7cloud.asia – Buat para penyuka novel best seller, “Laut Bercerita” karya Leila S. Chudori, tahun ini Anda bisa segera menikmati ceritanya di layar lebar.
Saat mengumumkan pemeran Film Laut Bercerita, Selasa (24/2/2026) di Jakarta, rumah produksi Pal8 Pictures menjanjikan film yang mengisahkan para aktivis 98 ini akan tayang di bioskop di seluruh Indonesia tahun 2026 ini.
Gita Fara yang juga menjadi produser film pendek dengan judul sama pada tahun 2017, mengungkapkan, film Laut Bercerita versi panjang ini, penonton akan dapat menikmati cerita yang lebih utuh tentang perjalanan Biru Laut.
Karakter tokoh-tokohnya juga akan dieksplore lebih mendalam. Meski mengambil setting akhir dekade 1990an, Laut Bercerita terasa relate dengan kondisi saat ini.
Namun demikian, kru film baik aktor maupun mereka yang bekerja di balik layar seolah sepakat untuk tidak mengaitkannya dengan kondisi politik saat ini.
“Kami merasa cerita ini semakin relevan untuk saat ini. Kami ingin menekankan aspek keluarga, kehilangan, dan harapan,” ujar Gita Fara, Selasa (24/2/2026) dalam jumpa pers di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.
Untuk memproduksi Laut Bercerita, Pal8 Pictures menggandeng VMS Studio, Jagartha, Lynx Films dan Brandlink.
Skenario film ditulis sendiri oleh Leila S.Chudori bekerja bareng Yosep Anggi Noen yang juga bertindak sebagai sutradara. Bertindak sebagai produser adalah Gita Fara, Budi Setyarso, dan Leila S.Chudori.
Anggi mengungkapkan proses penggarapan Laut Bercerita cukup sulit dan penuh tantangan. Selain harus memindahkan setting tahun 90an senyata mungkin, dia juga menghadapi ekspetasi tinggi dari para pembaca novel Laut Bercerita
“Selain menyajikan cerita yang sudah dipahami oleh pembaca novelnya, di film ini saya harus menghadirkan penceritaan yang bisa diikuti oleh penonton secara umum,” kata Anggi.
Sementara Leila yang selama puluhan tahun dikenal sebagai penulis resensi film di Tempo, mengingatkan bahwa membuat film berdasarkan novel tidak berarti memindahkan halaman demi halaman novel ke layar lebar.
Dia menegaskan, film ini hanya akan mengambil soul atau pesan besar di balik novel yang ditulisnya.
Leila mengaku, sejak awal menyusun skenario dia sudah diingatkan untuk mengikhlaskan adegan-adegan yang dia sukai karena adegan tersebut tak mungkin dipindahkan ke layar lebar.
“Bahkan dialog-dialog pun ada yang perlu dirombak, karena ketika diucapkan ternyata tidak terdengar enak,“ ujarnya.
Para pemain
Kisah di film Laut Bercerita berpusat pada kelompok diskusi mahasiswa Winatra, dengan Biru Laut (diperankan Reza Rahardian) sebagai tokoh utama.
Di Winatra ini, Biru Laut dipertemukan dengan Daniel Tumbuan (Kevin Julio), Ben Nugroho (Alex Perazon), Dewa Dayana (Sunu Dyantoro), Yoga Pratama (Arifin Bramantyo), Nagra Kautsar (Naratama), Natalius Chendana (Julius), dan Afrian Arisandy (Gala Pranaya).
Anggota Winatra paham, membaca dan menulis adalah bentuk perlawanan. Namun, bergerak adalah langkah selanjutnya untuk melawan kelaliman.
Bagaimana membaca dan mendiskusikan buku dianggap sebagai tindakan subversif atau melawan pemerintah. Namun dalam tekanan itulah, persahabatan dan rasa memiliki muncul di antara anggota Winatra.
Tak hanya menggambarkan heroiknya gerakan mahasiswa di masa represif Orde Baru, Laut bercerita juga memotret bagaimana hubungan keluarga aktivis mahasiswa yang kemudian hilang diculik.
Ada juga kisah cinta antara Biru Laut dengan salah satu pimpinan Winatra, Kasih Kinanti (diperankan Eva Celia).
Reza Rahadian yang memerankan Biru Laut, mengaku cukup sulit secara emosional, tetapi dia mengungkapkan harapannya film ini bisa menumbuhkan kepekaan bagi penontonnya.
“Semoga film ini bisa membuka ruang berefleksi terhadap permasalahan sosial saat ini.” ujar Reza.
Ben Nugraha menilai Alex Perazon memiliki karakter kuat dan kompleks. “Saya sangat tertantang memerankan dia.”
Sedangkan Kevin Julio mengungkap bahwa bekerja sama dengan sutradara Yosep Anggi Noen adalah cita-citanya.
“Ketika saya diterima untuk menjadi Daniel Tumbuan, saya terharu sampai berkaca-kaca,” kata Kevin yang mengaku peran inilah yang mendorongnya untuk membaca novelnya hingga tuntas.
Dian Sastrowardoyo dan Eva Celia yang membaca novel “Laut Bercerita” beberapa tahun silam mempunyai tokoh favorit masing-masing.
“Waktu pertama kali membacanya, saya membayangkan kalau ada film panjangnya, saya ingin menjadi Anjani. Impian saya menjadi kenyataan,” kata Eva.
Adapun Dian mengaku dia mengidolakan tokoh Kinan. “Saya merasa bahagia ketika ditawari peran ini,” katanya.
