Tag: palestina

  • Lebih 1000 Orang Tewas Akibat Konflik Israel-Hamas, Dunia Serukan Perang Diakhiri

    Lebih 1000 Orang Tewas Akibat Konflik Israel-Hamas, Dunia Serukan Perang Diakhiri

    7cloud.asia – PBB dan sejumlah negara di dunia bereaksi terhadap gelombang serangan kelompok militan Palestina, Hamas, ke wilayah Israel yang dilaporkan telah memakan korban lebih dari 600 jiwa.

    Sebaliknya, kelompok Hamas yang merupakan salah satu faksi di Palestina itu pun memberikan tanggapan terhadap serangan balasan yang dilakukan Israel dengan menargetkan Jalur Gaza.

    Menurut pihak berwenang Palestina, serangan udara dan operasi militer lainnya oleh Israel telah menewaskan 413 orang.

    Saling serang antara tentara Israel dan kelompok Hamas terjadi, setelah penguasa Hamas melepaskan serangan mendadak pada Sabtu (7/10/2023) waktu setempat.

    Baca: Lebih dari 1000 orang tewas akibat gempa di Herat, Afghanistan

    PBB dan sejumlah negara  menyerukan konflik antara Israel dan kelompok militan Hamas segera diakhiri, saat korban tewas di kedua belah pihak mencapai lebih dari 1.000 orang, berikut rangkuman reaksinya seperti dilansir Kompas.com: 

    PBB

    Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak upaya diplomatik di Timur Tengah untuk mencegah konflik yang lebih luas.

    Program Pangan Dunia (WFP) PBB pada Minggu (8/10/2023) mengatakan, mereka “sangat prihatin” mengenai dampak perang antara Israel dan Hamas terhadap warga sipil yang berjuang untuk mendapatkan pasokan makanan penting.

    Arab Saudi 

    Sebagaimana dikutip dari AFP, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyerukan “penghentian segera eskalasi antara kedua belah pihak, perlindungan warga sipil, dan pengendalian diri”.

    Baca: Gempa 7.2 SR tewaskan ribuan orang di Maroko

    Indonesia

    Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri pada Minggu meminta konflik Israel-Palestina segera diakhiri untuk menghindari korban jiwa lebih lanjut.

    “Indonesia sangat prihatin dengan meningkatnya eskalasi konflik antara Palestina-Israel. Indonesia mendesak agar tindakan kekerasan segera dihentikan untuk menghindari semakin bertambahnya korban manusia,” tulis Kemenlu RI di media sosial X.

    China

    “China sangat prihatin dengan meningkatnya ketegangan dan kekerasan antara Palestina dan Israel saat ini,” kata pernyataan Kementerian Luar Negeri China pada Minggu.

    “Kami menyerukan semua pihak terkait untuk tetap tenang dan menahan diri, segera menghentikan tembakan, melindungi warga sipil dan mencegah memburuknya situasi”, tambahnya.

    Rusia

    Kementerian luar negeri Rusia menyerukan “gencatan senjata segera” dan negosiasi menuju “perdamaian yang komprehensif, abadi, dan telah lama ditunggu-tunggu,” kata juru bicara Maria Zakharova.

    Baca: Bendungan jebol di Libya Timur, lebih dari 20.000 orang tewas

    Turkiye

    Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Minggu mendesak Israel dan kelompok militan Palestina Hamas “untuk mendukung perdamaian” dan menahan diri untuk tidak menyakiti warga sipil.

    “Tidak ada gunanya (menyerang) warga sipil,” kata Erdogan. “Kami siap melakukan segalanya untuk mengurangi ketegangan,” tambahnya.

    Perancis 

    Menteri Luar Negeri Perancis Catherine Colonna mengadakan pembicaraan melalui telepon dengan beberapa rekannya di Timur Tengah pada Minggu, dalam upaya untuk “mencegah memburuknya konflik” dengan menyebar ke wilayah lain di kawasan itu.

    Kementerian luar negeri Perancis juga menyerukan pembebasan segera para sandera yang disandera oleh Hamas.

    Baca: Kebakaran lahan di Hawaii tewaskan hampir 100 orang

    Jepang 

    Menteri Luar Negeri Jepang Yoko Kamikawa pada Minggu menyampaikan, Jepang “mengutuk keras” serangan lintas batas tersebut, serta penyanderaan oleh Hamas.

    “Sementara itu, kami sangat prihatin dengan banyaknya korban jiwa di Jalur Gaza akibat serangan Pasukan Pertahanan Israel,” lanjut pernyataannya. Jepang menyerukan kedua belah pihak untuk menahan diri.

