Tag: minyak goreng

  • Jangan Buang Minyak Jelantah yang Kamu Hasilkan, Olah Menjadi Beragam Produk Ini

    Jangan Buang Minyak Jelantah yang Kamu Hasilkan, Olah Menjadi Beragam Produk Ini

    7cloud.asia – Rae, yang membuka usaha makanan di Serpong, Banten suka kebingungan mengelola minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang dihasilkannya.

    Dalam sepekan, paling tidak ia menghasilkan 1-2 liter minyak jelantah. Ia tahu, penggunaan minyak goreng hingga berulang kali berdampak tidak baik untuk kesehatan pelanggannya.

    Namun, ia juga merasa sayang jika harus membuang minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang melimpah itu. 

    Sehingga, saat mendengar ada pihak yang bersedia membeli minyak jelantah, ia sangat girang. Apalagi uang yang ditawarkan juga lumayan yakni Rp 3000-5000 per liter.

    “Informasi yang saya terima, minyak jelantah ini akan diolah kembali menjadi biodiesel,” ujar Rae kepada 7cloud.asia beberapa waktu lalu sambil menunjukkan berjeligen minyak jelantah yang berhasil dikumpulkannya.

    Baca: Beragam produk ramah lingkungan dari DemiBumi

    Pengumpulan minyak jelantah juga mulai dilakukan warga Kelurahan Malaka, Klender, Jakarta Timur.

    Lewat pengurus RW/RT setempat warga diminta mengumpulkan minyak goreng bekas atau minyak jelantah ke pengurus yang ditunjuk. Minyak jelantah yang terkumpul ini kemudian dijual kepada pembeli yang siap menjemput pada hari-hari tertentu.

    “Hasil penjualan minyak goreng bekas atau jelantah ini akan digunakan untuk keperluan wilayah masing-masing,” terang Yanti, salah seorang warga di sana.

    Baca: Robries mengubah sampah plastik menjadi furnitur cantik

    Ya, informasi untuk mendaur-ulang minyak goreng bekas atau jelantah menjadi berbagai produk seperti biodiesel, lilin ataupun sabun batang menjadi kabar baik yang ditunggu-tunggu

    Selama ini minyak goreng bekas atau minyak jelantah menjadi masalah baik bagi kesehatan maupun untuk lingkungan. Penggunaan minyak goreng hingga berulang kali dapat membahayakan kesehatan.

    Penggunan minyak goreng berulang-ulang dapat meningkatkan kadar HNE (zat beracun yang mudah diserap dalam makanan) pada makanan yang dapat mengakibatkan stroke, alzheimer dan Parkinson.

    Baca: Plastik ramah lingkungan mulai ramaikan pasar domestik

    Minyak jelantah yang dibuang begitu saja juga menimbulkan masalah bagi lingkungan, yakni mencemari air dan tanah.

    Minyak jelantah yang dibuang sembarangan memberikan risiko meningkatnya kadar Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biological Oxygen Demand (BOD) di perairan. Hal ini menyebabkan tertutupnya permukaan air dengan lapisan minyak.

    Akibatnya, sinar matahari tidak dapat masuk ke perairan yang mendorong matinya biota dalam perairan, serta berpotensi mencemari air tanah.

    Baca: Cara mudah memilah sampah

    Minyak jelantah adalah minyak limbah yang bisa berasal dari jenis-jenis minyak goreng seperti halnya minyak jagung, minyak sayur, minyak samin dan sebagainya. 

    Minyak goreng bekas atau jelantah adalah minyak goreng yang sudah digunakan berulang-ulang (4 kali) pemakaiannya dan minyak tersebut sudah turun kualitasnya sehingga dianjurkan untuk tidka digunakan lagi.

    Jika kamu tertarik untuk mengolah sendiri minyak jelantah kamu hasilkan, berikut beberapa ide yang bisa kamu lakukan: 

    Bahan Bakar Lampu Minyak

    Ketika mati listik pada malam hari, tentu kita membutuhkan lilin atau lampu emergency untuk tetap terang. Jika tidak ada lilin atau lampu emergency lupa tidak dicharge, kita bisa memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan lampu minyak. Cara membuat dengan langkah sebagai berikut:

    1. Sediakan wadah yang tidak mudah bocor dan tahan panas
    2. Tuangkan minyak jelantah ke dalam wadah tersebut
    3. Ambil segumpal kapas dan padatkan seperti sumbu kompor
    4. Letakkan kapas tersebut di dalam minyak
    5. Diamkan beberapa saat hingga minyak meresap dan membasahi semua bagian kapas
    6. Bakar kapas tersebut dengan korek api hingga menyala

    Baca: Dear perempuan, segini sampahh yang dihasilkan dari pembalut

    Sabun Cuci Baju

    Kita bisa membuat sabun cuci baju sehingga bisa lebih hemat dan lebih ramah lingkungan. Bahan dan cara pembuatannya sebagai berikut

    Bahan :

    • Minyak jelantah
    • NaOH (Natrium Hidroksida) atau soda api
    • Jahe
    • Jeruk Nipis
    • Daun Binahong
    • Air
    • Cetakan
    • Wadah dan Pengaduk

    Cara Membuatnya :

    • Goreng jahe secukupnya dengan minyak jelantah untuk mengurangi bau tidak sedap
    • Saring minyak jelantah dan dinginkan
    • Timbang minyak jelantah sebanyak 200 gram
    • Masukkan NaOH (soda api) sebanyak 33,6 gram ke dalam 100 ml air (jangan terbalik, jangan sampai air yang dituang ke soda api bisa meledak)
    • Masukkan larutan NaOH (soda api) tersebut ke dalam minyak jelantah sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata
    • Aduk terus hingga mengental
    • Tambah jeruk nipis secukupnya untuk menambah aroma
    • Tambahkan ekstrak daun binahong sebagai bahan anti bakteri
    • Tuangkan ke dalam cetakan
    • Biarkan 3-5 hari
    • Sabun siap dipakai

    Setelah mengetahui cara mengolah minyak jelantah, mari kita manfaatkan minyak jelantah untuk membuat sesuatu yang bermanfaat sehingga tidak memberikan dampak negatif bagi kesehatan manusia dan lingkungan.