Tag: naskah kuno

  • Banyak Ditemukan Naskah Kuno di Bogor, Tim Filolog UI Siap Bantu Identifikasi

    Banyak Ditemukan Naskah Kuno di Bogor, Tim Filolog UI Siap Bantu Identifikasi

    7cloud.asia – Tim Filolog Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) turut membantu melakukan identifikasi naskah kuno di Bogor Jawa Barat.

    “Istilah naskah Bogor dapat merujuk pada naskah-naskah kuno yang ditemukan di wilayah Bogor dan sekitarnya,” kata Tommy Christomy dari Tim Filolog Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) di Kampus UI Depok, Jumat.

    Tim Filolog UI menemukan, Banyak peninggalan sejarah masa lalu yang terdapat di wilayah Bogor, di antaranya adalah naskah kuno.

    Kerja tim filolog dari UI ini dalam rangka mendata dan menggali khazanah naskah kuno di wilayah Bogor.

    Kerja filolog ini merupakan kolaborasi Tim pengabdian kepada masyarakat (pengmas) Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD).

    Baca: Meta hapus 1,65 juta akun judi online

    Pada pelaksanaannya, kegiatan yang dilaksanakan di kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bogor ini turut dihadiri pustakawan, kelompok komunitas, dan pemangku adat di daerah Bogor.

    Munawar Holil menyebutkan bahwa khazanah naskah Sunda cukup banyak. Khusus di Perpustakaan Universitas Leiden terdapat 789 naskah, sedangkan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia tercatat ada 404 naskah.

    Dosen UI sekaligus Ketua Masyarakat Pernaskahan Nusantara ini menyebutkan, selain tersimpan di lembaga, masih cukup banyak naskah Sunda yang menjadi koleksi masyarakat.

    Filologi adalah sebuah ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang sejarah, pranata, dan kehidupan suatu bangsa yang terdapat dalam naskah-naskah lama.

    Tommy menjelaskan pengertian lain juga dapat disematkan pada naskah-naskah kuno yang ditulis di daerah tersebut walaupun sekarang naskahnya menjadi koleksi di tempat lain.

    Baca: Unesco akui sumbu filosofi Yogyakarta sebagai warisan budaya

    Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan mengenai naskah tarekat di Jawa Barat. Menurut dia bahwa tarekat Syattariyah di Jawa Barat disebarkan oleh Syekh Abdul Muhyi.

    Tim filolog UI ini antara lain akan mengidentifikasi naskah-naskah kuno baik naskah keagamaan maupun non keagamaan yang ada di wilayah Bogor.

    Hendra Wijaya salah seorang narasumber dari Museum Keris menyebutkan bahwa beberapa naskah Bogor adalah Al Quran, Manakib Syekh Abdul Qodir Jaelani, Manakib Syekh Ahmad Tijani, dan lain-lain.

    Selain berupa naskah keagamaan, ada juga yang berbentuk cerita, seperti Nyi Jaojah, Budak Hideung, dan lain sebagainya.

    Selain naskah keagamaan dan cerita, Raden Dadang yang merupakan tokoh Adat Kampung Karadenan Kaum menyebutkan ada juga naskah Bogor yang memuat tentang silsilah.

    Baca: Jalan Malioboro ditataulang sesuai fungsi dan maknanya dalam sumbu filosofi

    Tim pengmas FIB UI menemukan beberapa naskah tulisan tangan di Kampung Adat Urug, Kampung Adat Sindang Barang, dan Karadean Kaum. Hal Ini merupakan bukti awal mengenai keberadaan naskah kuno di wilayah Bogor.

    Ketua Tim Pengmas FIB UI Mamlahatun mengatakan, masih banyak lagi naskah yang dikoleksi oleh masyarakat yang belum terdata.

    Seorang peserta FGD menyebutkan bahwa ada naskah kuno di daerah Citeureup, Ciampea, dan Jasinga.

    “Oleh karena itu, diperlukan kegiatan yang berkelanjutan untuk mengungkapkan khazanah naskah di wilayah Bogor dan sekitarnya,” katanya

     

    Sementara itu, Prof Dr Titik Pudjiastuti yang merupakan seorang ahli filologi dan kodikologi FIB UI menyampaikan bahwa masyarakat bisa secara mandiri melakukan perawatan naskah dengan bahan yang sederhana.

    Sumber: Antaranews.com

  • Komisi X Dorong Perpusnas Galakkan Digitalisasi Naskah Kuno

    Komisi X Dorong Perpusnas Galakkan Digitalisasi Naskah Kuno

    7cloud.asia – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) memperoleh anggaran sebesar Rp721,68 miliar untuk tahun anggaran 2025.

    Menanggapi hal ini, Komisi X DPR menyatakan akan mendukung program kerja yang dicanangkan guna mewujudkan budaya literasi yang mencerdaskan bangsa Indonesia.

    Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi saat memimpin agenda Rapat Kerja Komisi X DPR bersama dengan Plt. Perpusnas Aminudin Aziz di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2024)

    Politisi Partai Demokrat itu mengusulkan agar Perpusnas mengalokasikan sebagian anggaran yang diterimanya untuk menggalakan program Alih Media Perpustakaan Naskah Kuno Menjadi Digital.

    Baca: Tim Filolog UI bantu identifikasi naskah kuno yang ditemukan di Bogor

    Menurut Dede, program digitalisasi naskah kuno ini akan melindungi naskah kuno dari ancaman kepunahan.

    “Saya harap Perpunas bisa ‘take over’ naskah-naskah kuno agar segera dilakukan digitalisasi lewat program ini. Sangat penting negara berperan menjaga nilai sejarah dari generasi ke generasi agar tidak terbelengkalai tanpa perawatan,” tandasnya.

    Saat ini banyak naskah kuno yang terancam kelestariannya. Selain kondisi fisik yang rapuh, jumlah penutur yang memahami naskah kuno juga semakin sedikit.

    Padahal naskah kuno ini banyak menyimpan kearifan dan ajaran lokal yang masih kontekstual dengan kondisi saat ini

     

    Baca: Mengenal sekolah adat suku Rejang Lebong

    Hampir sama dengan anggaran tahun sebelumnya, Dede berharap Perpusnas konsisten meningkatkan kualitas layanan untuk publik khususnya terkait literasi.

    “Terlihat hampir sama dengan tahun ini, anggaran tahun 2025 nanti, kami ingin perpusnas tetap mampu bekerja semaksimal mungkin dengan anggaran yang nanti akan ditetapkan,” ujar Dede.

     

    Sebagai informasi, Perpusnas juga memperoleh pagu anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Sub-Bidang Perpustakaan sebesar Rp232,4 miliar.

    Usai agenda ini, Komisi X DPR bersama Perpusnas akan menggelar agenda pendalaman dalam waktu dekat, yang mana akan membahas DAK Fisik dan Non Fisik.