    Vatikan

    Paus Fransiskus pada hari Minggu mengatakan bahwa “terorisme dan perang tidak menghasilkan resolusi apa pun, tetapi hanya menyebabkan kematian dan penderitaan begitu banyak orang yang tidak bersalah.

    “Perang adalah sebuah kekalahan! Setiap perang adalah sebuah kekalahan! Mari kita berdoa agar ada perdamaian di Israel dan Palestina,” katanya.

    Baca: Gelombang panas di India tewaskan hampir 100 orang

    Afrika Selatan

    Kongres Nasional Afrika yang berkuasa mengeluarkan pernyataan pada hari Minggu yang mengatakan:

    “Tidak dapat lagi dibantah bahwa sejarah Apartheid Afrika Selatan adalah realitas Palestina yang diduduki.

    “Sebagai hasilnya, keputusan Palestina untuk menanggapi kebrutalan rezim apartheid Israel tidaklah mengejutkan.”

    Pernyataan itu menambahkan bahwa jelas bahwa “situasi keamanan yang memburuk secara langsung terkait dengan pendudukan Israel yang melanggar hukum”.

    Sumber: Kompas.com

     

  • Warga dan Tentara Israel yang Disandera Hamas Berhasil Diidentifikasi

    Warga dan Tentara Israel yang Disandera Hamas Berhasil Diidentifikasi

    7cloud.asia – Setelah serangan mendadak oleh kelompok milisi Hamas Palestina ke Israel selatan, Sabtu (07/10/2023), puluhan video yang menunjukkan warga sipil dan tentara Israel diculik dan disandera oleh Hamas viral di dunia maya.

    Hingga kini belum ada pengumuman pasti berapa jumlah orang yang disandera milisi Hamas, namun militer Israel mengatakan “jumlahnya signifikan”.

    Sementara milisi Hamas menyatakan jumlahnya “beberapa kali lebih banyak” dari puluhan orang. BBC berhasil mengkonfirmasi bahwa beberapa sandera telah dibawa ke Gaza.

    Baca: Dunia serukan konflik Israel – Hamas segera diakhiri

    Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Palestina pada Minggu (8/10/2023) meminta pertemuan darurat tingkat menteri Liga Arab untuk membahas eskalasi konfliknya dengan Israel.

    Dalam sebuah pernyataan, kementerian itu mengatakan telah memerintahkan perwakilan tetap Palestina di Liga Arab untuk meminta pertemuan tingkat menteri.

    Langkah itu diambil mengingat “agresi Israel terhadap warga Palestina meningkat” pasca serangan mendadak dari milisi Hamas, kata pernyataan itu.

    Baca: Aktivis Iran raih Nobel Perdamaian 2023

    Kelompok Hamas meluncurkan serangan mengejutkan pada Sabtu (7/10/2023) terhadap Israel dengan meluncurkan roket dan menyusupkan puluhan petempur ke kota-kota Israel di dekat Jalur Gaza.

    Serangan itu menyebabkan lebih dari 600 warga Israel tewas dan 1.500 lainnya terluka, sementara beberapa tentara Israel dan warga sipil ditangkap oleh Hamas dan dibawa ke Gaza.

    Israel kemudian melakukan serangan balasan melalui udara ke Jalur Gaza, yang menewaskan lebih dari 400 warga Palestina dan melukai 1.778 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

    Baca: Lebih dari 1000 orang meninggal akibat gempa yang mengguncang Herat, Afghanistan  

     

     

  • Sekjen PBB Serukan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, Palestina

    Sekjen PBB Serukan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, Palestina

    7cloud.asia – Sekjen PBB António Guterres mengimbau masyarakat internasional untuk segera memobilisasi dukungan kemanusiaan bagi korban konflik di Gaza, Palestina

    “Peralatan medis, makanan, bahan bakar dan pasokan kemanusiaan lain benar-benar dibutuhkan, dan tentu saja akses bagi personil kemanusiaan. Masuknya bantuan dan pasokan penting ke Gaza, Palestina harus difasilitasi,” katanya sebagaimana dilansir VOA.

    PBB akan terus melakukan upaya untuk memberi bantuan kepada mereka yang membutuhkan yang saat ini terjebak dalam pertempuran antara Israel dengan kelompok Hamas, salah satu faksi politik di Palestina.

