7cloud.asia – Kota berkelanjutan atau ramah lingkungan memainkan peran penting dalam mengurangi emisi global dan menjaga kelestarian lingkungan.
Transportasi umum yang berkelanjutan, pertanian perkotaan, adalah sebagian fitur penting yang harus dipenuhi agar sebuah kota disebut kota berkelanjutan lagi ramah lingkungan.
Dengan fitur kota berkelanjutan ini, warga kota dapat belajar untuk membantu merawat lingkungan di sekitarnya dan planet Bumi dalam skala yang lebih luas.
Dilansir earth.org, terdapat upaya global untuk mencoba dan bertindak lebih berkelanjutan guna melindungi lingkungan dan menciptakan Bumi yang aman untuk ditinggali oleh generasi mendatang.
Baca: Membangun Jakarta menjadi kota yang lebih layak huni
Mengembangkan kota berkelanjutan adalah salah satunya, mengingat pada tahun 2050, 66 persen populasi dunia akan tinggal di kota.
Karena jumlah yang signifikan ini, penting bagi perencana kota untuk mengambil tindakan berkelanjutan dan menciptakan kota yang mendukung infrastruktur berkelanjutan.
Kota berkelanjutan mempunyai beberapa karakteristik unik yang mungkin tidak dimiliki oleh kota tradisional.
Salah satu kota berkelanjutan adalah memprioritaskan taman di atap rumah dibandingkan kota-kota konvensional.
Baca: 8 elemen hijau yang membuat sebuah kota lebih ramah lingkungan
Berikut lima ciri Kota Berkelanjutan sebagaimana dilansir earth.org:
1. Transportasi Umum yang Efisien
Kota berkelanjutan fokus pada pilihan yang lebih ramah lingkungan, seperti bersepeda atau berjalan kaki.
Beberapa ciri utama kota berkelanjutan adalah banyaknya trotoar, jembatan sepeda, dan tempat penitipan sepeda yang mudah diakses.
Ketika kota-kota semakin terhubung dengan bantuan teknologi Internet of Things (IoT), misalnya, kota-kota tersebut juga dapat menyediakan layanan transportasi umum yang lebih baik.
Langkah itu termasuk transprtasi umum yang tepat waktu, pengaturan lalu lintas kota yang baik, penyediaan tempat pengisian daya untuk kendaraan listrik yang memadai.
Baca: Tantangan menerapkan infrastruktur ramah lingkungan di sebuah kota
2. Arsitektur Hijau
Arsitektur hijau adalah komponen kunci kota berkelanjutan, karena akan mengurangi jumlah sumber daya yang digunakan.
Arsitektektur hijau juga akan menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) yang dihasilkan dari pembangunan struktur kota.
Membangun dengan mempertimbangkan keberlanjutan pada dasarnya adalah tulang punggung kota berkelanjutan.
Bangunan ramah lingkungan dapat mencakup panel surya, peningkatan ventilasi dan insulasi, serta penggunaan sistem HVAC pintar.
Arsitektur hijau menjadi semakin menonjol dan kemungkinan akan terus berlanjut di masa depan.
Baca: Apa itu infrastruktur ramah lingkungan
3. Urban Farming
Ada banyak manfaat baik ekonomi maupun manfaat ekologis dari rooftop garden atau teknik urban farming.
Masyarakat sekitar mendapatkan manfaat terbesar dari pertanian perkotaan, dan mereka berperan sebagai komponen penting dalam kota yang berkelanjutan.
4. Penggunaan Energi Terbarukan
Pengenalan panel surya, turbin angin, sumber tenaga panas bumi dan pembangkit listrik tenaga air merupakan contoh energi terbarukan yang banyak diadopsi.
Revolusi industri diperkirakan akan terjadi lagi dalam waktu dekat, dan energi terbarukan akan menjadi kekuatan pendorongnya.
Sumber energi terbarukan mungkin mahal untuk diintegrasikan ke dalam kota saat ini.
Namun, peningkatan permintaan akan membuat sumber energi terbarukan tersedia lebih luas dan hemat biaya seiring berjalannya waktu.
Baca: Desain biofilik, memasukkan alam dalam lingkungan buata
5. Pengelolaan Sampah dan Konservasi Air
Pengelolaan limbah berkelanjutan mendapat perhatian lebih.
Banyak aspek masyarakat yang berkontribusi terhadap sampah dalam jumlah besar — misalnya sekolah, kantor, toko, hotel, restoran, dan entitas lain yang menghasilkan sampah.
Penggunaan teknologi IoT dapat memungkinkan kota mengelola sampahnya secara lebih berkelanjutan.
Sumber: earth.org baca artikel asli di sini
