Tag: mangga

  • Mangga Bagus untuk Kesehatan, Tapi Berlebihan Mengonsumsi Mangga Juga Ada Bahayanya

    Mangga Bagus untuk Kesehatan, Tapi Berlebihan Mengonsumsi Mangga Juga Ada Bahayanya

    7cloud.asia – Mangga mengandung antioksidan, vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk kesehatan, karena itu baik untuk dikonsumsi.

    Namun, berlebihan mengonsumsi mangga berlebihan bisa meningkatkan kadar gula darah dan menghambat upaya menurunkan berat badan.

    Mengonsumsi mangga secara bijak baik untuk kesehatan karena mangga mengandung vitamin C dan carotenoid yang bisa membantu melindungi kulit.

    Mangga juga kaya vitamin A yang penting untuk kesehatan mata, potasium yang membantu mengendalikan tekanan darah.

    Selain itu, kandungan asam amino triptofan pada mangga dapat membantu memperbaiki suasana hati.

    Baca: Manfaat daun kelor untuk kesehatan

    Kendati demikian, ahli gizi Juhi Kapoor menekankan pentingnya mengonsumsi mangga dalam porsi yang wajar guna menghindari munculnya masalah kesehatan.

    Sebagaimana dikutip oleh Hindustan Times pada Rabu (23/5/2024), ia menyarankan konsumsi sekitar separuh buah mangga besar atau sekitar 150 gram dalam sehari.

    “Porsi ini akan menyediakan sekitar 125-150 kalori, sehingga Anda dapat menikmati kelezatan buahnya dengan tetap menjaga asupan kalori seimbang,” katanya.

    Kapoor mengemukakan pentingnya mempertimbangkan ukuran mangga sebelum memakannya.

    Baca: Manfaat air kelapa untuk kesehatan

    Dia mencontohkan buah mangga berukuran besar beratnya 300 sampai 350 gram dan bisa mengandung 250 sampai 300 gram kalori.

    “Jika rata-rata orang dewasa membutuhkan sekitar 2.000 kalori per hari, satu buah mangga berukuran besar akan menyumbang sekitar 15 persen dari total kebutuhan kalori harian mereka,” katanya.

    Ahli gizi Lovneet Batra merekomendasikan konsumsi setengah hingga satu buah mangga sehari untuk mencegah lonjakan kadar gula.

    Menurut dia, satu mangga berukuran sedang mengandung sekitar 50 gram karbohidrat, sehingga aman untuk mengonsumsi separuh buah dalam sehari.

    Baca: Sederet manfaat temulawak untuk kesehatan

    Dia mengatakan bahwa buah tinggi karbohidrat ini sebaiknya dikonsumsi bersama sumber serat dan lemak sehat.

    “Anda bisa menikmati secangkir air lemon beserta biji chia serta rendaman almond dan walnut sebelum makan mangga. Ini akan mengurangi lonjakan gula setelah mengonsumsi buah tersebut,” katanya.

    Batra mengatakan, pengaturan waktu mengonsumsi mangga juga penting. Menurut dia, sebaiknya mangga dikonsumsi sebelum melakukan aktivitas fisik.

    “Pastikan Anda mengonsumsinya sebelum beraktivitas dan setelah mengonsumsi serat dan lemak. Pastikan juga Anda mengonsumsi mangga dalam bentuk utuh dan bukan dalam bentuk jus cair,” katanya.

    Sumber: Antaranews.com

  • Rujak dan Rujak Cingur Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Mangga Terenak di Dunia

    Rujak dan Rujak Cingur Masuk 10 Besar Makanan Berbahan Mangga Terenak di Dunia

    7cloud.asia – Rujak buah asal Indonesia masuk daftar 10 makanan berbahan mangga terenak di dunia versi TasteAtlas 2024.

    Ada dua macam rujak yang masuk daftar “Best Rated Dishes with Mango” menurut TasteAtlas yang dirilis pada Selasa (11/6/2024) lalu, yakni rujak buah dan rujak cingur.

