Tag: listrik tenaga surya

  • Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Listrik Tenaga Surya hingga Kesedihan Pak Bas

    Berita Terpopuler Pekan Ini: Dari Listrik Tenaga Surya hingga Kesedihan Pak Bas

    7cloud.asia – Aksi demonstrasi Koalisi Demokrasi Energi memperjuangkan kebebasan penggunaan panel pembangkit listrik tenaga surya. 

    Aksi menolak pembatasan listrik tenaga surya ini dilakukan koalisi yang terdiri dari Greenpeace, Enter Nusantara dan 350 Indonesia digelar di kantor pusat PLN  Jakarta Selatan, Kamis (26/10/2023)

    Berikut berita terpopuler pekan ini 

    1. Aktivis lingkungan minta PLN tak batasi listrik tenaga surya atap

    Menyambut Hari Listrik  Nasional, Koalisi Demokrasi Energi menggelar aksi teatrikal dengan menggunakan replika cerobong PLTU dan panel pembangkit listrik tenaga surya. 

    Aksi menolak pembatasan listrik tenaga surya ini dilakukan koalisi yang terdiri dari Greenpeace, Enter Nusantara dan 350 Indonesia digelar di kantor pusat PLN  Jakarta Selatan, Kamis (26/10/2023).

    Aksi ini bertujuan untuk menyerukan kepada PLN sebagai satu-satunya perusahaan penyedia listrik negara, agar tidak membatasi kapasitas pemasangan pembangkit listrik tenaga surya atap bagi masyarakat.

    Baca info lengkapnya di sini

    2. Kota pilihan untuk menghabiskan masa pensiun

    Menghabiskan masa pensiun dengan nyaman di kota yang tenang menjadi impian banyak orang.

    Mereka yang usianya mendekati 55 tahun mungkin sudah saatnya mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun. Apakah tetap tinggal di kota lamanya atau mencari tempat baru yang lebih tenang.

    Nah buat kamu yang kini sedang mencari kota untuk tinggal di masa pensiun atau usia lanjut, baik untuk diri sendiri maupun orang tua/mertua ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan kala mencari kota yang nyaman untuk tinggal di masa pensiun.

    Baca info lengkapnya di sini

    3. Aksi protes keputusan MK marak 

    Gelombang aksi masyarakat sipil memprotes putusan MK soal usia minimal capres-cawapres mulai bermunculan.

    Hari ini Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) akan menggelar aksi unjukrasa di depan kantor MK, Jalan Merdeka Barat tempat berlangsungnya sidang MKMK yang mengadili Ketua MK, Anwar Usman.

    Sehari sebelumnya, Rabu (1/11/2023), ratusan aktivis yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Kawal MK juga menggelar aksi longmarch dari Patung Kuda Arjuna Wiwaha menuju ke Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

    Baca info selengkapnya di sini

    4. Pemanasan global jadi masalah lingkungan yang serius

    Pemanasan global yang dipicu emisi karbon yang dihasilkan dari bahan bakar fosil menjadi masalah lingkungan yang menduduki posisi paling atas.

    Dilansir earth.org, pada Mei 2023, kadar PPM CO2 (bagian per juta) berada pada angka 420,00 dan suhu rata-rata global naik sebesar 1,15 derajat Celcius jika dibandingkan suhu di era pra-industri.

    Tidak diragukan lagi, hal ini merupakan salah satu masalah lingkungan terbesar dalam hidup kita: ketika emisi gas rumah kaca menyelimuti bumi, panas matahari terperangkap dan menyebabkan pemanasan global.

    Baca info selengkapnya di sini

    5. Prihatin dengan kondisi mutakhir, Pak Bas menangis di pelukan Ganjar Pranowo

    Beberapa waktu lalu Ganjar Pranowo memposting foto, Ganjar Pranowo terlihat memeluk erat Pak Bas yang membelakangi kamera.

    “Saling merindu dan akan selalu berjalan bersama,” tulis Ganjar Pranowo dalam caption foto pertemuan dengan Pak Bas tersebut.

    Sehari kemudian, foto lain dari pertemuan itu diunggah oleh Eko Kuntadhi. Di foto itu, Ganjar Pranowo terlihat sedang menghibur Pak Bas yang sedang bersedih.

    Eko Kuntadhi menambahkan caption “Pak Bas pun syok, “nggak nyangka, gak nyangka”.”

    Baca info selengkapnya di sini

  • Manfaatkan Pompa Air Listrik Tenaga Surya, Desa di Timor Tengah Utara NTT Sukses Atasi Krisis Air Bersih

    Manfaatkan Pompa Air Listrik Tenaga Surya, Desa di Timor Tengah Utara NTT Sukses Atasi Krisis Air Bersih

    7cloud.asia – Pemanfaatan sistem pompa air listrik tenaga surya mampu mengatasi krisis air bersih yang selama ini dialami warga Desa Banuan di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT),

    Dengan dukungan 10 panel listrik tenaga surya yang menghasilkan 5.500 Watt Peak, fasilitas ini mampu memompa hingga 60.000 liter air per hari ke Bak Reservoir air bersih.

