Tag: korban banjir bandang

  • Anjing Pelacak Ini Gugur Saat Mencari Korban Banjir Sumatera, Dikubur Secara Protokol Kedinasan Lengkap

    Anjing Pelacak Ini Gugur Saat Mencari Korban Banjir Sumatera, Dikubur Secara Protokol Kedinasan Lengkap

    7cloud.asia – Seekor anjing pelacak dari unit K-9 Polda Riau, gugur saat menjalankan operasi kemanusiaan mencari korban banjir bandang di Sumatera Barat. Jasadnya dimakamkan secara protokol kedinasan lengkap.

    Anjing bernama Reno ini merupakan jenis Belgian Malinois berusia 8 tahun. Selama hidupny Reno yang merupakan anjing spesialis Search And Rescue (SAR) ini sering terlibat dalam berbagai operasi pencarian korban bencana.

    Melansir berita dari Sumbardaily.com, kondisi Reno mulai melemah saat bertugas di bawah Operasi Aman Nusa II di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

    Baca: Hampir Sepekan Bencana di Sumatera, Korban Meninggal Capai 744 Orang

    Reno kelelahan saat membantu tim menggali dan menelusuri area terdampak. Upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil hingga akhirnya Reno dinyatakan gugur dalam tugas.

    Polda Riau berduka dan merasa kehilangan dengan anjing yang memiliki rekam jejak pengabdian yang panjang ini.  

    “Reno gugur dalam tugas negara saat membantu operasi kemanusiaan di Kabupaten Agam. Dedikasinya patut diteladani. Kami seluruh keluarga besar Polda Riau menyampaikan rasa kehilangan yang sangat mendalam,” Kabid Humas Polda Riau, Kombes Anom Karibianto.

    Karena jasanya tersebut dan sebagai bentuk penghormatan kepolisian, Reno dimakamkan secara protokol kedinasan lengkap, sama seperti anggota Polri lainnya ketika gugur dalam bertugas. Jasad Reno diselimuti bendera Merah Putih sebelum diturunkan ke liang lahat.

    Baca: Negara dan Korporasi Harus Bertanggung Jawab Atas Banjir dan Longsor di Sumatera

    Upacara dipimpin langsung oleh Direktur Samapta Polda Riau Kombes Syahrial M Abdi dan dihadiri personel Polsatwa Polda Riau serta jajaran aparat kepolisian dari Polda Sumbar.

    Selanjutnya Anom menjelaskan satwa K-9 bukan hanya alat taktis, tetapi juga bagian dari keluarga besar Polri. Keberadaannya sangat membantu polri dalam menjalan misi kemanusiaan, penegakan hukum, maupun pencarian korban bencana.

    Karena itu, pengabdian Reno akan tetap dicatat sebagai bagian dari kehormatan institusi kepolisian.

    Baca: Tiga Bupati di Aceh Nyerah Tangani Banjir dan Longsor

    “Sebagai bentuk penghormatan, Satwa K9 Reno dimakamkan secara kedinasan. Reno adalah bagian dari keluarga besar Polda Riau, pengabdiannya tercatat sebagai kehormatan bagi institusi Polri,” jelasnya.

    Upacara perpisahan yang berlangsung khidmat itu menjadi penghormatan terakhir bagi Reno, anjing pelacak yang telah mendarmabaktikan hidupnya dalam tugas kemanusiaan.

    “Selamat jalan, Reno. Pengabdianmu menjadi kehormatan bagi kami dan akan selalu dikenang,” ucap Anom.