7cloud.asia – Pemerintah Kabupaten Kulonprogo secara transparan mengungkapkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di wilayahnya.
Anggota Komisi VIII DPR John Kenedy Azis ‘angkat jempol’ atas kejujuran Pemkab Kulonprogo soal angka kemiskinan ini.
Ia menilai sikappemkab Kulonprogo ini bisa membantu untuk memitigasi kebutuhan dalam upaya pengentasan kemiskinan di kawasan tersebut.
Hal itu disampaikan John Kenedy saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) Komisi VIII DPR ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Kulonprogo, Provinsi DIY, Selasa (28/11/2023).
“Kalau misalnya menutupi kemiskinan ekstrem artinya tidak mengatasi permasalahan,” ujarnya sebagaimana dikutip Parlementaria.
Baca: Cara Jawa Timur atasi kemiskinan
Ia menambahkan, dengan tidak jujur, dengan tidak mengemukakan angka-angka yang sebenarnya, akan sulit untuk mencari jalan keluar mengatasi angka kemiskinan ini.
menurut Kennedy, hal ini banyak terjadi di kabupaten/kota lain karena (takut) dianggap pemerintah daerahnya nggak berhasil dan lain sebagainya dan ini ditutup-tutupi,” kata John.
Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Kulon Progo memaparkan bahwa kemiskinan di wilayah tersebut masih berada pada kisaran 16,39 persen.
Angka ini jauh di atas rata-rata nasional, sedangkan kemiskinan ekstrem menembus lebih dari 14 ribu jiwa atau 3,31 persen.
Baca: Beda cara Ganjar dan Prabowo atasi kemiskinan
Kennedy menyebut, ada suatu kejujuran dari pemerintah daerah untuk menyampaikan kepada kami bahwa memang tingkat kemiskinan di Kulonprogo ini tinggi.
“Tentu hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua, apakah itu DPR apakah itu Kementerian Sosial atau institusi yang berkaitan dengan itu,” kata politisi Partai Golongan Karya ini.
Dari data yang dipaparkan, kemiskinan ekstrem di Kulonprogo sendiri masih tersebar di 12 kecamatan atau di seluruh wilayah kabupaten tersebut.
Diketahui, seseorang dapat dikategorikan masuk dalam kemiskinan ekstrem apabila pengeluaran di bawah Rp10.739/orang/hari atau setara Rp322.170/orang/bulan.
Baca: Menyoal kemiskinan multidimensi di Indonesia
Pada rapat tersebut juga disampaikan beberapa program yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat sebagai langkah nyata pengentasan kemiskinan di Kulon Progo.
Meski masih meninggalkan pekerjaan rumah, upaya-upaya tersebut telah mampu memberikan perbaikan bagi daerah tersebut.
Sesuai dengan rilis dari BPS pada tanggal 16 November 2023 angka kemiskinan Kabupaten Kulonprogo sebesar 15,64 persen atau mengalami penurunan 0,75 persen dari tahun 2022 sebesar 16,39.
Tadi, ujar Kennedy, kita juga sudah mendengar bahwa ada langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah daerah untuk mencegah atau menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem ini.
Baca: Indonesia masuk negara menengah, standar kemiskinan perlu dievaluasi
“Banyak sekali program yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan ini juga menjadi perhatian khusus kementerian sosial, sehingga banyak bantuan yang disalurkan ke Kabupaten Kulon Progo,” pungkasnya
