Tag: osteoporosis

  • Perempuan yang Memasuki Masa Menopause Perlu Mewaspadai Osteoporosis

    Perempuan yang Memasuki Masa Menopause Perlu Mewaspadai Osteoporosis

    7cloud.asia – Perempuan yang mulai memasuki masa menopause, perlu mewaspadai perubahan hormonal selama fase transisi yang dapat meningkatkan risiko osteoporosis atau penurunan kesehatan tulang.

    Kepala Teknis Zona Timur dan Ahli Patologi di Apollo Diagnostic di Kolkata, Dr Abhik Banerjee menjelaskan, ketidakseimbangan hormon selama menopause menaikkan risiko terkena osteoporosis

    Ditulis laman Hindustan Times, Rabu (6/11/2024), saat perempuan memasuki masa menopause, ujarnya, kadar estrogen yang menurun memainkan peran penting dalam kesehatan dan kepadatan tulang mereka secara keseluruhan.

    “Ketika kadar estrogen turun, akan terjadi pengeroposan massa tulang dan seseorang dapat berisiko lebih tinggi terkena osteoporosis,” katanya.

    Selain itu, perempuan menopause mungkin mengalami perubahan suasana hati atau depresi, yang dapat membuat mereka enggan melakukan aktivitas fisik apa pun, dan menyebabkan osteoporosis.

    Baca: Tiga jenis olahraga yang dapat dilakukan saat memasuki menopause

    Ia mengatakan, perempuan menopause perlu segera menghentikan gaya hidup yang tidak banyak bergerak, melakukan latihan berdampak lambat dan latihan kekuatan di bawah bimbingan seorang ahli.

    Perempuan menopause juga disarankan untuk berhenti merokok dan minum alkohol, serta mengonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D sesuai anjuran dokter.

    Perempuan menopause harus mengikuti kiat-kiat penting ini untuk mengelola ketidakseimbangan hormon yang dapat menyebabkan osteoporosis.

    Pemindaian kepadatan tulang menggunakan pemindaian dual-energy x-ray absorptiometry (DXA) dan tes kalsium dan vitamin D akan membantu seseorang untuk mengetahui tentang kepadatan mineral tulang.

    Banerjee memaparkan, osteoporosis merupakan kondisi umum yang dialami perempuan menopause yang menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh.

    Baca: Tetap menjalani hidup berkualitas saat memasuki masa menopause

    “Komplikasi menopause adalah penyakit jantung, dorongan seks rendah, penambahan berat badan, dan patah tulang yang merupakan osteoporosis yang memberi masa sulit bagi banyak perempuan,” kata Banerjee.

    Berbagai fluktuasi hormon lainnya juga dapat menyebabkan beragam gejala seperti menstruasi tidak teratur, hot flashes, vagina kering, perubahan suasana hati, keringat malam, masalah tidur, dan kabut otak.

    Banerjee menambahkan, bahwa osteoporosis lebih banyak menyerang perempuan dibandingkan laki-laki.

    Osteoporosis akan membuat seseorang lebih mudah mengalami patah tulang bahkan saat melakukan aktivitas sederhana seperti membungkuk tiba-tiba atau bahkan batuk.

    Selain faktor usia, osteoporosis juga dipengaruhi riwayat keluarga, memiliki tubuh yang lebih kecil, merokok dan menggunakan produk tembakau lainnya.

    Osteoporosis juga bisa dipicu oleh gangguan endokrin seperti penyakit tiroid, diabetes, gangguan autoimun, kelainan darah, obat-obatan tertentu, rendahnya kadar kalsium D, kurang olahraga, dan konsumsi alkohol.