    Baca: Dunia serukan konflik di Gaza, Palestina segera diakhiri

    Guterres menyerukan kepada semua pihak dan mereka yang relevan untuk memberikan akses pada PBB guna mengantarkan bantuan kemanusiaan yang penting bagi warga sipil Palestina, yang terjebak dan tidak berdaya di Jalur Gaza.

    “Saya meminta masyarakat internasional untuk segera memobilisasi dukungan kemanusiaan bagi upaya ke Gaza ini,” ujarnya

    Guterres menyampaikan ini setelah Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan telah memerintahkan pemutusan aliran listrik dan distribusi makanan, bahan bakar dan pasokan lain ke Jalur Gaza.

    Baca: Warga dan tentara Israel yang disandera Hamas berhasil diidentifikasi

    Guterres mendesak diberikannya akses bagi PBB untuk mengantarkan bantuan kemanusiaan bagi 2,3 juta warga Gaza, Palestina

    Lebih jauh Guterres mengatakan sedang berkomunikasi dengan para pemimpin di kawasan itu untuk mencegah dampak buruk yang lebih luas ke seluruh Timur Tengah.

    Ia menegaskan, di saat-saat terburuk ini, dan mungkin terutama di saat-saat paling sulit, sangat penting untuk tetap melihat dalam jangka panjang.

    Baca: Aktivis Iran raih Nobel Perdamaian 2023

    “Dan mencegah tindakan yang tidak dapat diubah lagi, yang akan semakin memperkuat kelompok ekstremis dan menghancurkan prospek perdamaian abadi.”

    Guterres mengingatkan bahwa aksi kekerasan terbaru ini tidak terjadi dalam ruang hampa.

    “Pada kenyataannya, ini tumbuh dari konflik yang telah berlangsung lama dengan pendudukan selama 56 tahun dan tidak terlihat adanya penyelesaian politik.”

    Baca: Jokowi ingin ASEAN jadi pusat perdamaian kawasan Asia-Pasifik

    Hingga Senin (9/10/2023) tentara Israel terus memborbardir Gaza, Palestina dengan serangan roket.

    Diperkirakan korban tewas akibat konflik yang dipicu serangan masif kelompok Hamas pada sabtu (7/10/2023) ini telah mencapai lebih dari 1200 orang. 

  • Presiden Jokowi Desak Palestina dan Israel Hentikan Perang

    Presiden Jokowi Desak Palestina dan Israel Hentikan Perang

    7cloud.asia – Serangan kelompok militan Palestina, Hamas, ke wilayah Israel telah memakan korban lebih dari 1000 jiwa. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyerukan penghentian perang dan kekerasan tersebut.

    “Indonesia mendesak agar perang dan tindakan kekerasan segera dihentikan untuk menghindari semakin bertambahnya korban manusia dan hancurnya harta benda, karena eskalasi konflik dapat menimbulkan dampak kemanusiaan yang lebih besar,” jelas Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (10/10/2023).

    Selain itu, Jokowi juga mendorong agar kedua negara tersebut dapat menyelesaikan akar konflik sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati bersama.

    “Akar konflik tersebut yaitu pendudukan wilayah Palestina oleh Israel, harus segera diselesaikan sesuai dengan parameter yang sudah disepakati PBB,” katanya.

    Jokowi selanjutnya memerintahkan jajaran terkait untuk bertindak cepat melindungi WNI yang berada di wilayah konflik.

    “Saya minta Menteri Luar Negeri dan jajaran kementerian terkait segera mengambil tindakan cepat untuk melindungi WNI yang berada di wilayah konflik,” katanya.

    Sebelumnya PBB dan sejumlah negara di dunia bereaksi terhadap gelombang serangan kelompok militan Palestina, Hamas, ke wilayah Israel.

    PBB dan sejumlah negara  menyerukan konflik antara Israel dan kelompok militan Hamas segera diakhiri. Sebab korban tewas di kedua belah pihak mencapai lebih dari 1.000 orang.

    Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak upaya diplomatik di Timur Tengah untuk mencegah konflik yang lebih luas.

    Program Pangan Dunia (WFP) PBB pada Minggu (8/10/2023) mengatakan, mereka “sangat prihatin” mengenai dampak perang antara Israel dan Hamas terhadap warga sipil yang berjuang untuk mendapatkan pasokan makanan penting.

    Sejak Sabtu (07/10/2023) waktu setempat, saling serang terjadi antara kelompok Hamas dan Israel.  

    Kelompok Hamas yang merupakan salah satu faksi di Palestina itu pun memberikan tanggapan terhadap serangan balasan yang dilakukan Israel dengan menargetkan Jalur Gaza.

