7cloud.asia – TransJakarta memperkenalkan program baru yakni ‘Open Top Tour of Jakarta’ sebagai layanan wisata baru menggunakan bus tingkat berkonsep atap terbuka.
Program ‘Open Top Tour of Jakarta’ ini ditujukan bagi warga Jakarta, wisatawan domestik, maupun wisatawan mancanegara yang ingin menikmati ibu kota dari perspektif berbeda.
Lewat program ‘Open Top Tour of Jakarta’ ini wisatawan berkesempatan mengakrabi landmark Jakarta dalam sudut pandang baru dalam wisata perkotaan yang memadukan budaya, sejarah, dan kehidupan kota modern.
Rute perdana program ‘Open Top Tour of Jakarta’ ini merupakan hasil kolaborasi dengan Brightspot bertajuk Jakarta Skyline, yang mengeksplorasi area Sudirman hingga Bundaran HI.
Kolaborator kedua adalah Sarinah melalui rute Jakarta Heritage, yang membawa penumpang melewati berbagai lokasi bersejarah seperti Bundaran HI, Museum Nasional, dan Sarinah sebagai pusat perbelanjaan legendaris di Jakarta.
Baca: Free Walking Tour merasakan serunya menjelajahi Kota Tua Jakarta
Buat kamu yang tertarik, untuk mendapatkan tiket layanan ini, bisa diperoleh melalui aplikasi TJ: Transjakarta.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno saat menjajal pengalaman menaiki bus tingkat atap terbuka ‘Open Top Tour of Jakarta’ pada Sabtu (5/7/2025) menilai kehadiran bus wisata ini menambah sudut pandang baru dalam menikmati wajah Jakarta.
“Ini menambah pengalaman, mungkin bagi masyarakat Jakarta yang sudah tahu tentang kota ini, jadi nilai tambah karena dari sudut yang lain Jakarta bisa dilihat,” ujar Rano usai tur singkat tersebut.
Rano bersama rombongan memulai perjalanan dari Ratu Plaza, Jalan Jenderal Sudirman, menuju Bundaran HI dan kembali ke titik awal keberangkatan.
Baca: Konsep slow city untuk kota yang berkelanjutan
Rano menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menunjukkan komitmennya dengan menghadirkan fasilitas transportasi publik yang juga menjadi daya tarik wisata.
Menurutnya, inovasi sektor transportasi ini juga mendukung citra Jakarta sebagai kota global.
Rano mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini, sembari berharap ke depan program ini terus dikembangkan.
“Layanan ini masih bisa diperluas baik dari segi armada maupun cakupan rute demi menjangkau lebih banyak destinasi wisata di Jakarta,” tandasnya.
Baca: Pusat kota Tirano Italia ditutup untuk kendaraan