    Rujak buah berada di peringkat keempat, sedangkan rujak cingur menempati posisi kedelapan dalam kategori ini.

    “Rujak merupakan salad buah tradisional Indonesia yang berasal dari pulau Jawa serta sangat populer di Malaysia dan Singapura,” tulis pernyataan TasteAtlas di laman resminya,.

    Selain mangga yang selalu ada di dalam rujak, camilan ini juga biasanya berisi potongan buah lainnya seperti nanas, pepaya, bengkuang, belimbing, dan kedondong.

    Baca Juga: Dodol Betawi, Makanan Khas Betawi yang Rumit Pembuatannya

    Media yang memuat ensiklopedia daftar hidangan seluruh dunia ini juga menggambarkan cita rasa sambal rujak. Asam dan manis potongan buah disajikan dengan sambal uleg dari gula merah, cabai, dan kacang tanah.

    Sementara, rujak cingur sedikit berbeda. Makanan khas Jawa Timur ini merupakan variasi lain dari rujak, dibuat dengan tambahan sayur.

    Potongan buah, termasuk mangga, tetap digunakan saat membuat rujak cingur, hanya saja tidak mendominasi.

    Rujak cingur dibuat dari kangkung, mentimun, taoge, tempe, tahu putih, dan cingur atau daging moncong sapi.

    Sebagian sayuran itu direbus, ada juga yang disajikan mentah seperti potongan buah yang digunakan dalam masakan khas Surabaya ini.

    Baca Juga: Ubud Food Festival: Merayakan Kekayaan Tradisi Kuliner Nusantara

    Ada sambal atau saus rujak cingur biasanya menggunakan tambahan petis, yang dibuat dari udang.

    Masih ada makanan berbahan mangga dari negara lain yang masuk daftar makanan berbahan mangga terenak di dunia versi Taste Atlas ini.

    Berikut 10 makanan berbahan mangga terenak yang sayangnya didominasi dengan sajian manis. Simak selengkapnya:

    1. Aamras, India
    2. Khao niao mamuang, Thailand
    3. Sorbetes, Filipina
    4. Rujak, Indonesia
    5. Mango chutney, India
    6. Mango pomelo sago, China
    7. Chinese mango pudding, China
    8. Rujak cingur, Indonesia
    9. Baobing, China
    10. Mamuang nam pla wan, Thailand

    Sumber:Kompas.com

  • Dua Varietas Mangga Ini Hanya Bisa Ditemukan di Keraton Yogyakarta, Apa Istimewanya?

    Dua Varietas Mangga Ini Hanya Bisa Ditemukan di Keraton Yogyakarta, Apa Istimewanya?

    7cloud.asia – Dua varietas mangga ini bukan mangga sembarangan, dan hanya bisa ditemukan di Keraton Yogyakarta.

    Mangga Cempuro dan Semar, demikian dua varietas mangga khas Keraton Yogyakarta ini dinamai.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sukidi mengatakan varietas mangga Cempuro dan Semar merupakan varietas tanaman yang hanya ada Yogyakarta.

    Lebih khusus, kedua jenis tanaman mangga tersebut hanya ditanam di lingkungan Keraton Yogyakarta.

    Kedua jenis tanaman mangga itu juga memiliki ciri khas tersendiri dibanding dengan tanaman mangga pada umumnya.

    “Bentuk daun ramping dan ranting yang pertumbuhannya menjulang ke atas. Selain itu, buahnya pun cenderung lebih kecil namun memiliki rasa yang sangat manis,” jelas Sukidi dikutip Antaranews.com.

    Baca: Rujak dan rujak cingur masuk daftar makanan berbahan mangga terenak di dunia

    Setidaknya ada 26 varietas mangga yang dimiliki di keraton Yogyakarta. Varietas mangga yang berhasil diidentifikasi merupakan koleksi dari HB I yaitu mangga cempuro dan mangga arjuna.