    Menurut pihak berwenang Palestina, serangan udara dan operasi militer lainnya oleh Israel telah menewaskan 413 orang.

    Penulis: Nurakhmayani/berbagai sumber

     

  • Supermodel Berdarah Palestina, Gigi Hadid Kutuk Perang Hamas-Israel

    Supermodel Berdarah Palestina, Gigi Hadid Kutuk Perang Hamas-Israel

     

    7cloud.asia – Supermodel keturunan Palestina Gigi Hadid akhirnya buka suara dan mengutuk peperangan antara Hamas dan Israel yang telah menewaskan sedikitnya 1.400 warga Palestina dan Israel.

    Gigi Hadid membagikan unggahan yang mengutuk ‘teror terhadap orang-orang tak bersalah’ di bawah gerakan Palestina Merdeka’ di akun instagramnya

    Gigi Hadid mewarisi darah Palestina dari ayahnya yang bernama Mohamed, 74, berasal dari Palestina. 

    Baca: Konflik Israel – Palestina sudah berlangsung satu abad

    Gigi Hadid mengirimkan cinta dan dukungan kepada teman-teman Palestina dan Yahudinya.

    “Pikiran saya tertuju pada semua orang yang terkena dampak tragedi yang tidak dapat dibenarkan ini dan setiap hari nyawa tak berdosa menjadi korban konflik ini–banyak di antaranya adalah anak-anak,” tulis Hadid di akun Instagramnya @gigihadid beberapa jam yang lalu.

    Israel melancarkan serangan balasan terhadap Hamas setelah kelompok militan dari Palestina tersebut melancarkan serangkaian serangan pada hari Sabtu (7/10/2023) yang menewaskan lebih dari 1.000 orang.

    Baca: Sekjen PBB serukan bantuan kemanusiaan ke Gaza

    Serangan Hamas ini merupakan peningkatan terbesar di kawasan ini dalam beberapa dekade.

    “Saya memiliki empati yang mendalam dan patah hati terhadap perjuangan Palestina dan kehidupan di bawah pendudukan, ini adalah tanggung jawab yang saya emban setiap hari,” tulis Gigi Hadid dalam unggahannya.

    Warga Palestina di Gaza, menurut laporan Reuters pada Rabu (11/10/2023), mengatakan bahwa pemboman Israel begitu hebat sehingga mereka merasa mengalami “Nakba”.

    Baca: Warga Israel yang disandera Hamas capai puluhan

    Dalam bahasa Arab, kata itu berarti bencana yang mengacu pada perang yang diciptakan Israel pada tahun 1948 yang menyebabkan perampasan massal wilayah tersebut.

    Israel pada hari Selasa (10/10/2023) menggempur Jalur Gaza dengan serangan udara paling sengit dalam 75 tahun konfliknya dengan Palestina.

    Serangan Israel ini menyebabkan warga Gaza harus mengungsi untuk menyelamatkan diri. 

    Sumber: Antaranews

  • Playboy Pecat Mia Khalifa Karena Unggahannya yang Mendukung Palestina

    Playboy Pecat Mia Khalifa Karena Unggahannya yang Mendukung Palestina

    7cloud.asia – Majalah dewasa Playboy mengatakan telah memutus kontrak dengan Mia Khalifa karena mantan bintang porno itu dianggap mengunggah konten media sosial yang mendukung serangan Hamas (milisi Palestina) terhadap Israel.

    Mia Khalifa – salah satu model Playboy paling populer – mengunggah sejumlah pernyataan mendukung kelompok milisi Palestina tersebut di media sosial X – dulu bernama Twitter.

    Postingan Mia Khalifa yang membuatnya akhirnya dipecat oleh Playboy ini dilakukan sejak Hamas memulai serangan terhadap Israel pada Sabtu (07/10/2023) silam.

    Baca: Supermodel Gigi Hadid Kutuk Perang Israel

    Mantan bintang porno keturunan Amerika-Lebanon ini menulis dalam sebuah unggahan:

    “Jika Anda melihat situasi di Palestina dan Anda tidak berada di pihak Palestina, Anda berada di pihak yang salah, berada di pihak [pendukung] apertheid dan sejarah akan menunjukkan hal ini.”

    Dilansir BBC News, dalam unggahan lainnya, ia menyarankan kelompok milisi Hamas untuk “memutar ponsel mereka dan mengambil gambar secara horizontal.”

