Tag: kualitas

  • Usai Hujan, Kualitas Udara di Jakarta Membaik

    Usai Hujan, Kualitas Udara di Jakarta Membaik

    7cloud.asia – Usai diguyur hujan deras pada Sabtu (4/11/2023) malam, kualitas udara di DKI Jakarta membaik pada Minggu (05/11/2023) pagi.

    Dilihat dari situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.56 WIB, Jakarta berada pada rangking 18 terburuk dunia dengan indeks kualitas udara berada pada angka 89.

    Angka ini masuk dalam kategori sedang dengan angka partikel halus (Particulate Matter/PM) 2.5.

    Jika dibandingkan dengan Sabtu (4/11/2023) kemarin ada peningkatan kualitas udara yang signifikan, yaitu dengan IQAir berada pada angka 169 dan terburuk kelima dunia.

    Sementara itu, pantauan IQAir pada Minggu pagi, kota dengan kualitas udara terburuk di dunia Delhi (India) dengan indeks kualitas udara di angka 469, diikuti Lahore (India) di angka 356 dan Dhaka (Banglades) di angka 194.

    baca: seperti ini langkah pemerintah atasi polusi udara di jakarta dan sekitarnya

    Meski secara keseluruhan kualitas udara di Jakarta membaik, namun ada beberapa wilayah di Jakarta yang tercatat memiliki kualitas udara dengan kategori tidak sehat, yakni Pasir Putih, Jeruk Purut dan Kemang V.

    Sebelumnya pemprov DKI Jakarta bersama pemerintah pusat melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki kualitas udara di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).

    Langkah untuk mengatasi polusi udara di Jakarta dan sekitarnya tersebut dibagi dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.

    Presiden kemudian memerintahkan kementerian/lembaga terkait untuk melakukan intervensi yang bisa meningkatkan kualitas udara di Jabodetabek.

    Jokowi meminta rekayasa cuaca untuk dilakukan.

    baca: cuaca hari ini jakarta berpotensi hujan sore hingga malam

    “Kemudian juga rekayasa cuaca untuk memancing hujan di kawasan Jabodetabek,” ujarnya, seperti dilaporkan Detikcom.

    Jokowi lantas meminta agar regulasi untuk percepatan penerapan batas emisi khususnya di Jabodetabek untuk segera ditetapkan. Kemudian memperbanyak ruang terbuka hijau.

    Untuk jangka menengah, Jokowi meminta agar kebijakan mengurangi penggunaan kendaraan berbasis fosil segera diterapkan. Jokowi meminta agar warga beralih ke moda transportasi massal.

    “Saya kira bulan ini LRT segera dioperasionalkan, MRT juga sudah beroperasi, kemudian kereta cepat bulan depan juga sudah beroperasi dan juga percepatan elektrivikasi kendaraan umum dengan bantuan pemerintah,” papar Jokowi.

    baca: jumat pagi kualitas udara di jakarta tidak sehat

    Sementara untuk jangka panjang, Jokowi menekankan pentingnya memperkuat aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

    Dia meminta pengawasan kepada sektor industri dan pembangkit listrik terutama di sekitar Jabodetabek untuk dilakukan.

    “Dan yang terakhir mengedukasi publik yang seluas-luasnya,” tandas Jokowi

    Sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, Pemprov DKI juga akan memperketat pelaksanaan uji emisi bagi kendaraan bermotor.

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga akan kembali memperketat izin pembangunan dan mengusulkan penggunaan Pertamax Turbo bagi kendaraan berkapasitas 2.400 cc.

    Reporter: Nurakhmayani