7cloud.asia – Grup band asal Bali, Navicula, memutuskan untuk batal tampil di acara Water Vaganza pada Jumat (24/5/2024).
Pembatalan dilakukan Navicula merespon intimidasi dan pembubaran diskusi People Water Forum (PWF).
Pagelaran musik Water Vaganza ini merupakan bagian dari event World Water Forum 2024 yang berlangsung 19-25 Mei di Bali.
“Kami memutuskan untuk batal main di acara Water Vaganza sebagai rangkaian dari acara World Water Forum,” kata vokalis sekaligus gitaris Navicula, I Gede Robi Supriyanto, dalam video diunggah akun Instagram @naviculamusic, Rabu (22/5/2024) malam.
Water Vaganza menggabungkan konser musik, talkshow, pameran UMKM, festival budaya, dan lokakarya yang semuanya difokuskan untuk merayakan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya air.
Baca: Konferensi tandingan World Water Forum dibubarkan Ormas
Sementara, People Water Forum digelar sebagai ’tandingan’ World Water Forum yang dihadiri masyarakat sipil seperti pemerhati lingkungan, akademisi, dan aktivis.
Dalam unggahan itu, Robi mengatakan, Navicula berharap ajang internasional sekelas World Water Forum semestinya melibatkan lebih banyak partisipasi.
“(memberi ruang) Bagi aspirasi publik untuk memberi masukan pemanfaatan air yang berkeadilan bagi seluruh rakyat,” imbuh Robi.
Navicula yang selama ini memang gigih mengadvokasi lingkungan menilai, diskusi-diskusi yang dilakukan oleh peserta People Water Forum dan Masyarakat sipil bersifat akademis dan intelektual.
Jadi tidak alasan bagi siapapun untuk menghalangi apalagi membubarkan acara People Water Forum.
Baca: Tiga agenda utama World Water Forum
“Segala bentuk pelarangan yangterjadi ini menurut kami adalah pelanggaran atas asas demokrasi,” pungkas Robi.
Di akhir unggahannya, awak Navicula menyatakan dukungan penuh mereka kepada pelestarian air, keadilan air, dan air untuk rakyat!
Navicula adalah grup musik asal Bali, yang beranggotakan I Gede Robi Supriyanto (Gede Robi) di vokal dan gitar, Dadang Pranoto (Dankie) di gitar, Supriatmoko (Palel Atmoko) di drum dan Krishnanda Adipurba (Khrisna) di bass.
Navicula terkenal dengan warna musik grunge yang dipengaruhi kebudayaan Bali. Navicula juga menggunakan ragam musik seperti folk rock, rock psikedelis, funk, blues dan punk.
Baca: Cinta Laura didapuk menjadi duta World Water Forum
Karena sering berkecimpung di dunia aktivisme sosial dan lingkungan mereka dijuluki “the Green Grunge Gentlemen”.
Diberitakan sebelumnya, massa dari organisasi masyarakat Patriot Garuda Nusantara (PGN) membubarkan diskusi People’s Water Forum (PWF) di Hotel Oranjje, Kota Denpasar, Bali.
Puluhan anggota PGN melakukan kekerasan secara verbal maupun fisik kepada peserta diskusi itu.
Salah seorang pentolan ormas PGN, Pariyadi, beralasan pembubaran acara Forum Air untuk Rakyat berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali.
“Peraturan Gubernur melarang kegiatan seperti ini. Kami Patriot Garuda Nusantara menolak adanya kegiatan dan ini sudah tidak benar,” ujar Pariyadi.

