Tag: lingkungan hijau

  • Kehidupan Perkotaan dengan Ruang Hijau dan Air Terbatas, Tak Bagus untuk Kesehatan Jantung

    Kehidupan Perkotaan dengan Ruang Hijau dan Air Terbatas, Tak Bagus untuk Kesehatan Jantung

    7cloud.asia – Kehidupan di perkotaan yang minim lingkungan hijau atau perairan tidak baik untuk kesehatan jantung.

    Demikian hasil studi yang dikeluarkan oleh Feinberg School of Medicine di Northwestern University, Amerika Serikat.

    “Para partisipan memiliki akses yang terbatas ke lingkungan hijau, terutama mereka yang tinggal lingkungan ekonomi rendah, memiliki peluang lebih tinggi mengalami kalsifikasi arteri coroner,” jelas Dr. Lifang Hou, penulis studi ini kepada VOA.

    Kalsifikasi atau pengapuran arteri koroner dapat menjadi tanda awal penyakit jantung, yang dapat menyebabkan serangan jantung.

    Studi jangka panjang menemukan bahwa hal ini banyak terjadi pada orang kulit hitam yang tinggal di lingkungan berpenghasilan rendah.

    Baca: Paparan polusi jangka panjang pengaruhi kesehatan jantung

    Di sisi lain, akses ke alam sebenarnya memiliki efek kesehatan yang dapat memperlambat proses penuaan biologis.

    “Lingkungan yang menguntungkan ini juga memiliki oksigen yang lebih baik, udara yang lebih bersih, dan menurutnya yang paling penting adalah mendorong interaksi sosial dari para warga untuk aktif secara fisik. Dan semua faktor ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda,” ujar Dr. Lifang Hou.

    Hasil penelitian ini tidak mengejutkan bagi Heidi Schreiber-Pan, seorang terapis di negara bagian Maryland yang sering melakukan sesi bersama klien di lingkungan yang alami.

    Ada begitu banyak bukti yang mendukung bahwa ketika tubuh manusia berhubungan dengan alam, sistem saraf simpatik terhadap kecemasan kita menjadi lebih rendah, tekanan darah juga lebih rendah.

    “Jadi, tubuh merespons dengan sangat baik terhadap lingkungan yang menenangkan, seperti kicauan burung, suara air, dan pepohonan,” kata Heidi Schreiber-Pan.

    Baca: Jakarta akan terus menambah ruang terbuka hijau

    Penelitian ini diikuti oleh hampir tiga ribu orang selama 25 tahun, dari sekitar tahun 1985 hingga 2011.

    Para penulis studi menyimpulkan bahwa sering berada di luar ruangan berarti orang lebih banyak berolahraga, yang baik untuk kesehatan jantung. Hal itu sangat masuk akal bagi Schreiber-Pan.

    “Katanya, ketika manusia berada di luar ruangan, yang merupakan habitat aslinya, mereka cenderung lebih aktif secara fisik. Itulah yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

    Jadi, ada begitu banyak manfaat bagi kardiovaskular, hanya dengan menjadi lebih aktif. Namun, ada juga manfaat lain dari suara alam, air, dan burung, bukan?” ujar Heidi Schreiber-Pan.

    Penulis studi, Lifang Hou mengatakan bahwa analisisnya memberikan bukti ilmiah bahwa akan bermanfaat bagi pemerintah dan perencana kota untuk menemukan cara untuk meningkatkan akses ke lingkungan hijau dan perairan seperti sungai dan laut yang berkualitas.

    Fasilitas ini terutama dibutuhkan di daerah-daerah yang secara ekonomi kurang beruntung.

    Sumber: VOA Indonesia