7cloud.asia – Warga Tanah Abang, Jakarta Pusat punya tradisi unik yang dirayakan setiap tahun di bulan Syawal, yakni Lebaran Tenabang.
Lebaran Tenabang tahun ini digelar pada Sabtu (11/5/2024) atau dua hari lalu yang dibuka dengan tradisi palang pintu.
Lebaran Tenabang 2024 digelar di Jalan K.H. Mas Mansyur, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Tanah Abang selama satu hari penuh, dari pagi hingga malam hari.
Lebaran Tenabang digelar setiap tahunnya dengan menyajikan beragam seni budaya dan makanan khas Betawi.
Selain tradisi palang pintu, Lebaran Tenabang biasanya juga diramaikan dengan lomba “ngeset” atau menguliti kambing.
Baca Juga: Belajar Budaya Betawi Pesisir di Museum Rumah si Pitung
Selain itu, lomba koreografi silat Betawi, peragaan jalan jurus silat Tenabang, hingga penampilan orkes melayu dari Samrah Sikumbang.
Salah satu juri lomba “ngeset” kambing, Bang Faray (43), mengatakan lomba ini merupakan inisiasi dari warga yang diusulkan kepada Pemkot Jakarta Pusat.
Lomba itu diusulkan karena sebagian besar warga Tanah Abang memiliki mata pencaharian sebagai pedagang kambing hidup.
“Ini merupakan warisan sejarah Kampung Tanah Abang. Jadi, kita mencoba meneruskan budaya. Kebanyakan di sini anak, bapak, engkong, buyutnya semua pedagang kambing turun temurun,” kata Faray.
Selain penampilan seni dan budaya, puluhan gerai makanan dan kerajinan tangan khas Betawi berjejer di sepanjang jalan.
Baca Juga: Dodol Betawi, Makanan Khas Betawi yang Rumit Pembuatannya
Masyarakat pun antusias mencicipi dodol khas Betawi yang dijual Rp10 ribu per bungkus, serta bir pletok dengan harga yang sama.
Pemerintah Kota Jakarta Pusat berupaya menularkan semangat Lebaran Tenabang yang menonjolkan kearifan lokal, ke dua kecamatan lainnya yakni Gambir dan Johar Baru.
“Kita akan tularkan dari acara ini, akan terus melakukan kearifan lokal sehingga setiap kecamatan punya ciri khas acaranya tersendiri,” kata Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Chaidir.
Ia mengatakan Tanah Abang merupakan satu dari delapan kecamatan di Jakarta Pusat yang memiliki acara tahunan bernama Lebaran Tenabang dengan rangkaian budaya dan seni Betawi yang ditampilkan.
Baca Juga: Roti Buaya Harus Ada dalam Pernikahan Adat Betawi, Ini Maknanya
Ia menilai, agenda itu akan menjadi cikal bakal kecamatan lainnya untuk merayakan Lebaran dengan kearifan lokal masing-masing wilayah.
Chaidir menjelaskan bahwa setelah Lebaran Tenabang, acara sejenis juga bisa muncul di kecamatan lain, contohnya Gambir dengan nama Lebaran Kampung Gambir.
Lebaran Kampung Gambir baru dimulai pada 2023 dengan menampilkan pagelaran seni dan budaya Betawi, serta bazar yang diisi oleh UMKM binaan Jakpreneur.
Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat pada tahun ini juga mengadakan acara serupa.
Sumber: Antaranews.com
