sejumlah desa/kelurahan di empat kecamatan dengan ketinggian air bervariasi hingga ada yang mencapai dua meter.

    Di antara titik yang dilanda banjir di Karawang ialah Desa Karangligar, Mekarmulya, Mulyajaya, dan Desa Wanakerta, yang berada di Kecamatan Telukjambe Barat.

    Kemudian dua kelurahan di Kecamatan Karawang Barat yang meliputi Kelurahan Tanjungmekar dan Kelurahan Karawangkulon. Lalu di Desa Sukamakmur dan Purwadana Keuangan Telukjambe Timur.

    Baca: Penyebab banjir besar di Bekasi

    Selain itu banjir juga melanda Desa Mulangsar, Ciptasari, Tamanmekar, dan Desa Tamansari yang berada di Kecamatan Pangkalan.

    Bencana banjir di Karawang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir ini akibat tingginya curah hujan, memicu meluapnya air Sungai Cibeet dan Citarum di wilayah Karawang.

    Empat desa di wilayah Karawang Selatan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat sempat terisolir karena banjir setinggi sekitar 1,5 meter akibat meluapnya air Sungai Cibeet.

    Tim Reaksi Cepat mencatat sebanyak 3.659 Kepala Keluarga (KK) atau 10.180 jiwa terdampak banjir di wilayah Karawang. Ribuan warga Karawang yang terdampak banjir mengungsi ke tempat yang lebih aman.

    Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan saat ini petugas masih terus melakukan evakuasi terhadap warga terdampak banjir ke sejumlah titik pengungsian.

    Baca: Jabodetabek dikepung banjir ribuan rumah terdampak

    Seperti yang terjadi di Desa Sukamakmur dan Purwadana, petugas mengevakuasi warga ke titik pengungsian kawasan Resinda yang dilengkapi dengan dapur umum dan posko kesehatan.

    Selain itu Pemkab Karawang bersama pihak terkait dibantu Kodim dan Polres Karawang juga telah menyediakan tenda pengungsian dan dapur umum di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat.

    Dari pantauan di lapangan, warga terdampak banjir tidak hanya mengungsi ke tenda yang disediakan pemerintah.

    Mereka juga ada yang mengungsi ke masjid, mushala, bahkan ada yang sampai membangun tenda sendiri dengan terpal di pinggir jalan.

  • DPR Dorong Pengembangan Jalur KRL Hingga Karawang dan Cikampek

    DPR Dorong Pengembangan Jalur KRL Hingga Karawang dan Cikampek

    7cloud.asia – Wakil Ketua DPR Saan Mustopa mendorong percepatan perpanjangan layanan KRL Commuter Line hingga Stasiun Karawang dan Stasiun Cikampek Jawa Barat.

    Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (23/12/2025), guna melihat langsung kesiapan infrastruktur perkeretaapian di wilayah tersebut.

    Pimpinan DPR Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang) ini menjelaskan bahwa hingga tahun 2025, layanan KRL masih beroperasi sampai Stasiun Cikarang dan belum menjangkau Karawang maupun Cikampek.

    Menurutnya, kondisi ini bukan karena rendahnya kebutuhan masyarakat, melainkan akibat belum dilakukannya elektrifikasi jalur Cikarang–Cikampek–Karawang.

    “KRL hari ini memang baru sampai Cikarang. Kita ingin lanjutkan sampai Karawang dan Cikampek, karena kebutuhannya nyata,” ujar Saan.

    Baca: Kontroversi kenaikan tarif KRL

    Ia menambahkan, jalur dari Cikarang ke Cikampek memiliki jarak sekitar 40 kilometer dan saat ini sudah masuk dalam perencanaan elektrifikasi. DPR RI, kata Saan, ingin memastikan agar rencana tersebut tidak hanya berhenti pada desain, tetapi benar-benar diwujudkan.

    “Desainnya sudah ada, rencananya sudah ada. Sekarang tinggal bagaimana kita melakukan percepatan,” tegasnya.

    Menurut politisi partai NasDem ini, perpanjangan KRL menjadi penting mengingat Karawang merupakan kawasan industri nasional dengan mobilitas pekerja yang sangat tinggi. Banyak masyarakat Karawang bekerja di Bekasi dan Jakarta, begitu pula sebaliknya.

    “Kalau KRL masuk, mobilitas masyarakat akan jauh lebih efisien,” katanya.

    Baca: Jumlah kota besar di dunia terus bertambah

    Adapun proyek elektrifikasi jalur kereta api Cikarang–Cikampek ditargetkan selesai pada tahun 2027 dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp2 triliun.

    “Yang perlu digarisbawahi, pembiayaannya tidak menggunakan APBN, tetapi melalui kerja sama korporasi antara KAI dan PLN,” kata Saan saat kunjungan kerja di Stasiun Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Selasa (23/12/2025).

    Menurutnya, skema pembiayaan ini menunjukkan adanya keseriusan dari BUMN untuk mendukung pengembangan transportasi publik nasional. Namun demikian, Saan menegaskan pentingnya kepastian waktu dan koordinasi yang solid agar target 2027 tidak meleset.
    “Tanpa satu peta jalan bersama, target ini akan sulit tercapai secara optimal,” ujarnya.

    Saan menilai elektrifikasi jalur bukan sekadar proyek teknis, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan efisiensi transportasi dan menekan kemacetan serta polusi.

    “KRL itu bukan hanya soal kereta, tapi soal kualitas hidup masyarakat,” katanya.