    Baca: Dunia serukan perang Israel – Palestina diakhiri

    Alasannya adalah agar lebih mudah memutar klip video dengan format itu di televisi.

    Namun, mengacu pada pernyataan Mia Khalifa, majalah Playboy mengatakan bahwa “meskipun menghormati kebebasan berekspresi”, majalah tersebut tidak menoleransi “perkataan yang mendorong kebencian”.

    Pengelola majalah Playboy itu telah mengumumkan pemecatan Mia Khalifa dan mengatakan bahwa keputusan itu mencakup penghentian kontrak podcast dengan majalah tersebut.

    Baca: Akar konflik Israel Palestina sudah berumur 100 tahun

    Sejak awal serangan Hamas ke Israel pada Sabtu (07/10/2023) silam, Kementerian Kesehatan Hamas menyebut sedikitnya 830 warga Palestina tewas akibat serangan balasan Israel.

    Pada saat yang sama, Kedutaan Besar Israel di Amerika mengumumkan jumlah warga Israel yang tewas sedikitnya 1.200 orang.

    Perserikatan Bangsa-Bangsa juga mengatakan bahwa sejauh ini lebih dari 380.000 mengungsi akibat konflik terbaru antara Palestina dan Israel tersebut.

    Baca: Indonesia kembali terpilih menjadi anggota Dewan HAM PBB

    Yang terburuk adalah Israel memutus aliran listrik, aliran air dan pasokan makanan ke Gaza sehingga dikhawatirkan Gaza akan menjadi kuburan bagi ribuan warga yan bertahan. 

    Israel mengancam akan melakukan hal ini sampai warga Israel yang disandera dibebaskan.

  • Perang Israel – Palestina Rambah Media Sosial, Konten Soal Palestina Dibatasi

    Perang Israel – Palestina Rambah Media Sosial, Konten Soal Palestina Dibatasi

    7cloud.asia – Organisasi non-pemerintah Sada Social, menemukan adanya upaya perusahaan media sosial untuk menghapus konten-konten tentang Palestina sejak konflik Israel-Palestina terjadi pada 7 Oktober 2023.

    Temuan Sada Social ini dihasilkan dari pemantauan dan pendokumentasian pelanggaran digital terhadap konten Palestina di media sosial. 

    Dilansir kantor berita Palestina WAFA, Sada Social mengatakan bahwa ada upaya global untuk membungkam narasi Palestina dalam menceritakan peristiwa yang sedang terjadi di media sosial

    Di sisi lain pemerintah dan platform media sosial di seluruh dunia sepenuhnya mendukung dan mempromosikan narasi Israel.

    Baca: PBB serukan koridor kemanusiaan untuk Palestina

    Menurut Sada Social, Uni Eropa telah meminta platform media sosial untuk menghapus konten-konten terkait Palestina. Platform-platform itu diberi waktu 24 jam untuk mengambil tindakan.

    Jika tidak, mereka diancam akan menghadapi konsekuensi hukum, didenda dan dilarang penggunaannya di Eropa.

    Menanggapi eskalasi di Palestina, Facebook mengubah kebijakan privasi kontennya pada 11 Oktober.

    Facebook menekankan pembatasan terhadap “individu dan organisasi berbahaya,” termasuk sebagian besar narasi Palestina dan hasil liputan wartawan Palestina.

    Baca: Akar konflik Israel Palestina sudah berlangsung seratus tahun

    CEO Meta Mark Zuckerberg, yang memiliki platform termasuk Facebook, Instagram, WhatsApp, Threads, dan Messenger, menyatakan dengan tegas dukungannya terhadap Israel di tengah pembersihan etnis warga sipil di Gaza, kata Sada Social.

    Pada Senin, 10 Oktober, X menyatakan bahwa mereka bermitra dengan Forum Internet Global untuk Melawan Terorisme untuk menghapus konten-konten yang berkaitan dengan gerakan Hamas dan akun-akun Palestina.

    Sekitar 50 juta cuitan sedang diawasi secara global, dan X telah menghapus ratusan akun warga Palestina.

    Baca: Dunia serukan perang Israel Palestina segera diakhiri

    YouTube juga telah menghapus video-video yang menggambarkan peristiwa yang terjadi di Palestina.

    Platform tersebut secara khusus mengingatkan pengguna bahwa, meskipun video tersebut tidak melanggar standar komunitas, video tersebut mungkin saja tidak sesuai untuk semua penonton.

