Tag: maroko

  • Gempa 7,2 SR Guncang Maroko, Tewaskan Lebih 1000 Orang

    Gempa 7,2 SR Guncang Maroko, Tewaskan Lebih 1000 Orang

    7cloud.asia – Gempa dengan kekuatan 7,2 Skala Richter (SR) yang terjadi di Maroko pada Jumat (8/9/2023) malam merupakan gempa terbesar sepanjang
    sejarah negara tersebut.

    Kepala pusat gempa bumi dan tsunami BMKG, Daryono seperti yang dilansir Antaranews mengatakan gempa ini merupakan yang terbesar di Maroko sejak gempa menghancurkan kota Meknes dengan magnitudo Mw 6,5-7,0 yang terjadi pada 27 November 1755. 

    Daryono menjelaskan gempa yang terjadi sekarang merupakan jenis gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) akibat aktivitas sesar aktif di Zona Pegunungan Atlas, Maroko.

    Morfologi jalur pegunungan ini berarah Baratdaya-Timurlaut, dari Agadir hingga Ait Ahmadou Haddou, Maroko.

    Baca: Gempa guncang Bantul, ratusan rumah rusak

    Episentrum gempa terletak pada koordinat 31.01 derajat lintang utara dan 8.46 derajat bujur barat. Tepatnya di darat dengan kedalaman hiposenter sangat dangkal yaitu 28 kilometer.

    “Ini merupakan gempa utama (mainshock) dan yang terbesar dalam catatan sejarah yang pernah terjadi di Maroko. Laporan terkini menunjukkan bahwa gempa tersebut menimbulkan kerusakan dengan korban jiwa meninggal,” jelas Daryono.

    Hasil analisis BMKG terhadap mekanisme sumber, menunjukkan bahwa gempa yang terjadi memiliki mekanisme sumber pergerakan naik (thrust fault) yang mencerminkan adanya gaya tekan (compressional) yang terjadi pada zona tektonik sumber gempa tersebut.

    “Gempa ini terjadi di wilayah jalur sumber gempa sesar aktif yang sudah  terpetakan. Namun demikian, zona ini dikenal dengan riwayat kegempaan yang relatif rendah,” paparnya.

    Baca: Kelompok disabilitas saat bencana

    Gempa ini berdampak sangat merusak mencapai skala intensitas VII-IX MM hingga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa meninggal di Kota
    Tua Marrakesh.

    Kota Marrakesh merupakan kota terbesar keempat di Maroko serta salah satu pusat populasi paling besar. Kota ini mengalami kerusakan paling parah karena dekat dengan sumber gempa.

    Di kota ini juga terdapat bangunan-bangunan tua yang rentan runtuh akibat guncangan gempa karena struktur bangunannya sudah lemah.

    Kota-kota besar disekitar Marrakesh yang ikut terdampak gempa adalah  Ouarzazate, Essaouira, Safi, Agadir, Casablanca dan Errachidia. Gempa ini
    juga dirasakan hingga Portugal, Spanyol dan Aljazair.

    Sebelumnya diwartakan gempa kuat mengguncang pegunungan High Atlas di Maroko pada Jumat (08/09/2023) sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Hingga Sabtu (09/09/2023) sore tercatat 632 orang tewas dan 329 orang terluka.

    Baca: Peran masyarakat adat atasi perubahan iklim

    Badan geofisika Maroko melaporkan kekuatan gempa sebesar 7,2 magnitudo ini berlangsung selama 20 detik dengan menghancurkan berbagai bangunan.

    Sejumlah warga Marakesh, kota besar yang paling dekat dengan pusat gempa mengatakan sejumlah bangunan yang runtuh di kota tua merupakan situs Warisan Dunia UNESCO.

    “Gempa itu berlangsung selama sekitar 20 detik. Pintu-pintu terbuka dan menutup dengan sendirinya waktu saya cepat-cepat turun dari lantai
    dua,” ungkap seorang warga daerah Taroudant, Hamid Afkar.

    Seorang pejabat wilayah setempat mengatakan sebagian besar mereka
    yang tewas berada di daerah pegunungan dan sulit dijangkau.

    Reporter: Nurakhmayani

  • Pemerintah Indonesia Kirim Bantuan untuk Korban Maroko

    Pemerintah Indonesia Kirim Bantuan untuk Korban Maroko

    7cloud.asia – Berbagai negara di dunia berbondong-bondong memberikan bantuan kemanusiaan ke Maroko usai gempa sebesar 7,2 SR mengguncang negara tersebut pada Sabtu (09/09/2023).

    Tak terkecuali Indonesia. Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk menangani korban gempa bumi di Maroko.

    Indonesia mengirimkan 50 orang paramedis dan personil dari unit khusus serta anjing pencari perangkat pemantauan thermal tercanggih untuk mencari korban di bawah reruntuhan dan rumah sakit lapangan.

    Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga akan mengirimkan tim kemanusiaan untuk membantu menangani para korban yang terdampak gempa.

    Baznas juga berupaya menggalang dana dan menyalurkannya seperti yang telah dilakukan untuk membantu korban gempa di Turki dan Suriah.

    Baca Juga: Gempa 7,2 SR Guncang Maroko, Tewaskan Lebih 1000 Orang

    “Dimasa-masa sulit ini para korban gempa Maroko tentu membutuhkan banyak dukungan dan bantuan. Untuk itu Baznas segera mempersiapkannya baik dari tim pengumpulan maupun tim penyaluran,” jelas Ketua Baznas RI, Noor Achmad seperti yang dilansir Antara pada Senin (11/09/2023).

