Tag: kendaraan pribadi

  • Dewan Transportasi Kota Jakarta Usulkan Penambahan Rute Layanan Bus Non Subsidi

    Dewan Transportasi Kota Jakarta Usulkan Penambahan Rute Layanan Bus Non Subsidi

    7cloud.asia – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menerima audiensi Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) periode 2023-2026 di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Senin (28/4/2025).

    Dalam pertemuan tersebut, DTKJ menyampaikan sejumlah masukan terkait penguatan dan pengawalan kebijakan transportasi khususnya transportasi publik di Jakarta dan wilayah sekitarnya.

    Ketua DTKJ, Haris Muhammadun mengusulkan penambahan rute Royaltrans (layanan bus non-subsidi) untuk menjangkau pengguna kendaraan pribadi di wilayah penyangga Jakarta.

    Tujuh rute tambahan yang diusulkan di antaranya rute Graha Raya Bintaro-Ciledug dan Grand Wisata Bekasi serta Sumarrecon Bekasi ke Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Halim.

    “Karena sebetulnya kan orang-orang developer yang ada di Bodetabek, itu kan pengguna mobil pribadi, itu yang akan kita sasar. Sehingga Royaltrans itulah yang akan kita tambahkan,” jelas Haris.

    Baca: Transjabodetabek rute Blok M–Alam Sutera mulai beroperasi

    Kepada Gubernur, Haris juga menyampaikan apresiasi DTKJ terhadap peluncuran TransJabodetabek rute Blok M-Alam Sutera sehingga memberikan kemudahan mobilitas masyarakat.

    “Kita menyampaikan kepada Pak Gubernur apresiasi yang sangat besar. Karena TransJabodetabek kemarin sudah diluncurkan dari mulai Alam Sutera sampai dengan Blok M,” ujarnya.

    Selain itu, DTKJ mengusulkan penerapan tarif parkir yang lebih tinggi di koridor yang sudah terlayani angkutan publik dan pengembangan fasilitas park and ride di luar Jakarta.

    Menurutnya, komunikasi Gubernur DKI dengan kepala daerah di Bodetabek terkait pengembangan layanan transportasi sudah berjalan baik.

    “Karena itu juga akan menjadi mekanisme yang baik dalam bertransportasi. Artinya mereka parkir di satu tempat kemudian menggunakan dengan transportasi publik,” kata Haris.

    Baca: Perluasan TransJakarta kurangi penggunaan kendaraan pribadi

    DTKJ juga mendorong optimalisasi penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), mengingat saat ini baru 11 persen pelanggaran yang terkirim. Selain itu, juga dibahas mengenai creative budgeting untuk angkutan publik.

    Untuk mendukung program perluasan jangkauan transportasi publik hingga wilayah Jabodetabek, DTKJ mengusulkan penerbitan Peraturan Gubernur baru terkait tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor transportasi.

    “Tadi Pak Gubernur juga menyampaikan arahan bagaimana Jaklingko atau mikrotrans-mikrotrans ini juga bisa menjadi feeder yang ada di Bodetabek,” tambah dia.

    Menanggapi usulan-usulan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menyampaikan bahwa Gubernur Pramono menyambut baik masukan-masukan yang disampaikan dan akan menindaklanjutinya secara detail.

  • Transjabodetabek Rute Blok M–Bandara Soetta Resmi Beroperasi: Diharapkan Turunkan Penggunaan Kendaraan Pribadi

    Transjabodetabek Rute Blok M–Bandara Soetta Resmi Beroperasi: Diharapkan Turunkan Penggunaan Kendaraan Pribadi

    7cloud.asia – Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (SH2) di Terminal Blok M Jalur 6, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, resmi dioperasikan pada Kamis (12/3/2026).

    Rute baru merupakan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menghadirkan transportasi publik yang terintegrasi sekaligus terjangkau bagi masyarakat.

    “Selama ini sekitar 70 hingga 80 persen masyarakat masih menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju bandara. Padahal, pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mencapai lebih dari 54,9 juta orang per tahun,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat peresmian.