    TikTok menangguhkan beberapa akun warga Palestina dan membatasi atau melarang video-video yang menunjukkan solidaritas dan dukungan terhadap Palestina.

    Messenger, yang dimiliki oleh Meta, melarang para penggunanya untuk mengirimkan tautan situs web resmi dan tautan saluran Telegram gerakan Hamas.

    Baca: Indonesia serukan perang Israel Palestina diakhiri

    Mereka juga melarang tautan situs web resmi dan tautan saluran Telegram Brigade Izz ad-Din al-Qassam.

    Ratusan profil palsu di berbagai platform terdeteksi menyerang warga Palestina, menghasut kekerasan terhadap mereka, dan menyebarkan berita palsu. Platform belum menghapus akun-akun ini, kata NGO tersebut.

    Sada Social mengatakan bahwa tindakan itu merupakan upaya untuk menghalangi akses terhadap kebenaran dan berkontribusi pada penyebaran rumor dan berita palsu, terutama pada situasi krisis seperti sekarang.

    Mereka mengizinkan Israel untuk menceritakan peristiwa-peristiwa dari sudut pandangnya, tetapi membatasi suara warga Palestina.

    Baca: Indonesia kembali terpilih jadi anggota Dewan HAM PBB

    Perusahaan-perusahaan media sosial telah menerapkan pembatasan yang lebih ketat terhadap konten berbahasa Arab, tetapi tidak menerapkan pembatasan serupa terhadap konten berbahasa Ibrani, katanya.

    “Sensor dan pembatasan konten di internet sama bahayanya dengan aktivitas fisik militer. Tanpa akuntabilitas atau tanggung jawab, penyaringan konten menambah agresi dan kejahatan nyata terhadap warga,” kata Sada Social

    Sebagai akibat dari meluasnya hasutan untuk membunuh warga Palestina di platform media sosial, Sada Social merekomendasikan agar setiap unggahan yang bersifat menghasut segera dilaporkan agar dihapus.

    Sumber: Antaranews.com

  • Wartawan Peliput Perang Israel – Palestina Turut Jadi Korban, 1 Orang Tewas

    Wartawan Peliput Perang Israel – Palestina Turut Jadi Korban, 1 Orang Tewas

    7cloud.asia – Seorang wartawan kantor berita Reuters tewas pada Jumat (13/10/2023) dan enam wartawan lainnya terluka ketika sedang meliput di selatan Lebanon, dekat perbatasan Israel. 

    Enam wartawan yang terluka masing-masing dari kantor berita Reuters, AFP, dan Al Jazeera. Kabar tentang adanya wartawan yang meliput perang Palestina-Israel jadi korban tersebut diumumkan oleh ketiga kantor berita itu.

    Satu dari dua koresponden AFP yang cedera menuturkan, sekelompok wartawan dari berbagai media itu sedang berada di dekat Desa Alma al-Shaab, dekat dengan perbatasan Israel, ketika serangan roket lintas-batas terjadi.

    Baca: Konten soal Palestina dibatasi

    Seorang sumber keamanan Lebanon mengatakan kepada AFP bahwa serangan roket awal dari Israel disusul dengan upaya penyusupan oleh faksi Palestina dari pihak Lebanon di sisi perbatasan lainnya.

    “Kami sangat berduka mengetahui bahwa wartawan video kami, Issam Abdallah, sudah terbunuh,” kata Reuters dalam pernyataannya sebagaimana dikutip Voice of Amerika.

    Kantor berita itu menambahkan bahwa Abdallah adalah “bagian dari kru Reuters di selatan Lebanon.”

    Baca: PBB serukan koridor kemanusiaan untuk Gaza

    Fotografer AFP Christina Assi, dan jurnalis video AFP Dylan Collins juga sedang meliput di tempat yang sama. Mereka dilarikan ke rumah sakit di Kota Tirus, Lebanon untuk mendapat perawatan.

    Dua reporter Reuters lainnya, “Thaer Al-Sudani dan Maher Nazeh juga mengalami cedera dan sedang mencari perawatan medis,” kata Reuters, sambil menambahkan pihaknya sedang mencari lebih banyak informasi segera.

    Al Jazeera mengatakan dua wartawan mereka ada di antara sejumlah korban cedera dan menuding “Israel atas pengeboman kendaraan mereka.”

    Baca: Dunia serukan perang Israel – Palestina diakhiri

    Kedua wartawan itu diidentifikasi sebagai Carmen Joukhadar dan Elie Brakhya.