    “Pompa listrik tenaga surya ini memperbaiki kualitas hidup masyarakat Desa Banuan,” kata Koordinator Proyek Solar Chapter, Yoga Nahak dalam keterangan di Jakarta, Minggu (29/9/2024) dikutip Antaranews.com.

    Menurutnya, akses terhadap air bersih masih menjadi tantangan bagi banyak wilayah di Indonesia, khususnya di daerah terpencil seperti Nusa Tenggara Timur.

    Ketersediaan air yang layak tidak hanya mempengaruhi kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak langsung pada ekonomi dan kesejahteraan desa.

    Baca: Desa di Demak ini juga manfaatkan listrik tenaga surya

    Di beberapa daerah, masyarakat harus menempuh jarak 2-4 kilometer untuk mendapatkan air, membuat aktivitas harian mereka semakin berat. Namun, dengan kemajuan teknologi dan kolaborasi berbagai pihak, tantangan ini mulai teratasi.

    Program-program berbasis energi terbarukan seperti pemanfaatan tenaga surya telah membantu mengatasi masalah ini secara berkelanjutan.

    Desa-desa yang dulu kesulitan mendapatkan air kini mulai merasakan perubahan besar. Seperti halnya warga di Desa Banuan di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

    “Mereka berhasil mengatasi krisis air bersih melalui gotong royong. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, 26-30 Agustus 2024 dengan membangun fasilitas pompa air tenaga surya,” ujarnya.

    Semua ini terwujud berkat kerja sama antara warga desa, Solar Chapter, dan program CSR perusahaan, kini Desa Banuan memiliki sistem air bersih yang menggabungkan gravitasi dan pompa listrik tenaga surya.

    Baca: Penerangan jalan tenaga surya digalakkan di Jatim

    Yoga mengatakan bahwa proyek tersebut sempat menghadapi banyak tantangan karena jarak antara sumber air dan pemukiman mencapai 3,3 km, dengan medan yang sulit berupa tebing dan hutan.

    Instalasi air di Desa Banuan ini merupakan salah satu yang terpanjang dan tersulit di tahun 2024. Tapi berkat dukungan 10 panel surya yang menghasilkan 5.500 Watt Peak kendala itu teratasi.

    Yoga menambahkan, proyek itu membuktikan bahwa kolaborasi lintas komunitas dan sektor bisa membawa perubahan besar.

    “Desa Banuan menunjukkan bahwa dengan kemauan dan dukungan yang tepat, tantangan besar dapat diatasi,” tuturnya.

    Dia berharap penyediaan air bersih dapat memberi dampak berkelanjutan, membantu kesehatan dan ekonomi masyarakat lokal, terutama untuk pertanian.

    “Tujuannya agar kesejahteraan tercapai dan air bersih terus mengalir untuk generasi mendatang,” imbuhnya.

    Baca: PLN diminta tak halangi pengembangan listrik tenaga surya

    Kepala Desa Banuan Agustinus Manbait merupakan orang yang menginisiasi pengajuan bantuan melalui survei dari Solar Chapter pada tahun 2023.

    “Kami tidak bisa mengungkapkan betapa bersyukurnya kami. Air bersih kini tidak lagi menjadi impian yang jauh, melainkan kenyataan yang akan kami nikmati setiap hari,” kata Agustinus.

    Sementara itu, Martinus Nuni warga Desa Banuan mengatakan bahwa seluruh masyarakat keluar untuk menarik pipa yang ada ke sumber mata air dan dibawa ke dekat pemukiman yang jaraknya sekitar 3 km.

    “Sulit perjalanan ke sana, mendaki terus naik turun naik turun akhirnya warga kecapean,” kata Martinus.

    Menurutnya, kerja sama lintas sektor sangat penting bagi kesuksesan proyek ini. Dukungan dari sponsor utama seperti Vinilon berupa pengadaan pipa dan juga beberapa sponsor lainnya telah memungkinkan penyediaan infrastruktur berkualitas tinggi, termasuk pipa dan panel surya.

    Mama Veronika warga desa lainnya juga mengucapkan rasa syukurnya karena air mulai mengalir tanpa kendala.

    “Awalnya kami cemas, takut kalau airnya tidak akan naik. Tapi ketika air mulai mengalir, rasa syukur kami tak terhingga. Puji Tuhan, kini air sudah mengisi bak pompa kami,” Veronika.

    Sumber:Antaranews.com