    Sebelumnya gempa bumi yang mengguncang Maroko telah meluluhlantakkan berbagai bangunan serta infrastruktur. Akibatnya 2.122 orang tewas dan 2400 orang terluka.

    Otoritas Maroko mengatakan jumlah korban masih akan terus bertambah menyusul masih banyak data korban yang hilang belum ditemukan. Selain itu, masih banyak bangunan-bangunan yang roboh dan belum tersisir tim SAR.

    Saat ini anggota penyelamat berpacu dengan waktu berupaya mencari para korban yang terjebak pasca gempa mematikan di Amizmiz, Maroko.

    Dalam upaya mempermudah pencarian korban, tim SAR menggunakan anjing pelacak.

    Baca Juga: Banjir Kepung Hong Kong, Terparah dalam 139 Tahun

    Beberapa jam kemudian, gempa susulan magnitudo 4,5 juga melanda Maroko. Hal ini memperburuk kondisi di lapangan terutama bagi tim SAR yang masih berjuang mencari korban selamat.

    Setelah diberi pengarahan oleh para pejabat, Raja Mohammed VI memerintahkan segera membentuk “komisi yang bertanggung jawab atas penerapan program rehabilitasi dan bantuan darurat untuk membangun kembali perumahan yang hancur di daerah bencana”.

    Jumlah korban meninggal terbanyak ada di dua desa berada di provinsi Al-Haouz, lokasi pusat gempa, yaitu 1.351 orang. Menurut televisi publik Maroko, lebih dari 18 ribu keluarga terkena dampak bencana ini di Al-Haouz.

    Dampak gempa juga membuat desa pegunungan Tafeghaghte, 60 kilometer dari Marrakesh, hampir seluruhnya hancur. Di tempat ini, hanya sedikit bangunan yang masih berdiri.

    Atas bencana ini, pemerintah Maroko mengumumkan tiga hari berkabung nasional.

    Penulis: Nurakhmayani dari berbagai sumber.

  • Baru Diguncang Gempa, Pertemuan Tahunan IMF Tetap Digelar di Maroko

    Baru Diguncang Gempa, Pertemuan Tahunan IMF Tetap Digelar di Maroko

    7cloud.asia – Meski sempat diguncang gempa bumi dahsyat yang menewaskan lebih dari 2.900 orang, Maroko tetap bersedia menjadi tuan rumah pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF).

    Kepastian ini diumumkan Presiden Bank Dunia Ajay Banga, Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dan Menteri Ekonomi Maroko Nadia Fettah Alaoui dalam pernyataan bersama pada Senin (18/09/2023).

    Pertemuan tersebut akan berlangsung pada 9-15 Oktober mendatang di Marrakesh, hanya 45 mil (72 km) dari lokasi gempa yang terjadi pada 8 September lalu, dengan beberapa perubahan untuk menyesuaikan konten “dengan keadaan”.

    Baca: Gempa 7,2 SR guncang Maroko

    Keputusan ini atas permintaan langsung dari otoritas Maroko yang telah menekan lembaga-lembaga global untuk melanjutkan pertemuan.

    Otoritas Maroko mperkirakan dari pertemuan nanti dapat mendatangkan sekitar 10.000-15.000 orang ke pusat wisata Maroko.

    “Saat kami menantikan pertemuan tersebut, sangat penting bagi kami untuk melaksanakannya dengan cara yang tidak menghambat upaya bantuan yang sedang dilakukan dan menghormati para korban dan rakyat Maroko,” jelas ketiga pejabat tersebut.

    Baca: Korban tewas akibat bendungan jebol di India diperkirakan capai 20.000an orang

    “Pada masa yang sangat sulit ini, kami percaya bahwa Pertemuan Tahunan ini juga memberikan kesempatan bagi komunitas internasional untuk mendukung Maroko dan rakyatnya, yang menunjukkan ketahanan dalam menghadapi tragedi.” ujar ketiga pejabat tersebut. 

    Ditambahkan, pihak penyelenggaran juga tetap berkomitmen untuk memastikan keselamatan seluruh peserta.

    Georgieva kepada Reuters pada Jumat (15/9/2023) mengungkapkan perdana menteri Maroko mengatakan kepadanya bahwa akan “sangat menghancurkan” bagi sektor perhotelan Maroko jika pertemuan dipindahkan ke lokasi lain.

    Baca: Kebakaran lahan di Hawaii hancurkan kota bersejarah

    Sebelumnya diwartakan gempa kuat mengguncang pegunungan High Atlas di Maroko pada Jumat (08/09/2023) sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Akibatnya hampir 3000 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.

    Badan geofosika Maroko melaporkan kekuatan gempa sebesar 7,2 magnitudo ini berlangsung selama 20 detik dengan menghancurkan berbagai bangunan.

    Sejumlah warga Marrakesh, kota besar yang paling dekat dengan pusat gempa mengatakan sejumlah bangunan yang runtuh di kota tua merupakan situs Warisan Dunia UNESCO.

    Baca: Kebkaaran lahan di Yunani tewaskan puluhan orang

    “Gempa itu berlangsung selama sekitar 20 detik. Pintu-pintu terbuka dan menutup dengan sendirinya waktu saya cepat-cepat turun dari lantai dua,” ungkap seorang warga daerah Taroudant, Hamid Afkar.

    Seorang pejabat wilayah setempat mengatakan sebagian besar mereka yang tewas berada di daerah pegunungan dan sulit dijangkau.

    Reporter: Nurakhmayani