    “Kami sangat prihatin bahwa sekelompok jurnalis yang dengan sangat jelas teridentifikasi telah terbunuh dan terluka saat melaksanakan tugas mereka,” kata Direktur Pemberitaan Global AFP, Phil Chetwynd.

    “Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada rekan-rekan kami di Reuters atas wafatnya Issam dan kami semua menarik rekan-rekan kami yang cedera di rumah sakit.”

    Baca: Gigi Hadid kutuk perang Israel – Palestina

    Koresponden AFP melaporkan serangan roket menarget desa Dhayra, Alma al-Shaab dan Adaysseh. Asap membubung dari wilayah tersebut.

    Militer Israel mengatakan dalam pernyataannya tak lama sebelum para wartawan itu tertembak:

    “Beberapa saat yang lalu, sebuah ledakan terjadi di pagar perbatasan di Hanita (Galilea Barat.” Militer merujuk pada sebuah titik di Israel yang terletak hanya di seberang perbatsan Alma al-Shaab.

    Baca: Akar perang Israel – Palestina sudah berlangsung lebih dari satu abad

    “Dinding (perbatasan) mengalami kerusakan ringan. Sebagai tanggapan, pasukan IDF (militer Israel) sedang merespons dengan menembakkan artileri ke arah wilayah Lebanon.”

    Sumber: VOA INdonesia

     

  • Korban Tewas Akibat Perang Israel dan Hamas Palestina Dekati 4000 Orang

    Korban Tewas Akibat Perang Israel dan Hamas Palestina Dekati 4000 Orang

    7cloud.asia – Jumlah korban tewas perang Hamas, Palestina dan Israel mendekati angka 4.000 orang di kedua belah pihak pada Minggu (15/10/2023).

    Kementerian Kesehatan Gaza pada Minggu melaporkan, serangan Israel di Jalur Gaza, Palestina telah menewaskan sedikitnya 2.450 orang.

    Baca: Wartawan peliput perang Israel-Palestina turut jadi korban

    Israel memborbardir Gaza, Palestina menyusul serangan mendadak kelompok Hamas ke Israel selatan dimulai pada Sabtu (7/10/2023).

    Kementerian yang dikuasai Hamas itu menambahkan, sebanyak 9.200 orang lainnya juga terluka ketika Israel melanjutkan kampanye udara terhadap target-target di wilayah Jalur Gaza.

    Baca: Konten soal Palestina di medsos dibatasi

    Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Israel pada Minggu, menyebut lebih dari 1.400 orang telah tewas di Israel sejak Hamas menyerang.

    “Lebih dari 1.400 orang tewas (dan) lebih dari 120 orang Israel diculik oleh Hamas sejak serangan 7 Oktober,” kata Tal Heinrich, Juru bicara kantor PM Israel kepada para wartawan, dikutip dari AFP.

    Baca: 

    Dengan demikian, hingga Minggu (15/10/2023) jumlah korban tewas dalam perang Hamas-Israel di kedua belah pihak sudah mencapai 3.850 orang.

    Sejumlah negara termasuk Sekjen PBB telah menyerukan agar perang antara Hamas dan Israel dihentikan, karen penduduk Palestina yang tidak bersalah yang akan menjadi korban. 

    Baca: Akar perang Israel – Palestina sudah berlangsung ratusan tahun

    Namun, seruan ini tidak digubris baik oleh Israel maupun Hamas. Hingga Minggu malam serangan masih dilancarkan oleh kedua belah pihak.

    Sumber: Kompas.com

  • Menlu RI: OKI Dibentuk untuk Palestina, Sekarang Saatnya Bertindak

    Menlu RI: OKI Dibentuk untuk Palestina, Sekarang Saatnya Bertindak

    7cloud.asia – Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengingatkan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) bahwa organisasi itu didirikan “untuk membebaskan bangsa Palestina,”

    Karena itu, Menlu Retno menegaskan “sekarang waktunya bagi OKI untuk bertindak, dan kita harus bertindak bersama-sama untuk rakyat Palestina.”

    Desakan agar OKI segera bersikap untuk Palestina ini disampaikan oleh Menlu Retno Marsudi melalui pesan video yang dikirim kepada media beberapa saat setelah tiba di Jeddah, hari Rabu (18/10/2022).

    Retno, yang sedang mendampingi Presiden Joko Widodo dalam “Belt & Road Forum” di Beijing, terbang ke Jeddah untuk mengikuti langsung KTT luar biasa tingkat menteri luar negeri OKI guna membahas situasi di Gaza, Palestina yang semakin memburuk.