    Pramono menjelaskan, rute SH2 menghubungkan kawasan Blok M sebagai area Transit Oriented Development (TOD) secara langsung dengan Bandara Soekarno-Hatta melalui layanan direct service.

    Kehadiran rute ini memberikan alternatif baru bagi masyarakat yang ingin menuju bandara dari pusat kegiatan di Jakarta Selatan tanpa harus berganti moda transportasi.

    Selama tiga bulan ke depan, terutama dalam rangka menyambut Idulfitri, tarif tetap ditetapkan sebesar Rp3.500.

    Baca: TransJabodetabek jadi finalis ‘Bloomberg Philanthropies Local Leaders Awards 2025‘

    “Setelah tiga bulan, kami akan melakukan evaluasi karena beban operasional dan subsidi yang harus ditanggung cukup besar. Setelah masa evaluasi, tarif akan disesuaikan pada kisaran Rp10.000 hingga Rp15.000,” jelasnya.

    Saat ini terdapat beberapa moda transportasi yang melayani rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta, yaitu shuttle DAMRI dengan tarif sekitar Rp80.000.

    Selain itu juga ada taksi Blue Bird dengan tarif tetap sekitar Rp217.000 (belum termasuk tol), serta layanan transportasi daring seperti GoCar dan Grab dengan tarif berkisar Rp127.500 hingga Rp155.500.

    Melalui layanan Transjabodetabek SH2, diperkirakan sekitar 1.900 hingga 2.000 penumpang dapat terlayani setiap hari. Target tersebut mengacu pada pengalaman rute sebelumnya, seperti Blok M–Bogor, yang awalnya ditargetkan melayani 2.000 penumpang per hari.

    Namun, pada hari libur jumlah penumpangnya kini bisa mencapai lebih dari 8.500 orang dengan rata-rata harian di atas 7.000 penumpang.

    Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan Kota Tangerang sebagai kota penyangga ibu kota memiliki sekitar 2 juta penduduk yang sebagian besar bekerja di Jakarta. Ia menyambut baik hadirnya layanan Transjabodetabek untuk mendukung mobilitas warga.

    Baca: Layanan TransJabodetabek akan terus diperluas

    “Tangerang merupakan kota lintasan, baik melalui Jalan Tol Jakarta–Merak maupun akses menuju Bandara Soekarno-Hatta. Dengan layanan Transjabodetabek ini, kami berharap dapat membantu meminimalkan kemacetan di sejumlah titik, baik di Jakarta maupun di wilayah Kota Tangerang,” ujarnya.

    Sachrudin juga mengapresiasi kolaborasi antardaerah dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih baik bagi masyarakat.

    Sebagai informasi, estimasi waktu perjalanan dari Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta sekitar 121 menit dengan panjang lintasan mencapai 65,1 kilometer.

    Sebanyak 14 unit bus akan dioperasikan pada rute ini, dengan 13 titik pemberhentian di wilayah Jakarta dan 10 titik pemberhentian di luar Jakarta. Bus beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 22.00 dengan waktu tunggu (headway) sekitar 10–20 menit.

    Rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta meliputi Blok M Jalur 6–Bundaran Senayan 2–FX Sudirman–Gelora Bung Karno 2–DPR/MPR 1–DPR/MPR 2–Sbr. Sowan Wisata Belanja–Jl. Cengkareng Golf Club 1–Sewarna Foodhall 1–Jl. Cengkareng Golf Club 3–Terminal Kargo 1–Terminal Kargo 2–Perkantoran Soekarno-Hatta.

    Sementara rute sebaliknya, Bandara Soekarno-Hatta–Blok M, meliputi Perkantoran Soekarno-Hatta–Stasiun KA Bandara–Imigrasi SHIA–Bundaran Kargo–Sekolah Ibu Pertiwi–Swadaya Slipi–Perpustakaan Riset BPK–Sbr. DPR/MPR 1–Gelora Bung Karno 1–Summitmas–Bundaran Senayan 1–Blok M Jalur 6.