    Untuk koleksi HB IV yaitu mangga sengir, mangga semar, dan mangga gedhong gincu. Mangga yang telah berhasil diidentifikasi diambil sampel daun, bunga, dan buah oleh tim BPTP.

    Kementerian Pertanian (Kementan) menyerahkan tanda daftar varietas (TDV) Mangga Keraton Yogyakarta kepada Pemprov setempat, Sabtu (15/6/2024).

    “Keduanya merupakan varietas lokal asli daerah tersebut yang sejak lama sudah menjadi kebanggaan masyarakat sekitar,” kata Pelaksana Harian (Plh) Direktur Jenderal Hortikultura Kementan M. Taufik Ratule dalam keterangan di Jakarta.

    Taufik menyampaikan bahwa usai didaftarkan kedua varietas mangga Keraton Yogyakarta tersebut nantinya akan segera dirilis dan dipublikasi melalui Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan.

    “Oleh karena itu, upaya eksplorasi dan pendaftaran varietas lokal harus menjadi fokus kerja sama antara Dinas Pertanian, BRIN, BSIP Yogyakarta maupun BP3MBTP (Balai Pengembangan Perbenihan dan Pengawasan Mutu Benih Tanaman Pertanian/BP3MBTP),” imbuhnya.

    Baca: Manfaat mangga untuk kesehatan

    Menurut Taufik, pendaftaran varietas lokal sudah sejalan dengan program yang dicanangkan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

    Program itu adalah untuk meningkatkan berbagai produksi nasional guna mengantisipasi cuaca ekstrem yang dapat menurunkan produksi dan juga berdampak pada kelaparan.

    Taufik mengingatkan, saat ini sedang terjadi krisis pangan global. Maka penting bagi kita untuk memikirkan bagaimana mengamankan pangan dalam arti luas.

    “Mengingat saat ini sedang memasuki fase kelaparan, untuk 900 juta penduduk di 59 negara,” katanya.

    Tanda daftar cempura dan semar diserahkan langsung oleh Kepala Pusat PVTPP Kementan Leli Nuryati kepada Sekretaris Daerah Provinsi Yogyakarta Beny Suharsono, dan disaksikan Pj Wali Kota Yogyakarta Sugeng Purwadi.

    Menurut Taufik, Kota Yogyakarta juga memiliki satu varietas lainnya yang juga telah terdaftar di Pusat PVTPP, yaitu varietas duku bernama Asli Nitikan.

    Baca: Indonesia punya 300 varietas pisang lokal

    Selain itu, Pemprov Yogyakarta juga berhasil mengelola koleksi plasma nutfah 333 varietas pisang dari berbagai daerah.

    Kini, tantangan yang dihadapi adalah melakukan pendataan untuk mengkarakterisasi varietas-varietas pisang tersebut secara terstandar.

    Di tempat yang sama, Kepala Pusat PVTPP Kementan Leli Nuryati mengapresiasi upaya kolaborasi antar semua pihak, terutama pemerintah daerah dengan kementerian pertanian.

    Menurutnya, langkah Pemkot Yogyakarta dalam mendaftarkan varietas lokalnya merupakan upaya nyata dalam melindungi kekayaan plasma nutfah.

    “Dan kami tahu, sampai saat ini masih banyak varietas lokal yang perlu diselamatkan dan plasma nutfah yang dilindungi karena perpindahan plasma nutfah sangat mudah apalagi Yogyakarta merupakan destinasi wisata,” kata Leli.

    Sebelumnya Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong perlindungan komoditas buah Indonesia melalui pendaftaran varietas buah lokal di tiap daerah.

    Menurut Mentan, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam meningkatkan nilai tambah dan juga menggerakkan ekonomi masyarakat.

    “Apalagi sekarang pertanian kita sudah menggunakan teknologi modern, di mana lahan yang sempit di perkotaan pun tidak menjadi hambatan untuk meningkatkan produksi buah terlebih lagi bisa mengurangi ketergantungan pada impor,” kata Amran.