    Baca: Korban perang Israel-Palestian telah lampaui 4000 orang

    Dalam pertemuan itu Menlu Retno kembali menyampaikan kecaman keras terhadap “agresi atas warga sipil yang unprecedented (belum pernah terjadi sebelumnya.red) di Gaza dan seluruh wilayah pendudukan di Palestina.”

    Ia juga menggarisbawahi bahwa “permintaan Israel untuk mengosongkan 22 rumah sakit di Gaza adalah sebuah tindakan yang tidak manusiawi dan bertentangan dengan hukum humaniter internasional, dan harus diabaikan.”

    Indonesia, tambah Retno, menekankan OKI untuk mengirim pesan yang kuat dan sekaligus memobilisasi dukungan internasional guna mengatasi situasi di Gaza.

    Dalam forum itu Indonesia menekankan tiga hal yang harus menjadi fokus utama saat ini di Palestina.

    Baca: Setidaknya 15 jurnalis turut jadi korban perang Israel – Palestina

    Yaitu menghentikan kekerasan sesegera mungkin, memastikan kelancaran dan keselamatan pengiriman bantuan kemanusiaan, dan mengatasi akar konflik Israel-Palestina. 

    Secara terang-terangan Retno mengecam Dewan Keamanan PBB yang menurutnya “tidak mampu menjalankan fungsinya,”.

    Menlu Retno, mendorong OKI untuk “mendesak diselenggarakannya sidang majelis umum PBB untuk mengadakan sesi darurat.”

    Sementara terkait upaya mengirim bantuan kemanusiaan, Indonesia meminta OKI untuk mendesak semua pihak yang relevan “untuk membuat koridor kemanusiaan di Gaza”.

    Baca: Konten soal Palestina di medsos dibatasi

    Menlu Retno juga meminta agar OKI memastikan dihormatinya hukum humaniter internasional.

    “Upaya apapun yang mengarah kepada pengusiran penduduk di Gaza, Palestina harus ditolak,” tegasnya.

    Ia juga menyampaikan kembali urgensi melanjutkan proses perdamaian guna mencapai solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan keluar.

    Dilansir VOA Indonesia, Perlunya membuat koridor kemanusiaan ini juga disampaikan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Faisal bin Farhan yang menekankan perlunya bersama untuk rakyat Palestina.

    “Untuk meringankan situasi kemanusiaan dan menghentikan penderitaan di Gaza dengan meminta evakuasi korban yang terluka, dan menciptakan koridor kemanusiaan yang memungkinkan pengiriman bantuan dan pertolongan medis.”

    Baca: PBB serukan koridor kemanusiaan di Gaza, Palestina

    Presiden Amerika Joe Biden, dalam pernyataannya di Tel Aviv setelah melangsungkan pertemuan dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, mengatakan Israel telah setuju untuk mengizinkan masuknya bantuan. – yang khusus diperuntukkan bagi warga sipil Gaza.

    Namun, Israel akan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan sebelum bantuan kemanusiaan itu masuk.

    “Warga Gaza membutuhkan makanan, air, obat-obatan, dan tempat tinggal. Hari ini, saya meminta kabinet Israel, yang saya temui pagi ini untuk menyetujui pengiriman bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan nyawa bagi warga sipil di Gaza,” ujarnya.

    Baca: Menguak akar konflik Israel-Palestina

    Ia melanjutkan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan pemahaman bahwa akan ada inspeksi, bahwa bantuan tersebut harus diberikan kepada warga sipil, bukan kepada Hamas.

    “Israel setuju bantuan kemanusiaan dapat mulai bergerak dari Mesir ke Gaza,” tegasnya.

    Namun Biden juga menekankan, jika Hamas mengalihkan atau mencuri bantuan tersebut, hal itu akan sekali lagi menunjukkan bahwa Hamas tidak memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat Palestina.

    “Dan masuknya bantuan kemanusiaan itu akan langsung dihentikan. Saya akan menghentikan komunitas internasional untuk memberikan bantuan ini.” tandasnya.

    Baca: Mengenal Nargees Mohammed, aktivis Iran peraih Nobel Perdamaian 2023

    Biden terbang ke Israel untuk menunjukkan dukungan kuat pada Israel pasca serangan Hamas pada 7 Oktober lalu yang menewaskan 1.400 orang di Israel.

    Sementara Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan serangan balasan Israel ke Gaza dan wilayah sekitarnya telah menewaskan lebih dari 3.000 orang, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

    Sumber: VOA Indonesia