Tag: marah

  • Marah Berlebihan Tak Bagus untuk Kesehatan, Ini Cara Sehat Melampiaskan Amarah

    Marah Berlebihan Tak Bagus untuk Kesehatan, Ini Cara Sehat Melampiaskan Amarah

    7cloud.asia – Orang biasanya mengungkapkan rasa amarah dengan teriakan, memarahi seseorang atau bahkan dengan mengamuk pun merusak barang.

    Namun, tahukah Anda bahwa marah dengan cara itu tak merugikan orang lain tetapi juga bisa berdampak buruk pada kesehatan.

    Pada saat marah tekanan darah akan melonjak dan pada saat bersamaan banyak sel yang mati.

    Bahkan, episode kemarahan yang tidak sehat, seperti keseringan marah, menahan amarah untuk waktu yang lama atau melampiaskan amarah dengan meledak-ledak, bisa menyebabkan dampak buruk.

    Marah seperti itu tidak hanya pada hubungan dan kehidupan pribadi kamu, tapi juga kesehatan secara keseluruhan. Bila kamu sering marah-marah, ketahui dampak negatif untuk kesehatan, seperti risiko serangan jantung, risiko stroke dan menurunkan daya tahan tubuh.

    Mungkin Anda bertanya, adakah cara marah yang lebih positif karena kita tak bisa menghindari dari rasa amarah itu? Jawabannya ada!

    Sebuah penelitian di Jepang mengungkapkan bahwa menulis perasaan negatif ketika sedang jengkel atau marah dalam catatan dan langsung membuangnya, dapat memiliki efek meredakan amarah dengan cepat.

    Penelitian tersebut melibatkan 50 peserta, dengan sengaja membuat jengkel para relawan dengan meminta mereka menuliskan perasaan negatif mengenai isu-isu sosial.

    Setelah itu, mereka disuruh membuang apa yang telah mereka tuliskan ke tempat sampah.

    Hal itu tampaknya membuat efek menenangkan dengan cepat seiring dengan tingkat kemarahan mereka, dalam skala satu hingga enam, dengan cepat turun ke perasaan netral.

    “Kami berharap metode kami akan menekan kemarahan. Namun, kami kagum bahwa kemarahan hampir bisa dihilangkan seluruhnya,” kata penulis utama studi di Universitas Nagoya, Nobuyuki Kawai, ditulis laman Channel News Asia, Jumat.

    Sebaliknya, jika mereka menyimpan catatan yang berisi kalimat negatif, mereka akan terus merasa marah.

    Kawai yakin bahwa metode ini dapat membantu orang-orang yang berada dalam situasi stres di tempat kerja.

    Ini terinspirasi oleh tradisi Jepang yang dikenal sebagai hakidashisara, di mana orang-orang memecahkan cakram kecil yang mewakili hal-hal yang membuat mereka marah.

    Hakidashisara juga terdapat di festival tahunan berdasarkan tradisi tersebut.

    “Teknik ini bisa diterapkan pada saat itu juga dengan menuliskan sumber kemarahan, seolah-olah mengambil memo, lalu membuangnya,” katanya.