Tag: kecelakaan

  • 154 Orang Meninggal Selama Perayaan Songkran di Thailand

    154 Orang Meninggal Selama Perayaan Songkran di Thailand

    7cloud.asia – Sebanyak 154 orang meninggal dunia dan 705 orang lainnya luka-luka dalam kecelakaan lalu lintas selama perayaan Songkran atau Tahun Baru Thailand dalam periode 13 hingga 15 April 2026.

    Tingginya angka kecelakaan dalam Festival Songkran ini membuatnya dikenal sebagai “Seven Dangerous Days”.

    Mengutip detik travel.com pada Rabu (15/4/2026) jumlah kecelakaan tahun ini sebenarnya turun jika dibandingkan dengan tahun lalu hingga mencapai 1.002 kasus.

    Namun, jumlah korban meninggal pada tahun ini meningkat menjadi 154 orang dari 144 orang pada tahun lalu. Sementara korban luka menurun dari 999 menjadi 705 orang.

    Baca: Festival Kemayoran, Menggali Ingatan Kawasan Kemayoran

    Menurut Kepala Pusat Keselamatan Jalan (RSC), Yossapol Wenukoset pada Senin (13/4/2026) lalu sebanyak 237 kecelakaan di seluruh Thailand.

    Adapun jumlah korban luka mencapai 224 orang dan 51 orang meninggal dunia.

    Jutaan orang yang memenuhi jalanan di berbagai kota di Thailand selama Festival Songkran ini sebagai salah satu pemicu kecelakaan berulang.

    Perang air yang dilakukan oleh masyarakat membuat jalanan menjadi licin.

    Kecelakaan berulang saat Festival Songkran itu menjadi perhatian pemerintah Thailand dengan menggelar kampanye keselamatan bertajuk “Drive Safely, Reduce Speed, Prevent Accidents” untuk menekan angka kecelakaan.

    .

  • Pengumuman Kesimpulan Penyebab Kecelakaan Tragis KRL di Stasiun Bekasi Timur Dinilai Lamban

    Pengumuman Kesimpulan Penyebab Kecelakaan Tragis KRL di Stasiun Bekasi Timur Dinilai Lamban

    7cloud.asia – Lambannya pengungkapan penyebab kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur menuai kritik.

    Insiden itu menewaskan 16 orang dan menyebabkan puluhan penumpang mengalami luka-luka. Sebagian besar korban berada di gerbong belakang KRL yang mengalami kerusakan parah akibat tabrakan.

    Menurut Anggota Komisi V DPR, Mori Hanafi, kasus tersebut seharusnya sudah dapat disimpulkan penyebabnya karena dinilai bukan kecelakaan yang rumit untuk diinvestigasi.

    Ia mempertanyakan alasan pemerintah yang menyebut proses penyelidikan masih berjalan. Mori yakin Kepala Basarnas dan Kepala KNKT sudah tahu penyebab kecelakaan yang terjadi pada akhir April tersebut.

    Baca: KAI Jakarta Bakal Tutup 40 Perlintasan Liar pada 2026

    ”Ini kalau alasan yang disampaikan adalah alasan karena masih dalam proses penyidikan, buat saya secara penyidikan, ini nggak masuk akal,” tegas Mori dalam keterangan tertulis yang dikutip Parlementaria, di Jakarta, Jumat (15/5/2026)

    Legislator Fraksi Partai NasDem itu menilai lambannya penyampaian hasil investigasi justru menimbulkan ketidakjelasan di tengah masyarakat terkait evaluasi keselamatan transportasi nasional.

    “Kecelakaan kereta di Bekasi itu nggak pelik. Sederhana itu, Pak. Kok bapak-bapak bisa mengatakan, belum bisa menyimpulkan apa sebabnya? Udah berapa lama itu, Pak? Jadi di sisi lain tiba-tiba alasan kesehatan. Ini mana yang tepat alasan ini, Pak,” ujarnya.

    Baca: Tabrakan Kereta Api di Bekasi Timur Jadi Peringatan Pentingnya Pembenahan Perlintasan Sebidang

    Selain menyoroti kecelakaan kereta di Bekasi, Mori juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap rentetan kecelakaan transportasi lain yang terjadi dalam waktu berdekatan, termasuk kecelakaan bus ALS yang menewaskan 16 orang.

    “Saya terus terang kecewa. Ini yang punya, ini kan Menteri Perhubungan. Apalagi persoalannya kemudian, kalau nggak salah seminggu selain itu ada kecelakaan lagi tuh. Kereta lagi. Jadi kita belum bicara tabrakan bus ALS 16 orang meninggal,” kata dia.

    Mori menegaskan pemerintah harus segera memperkuat pengawasan dan evaluasi keselamatan transportasi, sekaligus memastikan investigasi setiap kecelakaan dilakukan secara transparan agar tragedi serupa tidak kembali terulang.